<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wah, Rata-Rata Nilai UN 2014 Turun!</title><description>Tidak hanya tingkat kelulusan, rata-rata nilai UN tingkat SMA/MA dan SMK/MK tahun ini juga menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Jika tahun lalu rerata nilai UN (murni)  6,35, maka tahun ini hanya mencapai 6,12.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/05/19/560/986942/wah-rata-rata-nilai-un-2014-turun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/05/19/560/986942/wah-rata-rata-nilai-un-2014-turun"/><item><title>Wah, Rata-Rata Nilai UN 2014 Turun!</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/05/19/560/986942/wah-rata-rata-nilai-un-2014-turun</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/05/19/560/986942/wah-rata-rata-nilai-un-2014-turun</guid><pubDate>Senin 19 Mei 2014 14:15 WIB</pubDate><dc:creator>Rachmad Faisal Harahap</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/05/19/560/986942/MmFHpXm8lO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Suasana ujian nasional. (Foto: Rachmad Faisal/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/05/19/560/986942/MmFHpXm8lO.jpg</image><title>Suasana ujian nasional. (Foto: Rachmad Faisal/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Tidak hanya tingkat kelulusan, rata-rata nilai Ujian Nasional (UN) tingkat SMA/MA dan SMK/MK tahun ini juga mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Jika tahun lalu rerata nilai UN (murni) 6,35, maka tahun ini hanya mencapai 6,12.&quot;Untuk rata-rata nilai UN tertinggi tahun ini 9,7 dan yang terendah 1,08,&quot; ujar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh dalam konferensi pers terkait hasil UN 2013, di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Senayan, Senin (19/5/2014).Sesuai ketentuan, kelulusan peserta didik SMA/sederajat ditetapkan berdasarkan perolehan nilai akhir (NA). Mantan Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (Surabaya) itu menjelaskan, NA didapat dengan menjumlahkan 60 persen nilai UN dengan 40 persen nilai ujian sekolah. &quot;Peserta dinyatakan lulus UN jika nilai rata-rata NA paling rendah 5,5 dan nilai tiap mata pelajaran paling rendah 4,0,&quot; imbuh Nuh. Selain itu, M. Nuh mengungkapkan, siswa yang tidak lulus bisa mengikuti ujian Paket C periode kedua pada Agustus mendatang. Kelulusan dari ujian Paket C ini&amp;nbsp; diperhitungkan setara dengan kelulusan UN. Bahkan, hasil ujian paket C juga bisa dipakai mendaftar Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan ujian masuk perguruan tinggi lainnya. &quot;Oleh karena itu, tidak boleh putus asa, tetap semangat, nanti insya Allah Agustus masih ada ujian Paket C,&quot; ucap Mantan Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) itu.</description><content:encoded>JAKARTA - Tidak hanya tingkat kelulusan, rata-rata nilai Ujian Nasional (UN) tingkat SMA/MA dan SMK/MK tahun ini juga mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Jika tahun lalu rerata nilai UN (murni) 6,35, maka tahun ini hanya mencapai 6,12.&quot;Untuk rata-rata nilai UN tertinggi tahun ini 9,7 dan yang terendah 1,08,&quot; ujar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh dalam konferensi pers terkait hasil UN 2013, di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Senayan, Senin (19/5/2014).Sesuai ketentuan, kelulusan peserta didik SMA/sederajat ditetapkan berdasarkan perolehan nilai akhir (NA). Mantan Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (Surabaya) itu menjelaskan, NA didapat dengan menjumlahkan 60 persen nilai UN dengan 40 persen nilai ujian sekolah. &quot;Peserta dinyatakan lulus UN jika nilai rata-rata NA paling rendah 5,5 dan nilai tiap mata pelajaran paling rendah 4,0,&quot; imbuh Nuh. Selain itu, M. Nuh mengungkapkan, siswa yang tidak lulus bisa mengikuti ujian Paket C periode kedua pada Agustus mendatang. Kelulusan dari ujian Paket C ini&amp;nbsp; diperhitungkan setara dengan kelulusan UN. Bahkan, hasil ujian paket C juga bisa dipakai mendaftar Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan ujian masuk perguruan tinggi lainnya. &quot;Oleh karena itu, tidak boleh putus asa, tetap semangat, nanti insya Allah Agustus masih ada ujian Paket C,&quot; ucap Mantan Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) itu.</content:encoded></item></channel></rss>
