<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Muncul Capres Baru, Pilpres Bisa 2 Putaran</title><description>Pendiri Lingkaran Survei Indonesia, Denny JA menilai, pemilihan presiden  bisa berlangsung dua putaran. Hal itu terjadi bila muncul satu pasangan  capres-cawapres yang diusung poros baru, selain pasangan Joko Widodo  dan pasangan Prabowo Subianto.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/05/15/567/985532/muncul-capres-baru-pilpres-bisa-2-putaran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/05/15/567/985532/muncul-capres-baru-pilpres-bisa-2-putaran"/><item><title>Muncul Capres Baru, Pilpres Bisa 2 Putaran</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/05/15/567/985532/muncul-capres-baru-pilpres-bisa-2-putaran</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/05/15/567/985532/muncul-capres-baru-pilpres-bisa-2-putaran</guid><pubDate>Kamis 15 Mei 2014 18:35 WIB</pubDate><dc:creator>Stefanus Yugo Hindarto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/05/15/567/985532/W4mmaxlHV9.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/05/15/567/985532/W4mmaxlHV9.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA- Pendiri Lingkaran Survei Indonesia, Denny JA menilai, pemilihan presiden bisa berlangsung dua putaran. Hal itu terjadi bila muncul satu pasangan capres-cawapres yang diusung poros baru, selain pasangan Joko Widodo dan pasangan Prabowo Subianto.Denny berpendapat, jika Golkar akhirnya resmi berkoalisi dengan PDI Perjuangan dan mendukung Capres Jokowi, Pilpres akan&amp;nbsp; berlangsung satu putaran dan Jokowi pemenangnya. &quot;Tapi, jika sampai muncul tiga pasang capres, bisa jadi dua putaran karena capres yang ketiga ini kemungkinan berpotensi memecah suara baik Jokowi maupun Prabowo,&quot; kata Denny, Kamis (15/5/2014).Namun, lepas dari itu semua, kata Denny, nasib siapapun capresnya akan sangat ditentukan oleh masih tingginya massa mengambang, yaitu sekira 40 persen. &amp;ldquo;Ini angka yang masih cukup tinggi untuk bisa diperebutkan oleh capres manapun. Siapa yang bisa mengambil paling banyak suara massa mengambang itu, dia lah pemenangnya,&quot; kata dia.Denny mengaku, secara pribadi berharap adanya sebuah gerakan atau program yang bisa mendorong partisipasi publik. &quot;Saya tentunya dengan cara saya dan teman-teman civil society lainnya mencoba untuk mengambil bagian ini agar Pilpres bisa satu putaran agar pemerintahan baru ini bisa secepatnya berjalan,&amp;rdquo; jelasnya.Diakui Denny, selama ini Jokowi merupakan capres yang diunggulkan. &amp;ldquo;Jokowi adalah capres yang saya lihat dan saya amati memiliki kesungguhan untuk mewujudkan&amp;nbsp; program berkesinambungan tentang indahnya warna warni Indonesia. Yaitu, Indonesia yang harus tetap hidup dengan aneka keberagaman suku, agama, etnis dan budayanya,&amp;rdquo; ungkapnya.</description><content:encoded>JAKARTA- Pendiri Lingkaran Survei Indonesia, Denny JA menilai, pemilihan presiden bisa berlangsung dua putaran. Hal itu terjadi bila muncul satu pasangan capres-cawapres yang diusung poros baru, selain pasangan Joko Widodo dan pasangan Prabowo Subianto.Denny berpendapat, jika Golkar akhirnya resmi berkoalisi dengan PDI Perjuangan dan mendukung Capres Jokowi, Pilpres akan&amp;nbsp; berlangsung satu putaran dan Jokowi pemenangnya. &quot;Tapi, jika sampai muncul tiga pasang capres, bisa jadi dua putaran karena capres yang ketiga ini kemungkinan berpotensi memecah suara baik Jokowi maupun Prabowo,&quot; kata Denny, Kamis (15/5/2014).Namun, lepas dari itu semua, kata Denny, nasib siapapun capresnya akan sangat ditentukan oleh masih tingginya massa mengambang, yaitu sekira 40 persen. &amp;ldquo;Ini angka yang masih cukup tinggi untuk bisa diperebutkan oleh capres manapun. Siapa yang bisa mengambil paling banyak suara massa mengambang itu, dia lah pemenangnya,&quot; kata dia.Denny mengaku, secara pribadi berharap adanya sebuah gerakan atau program yang bisa mendorong partisipasi publik. &quot;Saya tentunya dengan cara saya dan teman-teman civil society lainnya mencoba untuk mengambil bagian ini agar Pilpres bisa satu putaran agar pemerintahan baru ini bisa secepatnya berjalan,&amp;rdquo; jelasnya.Diakui Denny, selama ini Jokowi merupakan capres yang diunggulkan. &amp;ldquo;Jokowi adalah capres yang saya lihat dan saya amati memiliki kesungguhan untuk mewujudkan&amp;nbsp; program berkesinambungan tentang indahnya warna warni Indonesia. Yaitu, Indonesia yang harus tetap hidup dengan aneka keberagaman suku, agama, etnis dan budayanya,&amp;rdquo; ungkapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
