<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tantowi Apresiasi Keputusan Golkar</title><description>Wakil Sekjen Partai Golkar, Tantowi Yahya mengapresiasi keputusan  partainya, yang mengangkatnya sebagai Wakil Ketua Komisi I DPR RI dari  fraksi Golkar.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/05/27/339/990468/tantowi-apresiasi-keputusan-golkar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/05/27/339/990468/tantowi-apresiasi-keputusan-golkar"/><item><title>Tantowi Apresiasi Keputusan Golkar</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/05/27/339/990468/tantowi-apresiasi-keputusan-golkar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/05/27/339/990468/tantowi-apresiasi-keputusan-golkar</guid><pubDate>Selasa 27 Mei 2014 05:09 WIB</pubDate><dc:creator>Arief Setyadi </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/05/26/339/990468/hNufpnGYJS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tantowi Yahya (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/05/26/339/990468/hNufpnGYJS.jpg</image><title>Tantowi Yahya (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Sekjen Partai Golkar, Tantowi Yahya mengapresiasi keputusan partainya, yang mengangkat dirinya sebagai Wakil Ketua Komisi I DPR RI dari fraksi Golkar.Menurut dia, penunjukkan ini merupakan perintah partai. Sehingga sebagai kader tentu partai berhak untuk menugaskan dimanapun, baik itu diangkat maupun dipindah, bahkan diganti.&quot;Jadi siap, ini bagi saya penugasan dari partai untuk memimpin,&quot; kata Tantowi di Rumah Polonia, Jalan Cipinang-Cempedak, Jakarta Timur, Senin (26/5/2014). Sementara itu, ketika disinggung apakah dirotasinya sejumlah kader Golkar di DPR sebagai buntut dari pembangkangan lantaran mengusung Capres-Cawapres, Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK), ia tidak bisa memastikan.&quot;Ya bisa iya, bisa tidak. Karena juga sudah berulang-ulang ada statemen itu, dan ARB sndiri dari rapat pleno sebisa mungkin kader yang tidak segaris dengan keputusan Rapimnas agar segera kembali dan tidak akan diberi sanksi apa-apa,&quot; terangnya.Namun, kenyataannya hanya beberapa yang kembali ke garis partai untuk mengusung Capres-Cawapres, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Atas keputusan itu, Ketua Umum Partaoi Golkar, Aburizal Bakrie juga menyayangkan bagi kader yang tidak kembali ke garis partai. &quot;Namun menghargai pilihan politik masing-masing, tapi kita kan bernaung dalam organisasi politik,&quot; tukasnya.Tantowi menjelaskan, dari keputusan dan pernyataan Ketua Umum, jelas bagi kader yang tidak sejalan dengan garis partai, maka yang bersangkutan harus rela menanggalkan jabatannya.&quot;Dan apabila anggota DPR RI atau jabatan di fraksi maka harus menanggalkan jabatannya di fraksi,&quot; tandasnya.Seperti diketahui, Fraksi Golkar melakukan rotasi terhadap beberapa kadernya, diantaranya Agus Gumiwang yang dicopot dari posisinya ke Wakil Ketua Komisi I menjadi di Komisi X. Selain itu, ada juga Poempida Hidayatullah, dan Nusron Wahid. Pencopotan mereka ditenggarai karena mendukung Capres-Cawapres, Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK).</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Sekjen Partai Golkar, Tantowi Yahya mengapresiasi keputusan partainya, yang mengangkat dirinya sebagai Wakil Ketua Komisi I DPR RI dari fraksi Golkar.Menurut dia, penunjukkan ini merupakan perintah partai. Sehingga sebagai kader tentu partai berhak untuk menugaskan dimanapun, baik itu diangkat maupun dipindah, bahkan diganti.&quot;Jadi siap, ini bagi saya penugasan dari partai untuk memimpin,&quot; kata Tantowi di Rumah Polonia, Jalan Cipinang-Cempedak, Jakarta Timur, Senin (26/5/2014). Sementara itu, ketika disinggung apakah dirotasinya sejumlah kader Golkar di DPR sebagai buntut dari pembangkangan lantaran mengusung Capres-Cawapres, Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK), ia tidak bisa memastikan.&quot;Ya bisa iya, bisa tidak. Karena juga sudah berulang-ulang ada statemen itu, dan ARB sndiri dari rapat pleno sebisa mungkin kader yang tidak segaris dengan keputusan Rapimnas agar segera kembali dan tidak akan diberi sanksi apa-apa,&quot; terangnya.Namun, kenyataannya hanya beberapa yang kembali ke garis partai untuk mengusung Capres-Cawapres, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Atas keputusan itu, Ketua Umum Partaoi Golkar, Aburizal Bakrie juga menyayangkan bagi kader yang tidak kembali ke garis partai. &quot;Namun menghargai pilihan politik masing-masing, tapi kita kan bernaung dalam organisasi politik,&quot; tukasnya.Tantowi menjelaskan, dari keputusan dan pernyataan Ketua Umum, jelas bagi kader yang tidak sejalan dengan garis partai, maka yang bersangkutan harus rela menanggalkan jabatannya.&quot;Dan apabila anggota DPR RI atau jabatan di fraksi maka harus menanggalkan jabatannya di fraksi,&quot; tandasnya.Seperti diketahui, Fraksi Golkar melakukan rotasi terhadap beberapa kadernya, diantaranya Agus Gumiwang yang dicopot dari posisinya ke Wakil Ketua Komisi I menjadi di Komisi X. Selain itu, ada juga Poempida Hidayatullah, dan Nusron Wahid. Pencopotan mereka ditenggarai karena mendukung Capres-Cawapres, Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK).</content:encoded></item></channel></rss>
