<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jelang Pemilu, SBY Larang Menteri Ganti Dirut BUMN &amp; Pejabat Eselon</title><description>Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta kepada  menterinya  untuk tidak melakukan pergantian pejabat setingkat eselon I atau II di  semua kementerian menjelang pemilihan presiden 9 Juli 2014.
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/06/04/339/993754/jelang-pemilu-sby-larang-menteri-ganti-dirut-bumn-pejabat-eselon</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/06/04/339/993754/jelang-pemilu-sby-larang-menteri-ganti-dirut-bumn-pejabat-eselon"/><item><title>Jelang Pemilu, SBY Larang Menteri Ganti Dirut BUMN &amp; Pejabat Eselon</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/06/04/339/993754/jelang-pemilu-sby-larang-menteri-ganti-dirut-bumn-pejabat-eselon</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/06/04/339/993754/jelang-pemilu-sby-larang-menteri-ganti-dirut-bumn-pejabat-eselon</guid><pubDate>Rabu 04 Juni 2014 11:38 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/06/04/339/993754/HgwoldokiF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (Dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/06/04/339/993754/HgwoldokiF.jpg</image><title>Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (Dok. Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta kepada  menterinya untuk tidak melakukan pergantian pejabat setingkat eselon I atau II di semua kementerian menjelang pemilihan presiden 9 Juli 2014.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&quot;Semua menteri dan anggota kabinet untuk tidak melakukan penggantian pejabat utama pemerintah dan usaha negara. Misalnya, eselon I kementerian dan dirut BUMN,&quot; kata SBY saat membuka Sidang Kabinet Paripurna di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/6/2014).
&amp;nbsp;
Namun jika ada pejabat di satu kementerian yang terpaksa dicopot, sebaiknya menteri itu memberi tahu kepada SBY dengan memberikan alasan yang tepat.
&amp;nbsp;
&quot;Jika terpaksa, silakan laporkan kepada saya. Misalnya yang bersangkutan memasuki masa pensiun atau ada masalah lain yang serius. Tapi, jangan main copot dan main ganti. Karena timing-nya tidak tepat,&quot;terang SBY.
&amp;nbsp;
Alasan SBY melarang menteri untuk mengganti pejabat karena dalam waktu dekat masa pemerintahannya akan berakhir.
&amp;nbsp;
&quot;Karena hakikatnya sekarang kita ada dalam masa transisi, 4,5 bulan itu tidak lama, masa bakti kita akan berakhir. Masa bakit pemerintahan baru akan dimulai. Sehingga ketika dan logikanya adalah keputusan strategis berjangka waktu menengah dan panjang termasuk penentuan pejabat utama,&quot; pungkasnya.
&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta kepada  menterinya untuk tidak melakukan pergantian pejabat setingkat eselon I atau II di semua kementerian menjelang pemilihan presiden 9 Juli 2014.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&quot;Semua menteri dan anggota kabinet untuk tidak melakukan penggantian pejabat utama pemerintah dan usaha negara. Misalnya, eselon I kementerian dan dirut BUMN,&quot; kata SBY saat membuka Sidang Kabinet Paripurna di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/6/2014).
&amp;nbsp;
Namun jika ada pejabat di satu kementerian yang terpaksa dicopot, sebaiknya menteri itu memberi tahu kepada SBY dengan memberikan alasan yang tepat.
&amp;nbsp;
&quot;Jika terpaksa, silakan laporkan kepada saya. Misalnya yang bersangkutan memasuki masa pensiun atau ada masalah lain yang serius. Tapi, jangan main copot dan main ganti. Karena timing-nya tidak tepat,&quot;terang SBY.
&amp;nbsp;
Alasan SBY melarang menteri untuk mengganti pejabat karena dalam waktu dekat masa pemerintahannya akan berakhir.
&amp;nbsp;
&quot;Karena hakikatnya sekarang kita ada dalam masa transisi, 4,5 bulan itu tidak lama, masa bakti kita akan berakhir. Masa bakit pemerintahan baru akan dimulai. Sehingga ketika dan logikanya adalah keputusan strategis berjangka waktu menengah dan panjang termasuk penentuan pejabat utama,&quot; pungkasnya.
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
