<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Diskotek Stadium Ditutup Bukan karena Polisi Tewas</title><description>Dinas Parawisata dan Kebudayaan DKI Jakarta telah menutup diskotek Stadium yang terletak di Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/05/23/500/989278/diskotek-stadium-ditutup-bukan-karena-polisi-tewas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/05/23/500/989278/diskotek-stadium-ditutup-bukan-karena-polisi-tewas"/><item><title>Diskotek Stadium Ditutup Bukan karena Polisi Tewas</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/05/23/500/989278/diskotek-stadium-ditutup-bukan-karena-polisi-tewas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/05/23/500/989278/diskotek-stadium-ditutup-bukan-karena-polisi-tewas</guid><pubDate>Jum'at 23 Mei 2014 18:32 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/05/23/500/989278/OL2SZtIukk.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/05/23/500/989278/OL2SZtIukk.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA- Dinas Parawisata dan Kebudayaan DKI Jakarta telah menutup diskotek Stadium yang terletak di Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat.Penutupan diskotek terkenal itu, bukanlah lantaran kasus tewasnya anggota Polres Minahasa Selatan, Manado, Sulawesi Utara, Bripda Jicky Vay Gumerung (22). Diskotek itu ditutup lantaran maraknya peredaran narkoba di lokasi tersebut.Kapolres Jakarta Barat, Kombes Pol Fadil Imran mengatakan, sebelum adanya kasus tewasnya Jicky, Unit Narkoba Polres Jakarta Barat sudah melakukan sosialisasi tentang adanya program tempat hiburan malam bebas narkoba dari bulan November 2013- Desember 2013. &quot;Kami memang sudah jauh-jauh hari melakukan sosialisasi, dan mengajak pemilik dan pekerja berkerja sama untuk memberantas narkoba di tempat hiburan,&quot; ujar Fadil kepada wartawan, Jumat (23/5/2014).Selain sosialisasi terhadap karyawan, pihaknya memasang banner yang bertuliskan hiburan sehat bebas narkoba. &quot;Jadi mulai karyawan bagian valet sampai di dapur kami sosialisasikan, agar tidak terjun kedalam lingkar peredaran narkoba,&quot; tegasnya.Usai melakukan sosialisasi, kata dia, pihaknya melakukan silent operation di tempat-tempat hiburan malam termasuk diskotik Stadium.&amp;nbsp; &quot;Saat kita lakukan operasi dari bulan Januari hingga Maret 2014, dan kami berhasil menangkap pengedar dan mengamankan barang bukti narkoba di Diskotik S itu,&quot; tuturnya.Lantaran masih adanya peredaran narkoba di diskotik yang buka mulai pukul 16.00 WIB hingga pukul 03.00 WIB itu, polisi mengirimkan surat rekomendasi penutupan kepada Dinas Pariwista pada bulan Maret dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki T Purnama. &quot;Setelah surat kami diproses oleh pihak Pemprov, baru terjadi kejadian meninggalnya anggota polisi. Jadi sebenarnya rekomendasi pembekuan sudah diberikan sebelum adanya kasus tersebut,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA- Dinas Parawisata dan Kebudayaan DKI Jakarta telah menutup diskotek Stadium yang terletak di Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat.Penutupan diskotek terkenal itu, bukanlah lantaran kasus tewasnya anggota Polres Minahasa Selatan, Manado, Sulawesi Utara, Bripda Jicky Vay Gumerung (22). Diskotek itu ditutup lantaran maraknya peredaran narkoba di lokasi tersebut.Kapolres Jakarta Barat, Kombes Pol Fadil Imran mengatakan, sebelum adanya kasus tewasnya Jicky, Unit Narkoba Polres Jakarta Barat sudah melakukan sosialisasi tentang adanya program tempat hiburan malam bebas narkoba dari bulan November 2013- Desember 2013. &quot;Kami memang sudah jauh-jauh hari melakukan sosialisasi, dan mengajak pemilik dan pekerja berkerja sama untuk memberantas narkoba di tempat hiburan,&quot; ujar Fadil kepada wartawan, Jumat (23/5/2014).Selain sosialisasi terhadap karyawan, pihaknya memasang banner yang bertuliskan hiburan sehat bebas narkoba. &quot;Jadi mulai karyawan bagian valet sampai di dapur kami sosialisasikan, agar tidak terjun kedalam lingkar peredaran narkoba,&quot; tegasnya.Usai melakukan sosialisasi, kata dia, pihaknya melakukan silent operation di tempat-tempat hiburan malam termasuk diskotik Stadium.&amp;nbsp; &quot;Saat kita lakukan operasi dari bulan Januari hingga Maret 2014, dan kami berhasil menangkap pengedar dan mengamankan barang bukti narkoba di Diskotik S itu,&quot; tuturnya.Lantaran masih adanya peredaran narkoba di diskotik yang buka mulai pukul 16.00 WIB hingga pukul 03.00 WIB itu, polisi mengirimkan surat rekomendasi penutupan kepada Dinas Pariwista pada bulan Maret dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki T Purnama. &quot;Setelah surat kami diproses oleh pihak Pemprov, baru terjadi kejadian meninggalnya anggota polisi. Jadi sebenarnya rekomendasi pembekuan sudah diberikan sebelum adanya kasus tersebut,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
