<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ngemis Jabatan, Ical Jatuhkan Martabat Golkar</title><description>Tindakan Aburizal Bakrie (Ical) yang menyeret-nyeret Partai Golkar ke  sana ke mari dinilai telah menjatuhkan harkat dan martabat Golkar  sebagai partai pemenang kedua Pileg 2014.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/05/20/568/987395/ngemis-jabatan-ical-jatuhkan-martabat-golkar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/05/20/568/987395/ngemis-jabatan-ical-jatuhkan-martabat-golkar"/><item><title>Ngemis Jabatan, Ical Jatuhkan Martabat Golkar</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/05/20/568/987395/ngemis-jabatan-ical-jatuhkan-martabat-golkar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/05/20/568/987395/ngemis-jabatan-ical-jatuhkan-martabat-golkar</guid><pubDate>Selasa 20 Mei 2014 12:20 WIB</pubDate><dc:creator>Stefanus Yugo Hindarto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/05/20/568/987395/TczQbxBu4j.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/05/20/568/987395/TczQbxBu4j.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA- Tindakan Aburizal Bakrie (Ical) yang menyeret-nyeret Partai Golkar ke sana ke mari dinilai telah menjatuhkan harkat dan martabat Golkar sebagai partai pemenang kedua Pileg 2014.&amp;ldquo;Apalagi terlihat Ical seperti ngemis-ngemis minta jabatan menteri. Setelah luntang lantung ditolak Demokrat dan PDIP, akhirnya Ical dan Golkar terdampar di halaman Partai Gerindra yang mengusung Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa,&amp;rdquo; kata Politikus Senior Partai Golkar Zainal Bintang kepada Okezone, Selasa (20/5/2014).Zainal mengungkapkan, keputusan Rapimnas VI yang memberi mandat&amp;nbsp; kepada Ical hanya didukung 33 orang Ketua DPD TIngkat I. &amp;ldquo;Dan boleh dikatakan pendukung riil Ical hanya yang 33 orang itu. Mayoritas pengurus DPD II (Kabupaten/Kota) yang berjumlah 560 orang lebih tidak mendukung Ical karena selama ini Ical hanya memperhatikan DPD I. &amp;ldquo;Padahal DPD II itu berada di akar rumput, karena mereka yang langsung berurusan rakyat,&amp;rdquo; kata dia. Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MKGR itupun mengatakan, Partai Golkar akan mempercepat&amp;nbsp; Musyawarah Nasional (Munas) untuk mengevaluasi kepemimpinan Ical.&amp;nbsp; &amp;ldquo;Saat ini Ormas Tri Karya (MKGR,Soksi dan Kosgoro) membentuk Tim Sembilan atau Tim Walisongo. Tujuan Tim Walisongo adalah menegakkan AD/ART Golkar, khususnya dengan pelaksanaan Munas Golkar,&amp;rdquo; ungkap dia.Sesuai bunyi AD/ART Golkar, siklus Munas Golkar itu digelar tiap lima tahun. Karena Munas Golkar di Pekanbaru 4-8 Oktober 2009, maka Munas Golkar harus diadakan 4-8 Oktober 2014. &amp;ldquo;Kelompok Ical memang mengantongi rekomendasi Munas di Pekanbaru 2009 yang menyebut masa kepengurusan Ical sampai Oktober 2015, maunya 6 tahun,&amp;rdquo; kata dia.Tapi, kata Zainal, tim Tri Karya yang sudah berkonsultasi&amp;nbsp; dengan ratusan pengurus&amp;nbsp; Golkar DPD&amp;nbsp; II menganggap keputusan yang sah adalah, mengikuti bunyi AD/ART Golkar yaitu bahwa Munas diadakan setiap 5 tahun,&amp;rdquo; tuturnya. Adapun dengan adanya Rekomendasi Munas Golkar di Pekanbaru yang mau memperpanjang masa jabatan Ical sampai Oktober 2015,&amp;nbsp; dibatalkan. &amp;ldquo;Maka sesuai bunyi AD/ART, rekomendasi itu dinyatakan batal demi hukum,&amp;rdquo; tutupnya.</description><content:encoded>JAKARTA- Tindakan Aburizal Bakrie (Ical) yang menyeret-nyeret Partai Golkar ke sana ke mari dinilai telah menjatuhkan harkat dan martabat Golkar sebagai partai pemenang kedua Pileg 2014.&amp;ldquo;Apalagi terlihat Ical seperti ngemis-ngemis minta jabatan menteri. Setelah luntang lantung ditolak Demokrat dan PDIP, akhirnya Ical dan Golkar terdampar di halaman Partai Gerindra yang mengusung Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa,&amp;rdquo; kata Politikus Senior Partai Golkar Zainal Bintang kepada Okezone, Selasa (20/5/2014).Zainal mengungkapkan, keputusan Rapimnas VI yang memberi mandat&amp;nbsp; kepada Ical hanya didukung 33 orang Ketua DPD TIngkat I. &amp;ldquo;Dan boleh dikatakan pendukung riil Ical hanya yang 33 orang itu. Mayoritas pengurus DPD II (Kabupaten/Kota) yang berjumlah 560 orang lebih tidak mendukung Ical karena selama ini Ical hanya memperhatikan DPD I. &amp;ldquo;Padahal DPD II itu berada di akar rumput, karena mereka yang langsung berurusan rakyat,&amp;rdquo; kata dia. Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MKGR itupun mengatakan, Partai Golkar akan mempercepat&amp;nbsp; Musyawarah Nasional (Munas) untuk mengevaluasi kepemimpinan Ical.&amp;nbsp; &amp;ldquo;Saat ini Ormas Tri Karya (MKGR,Soksi dan Kosgoro) membentuk Tim Sembilan atau Tim Walisongo. Tujuan Tim Walisongo adalah menegakkan AD/ART Golkar, khususnya dengan pelaksanaan Munas Golkar,&amp;rdquo; ungkap dia.Sesuai bunyi AD/ART Golkar, siklus Munas Golkar itu digelar tiap lima tahun. Karena Munas Golkar di Pekanbaru 4-8 Oktober 2009, maka Munas Golkar harus diadakan 4-8 Oktober 2014. &amp;ldquo;Kelompok Ical memang mengantongi rekomendasi Munas di Pekanbaru 2009 yang menyebut masa kepengurusan Ical sampai Oktober 2015, maunya 6 tahun,&amp;rdquo; kata dia.Tapi, kata Zainal, tim Tri Karya yang sudah berkonsultasi&amp;nbsp; dengan ratusan pengurus&amp;nbsp; Golkar DPD&amp;nbsp; II menganggap keputusan yang sah adalah, mengikuti bunyi AD/ART Golkar yaitu bahwa Munas diadakan setiap 5 tahun,&amp;rdquo; tuturnya. Adapun dengan adanya Rekomendasi Munas Golkar di Pekanbaru yang mau memperpanjang masa jabatan Ical sampai Oktober 2015,&amp;nbsp; dibatalkan. &amp;ldquo;Maka sesuai bunyi AD/ART, rekomendasi itu dinyatakan batal demi hukum,&amp;rdquo; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
