<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Akan Sebar Sketsa Wajah Pelaku Penembakan di Bekasi</title><description>Kasus penembakan terhadap warga di Kampung Lubang Buaya, Lubang Buaya,  Setu, Kabupaten Bekasi, Senin 2 Juni, masih dalam penyelidikan aparat  Polres Bekasi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/06/05/501/994455/polisi-akan-sebar-sketsa-wajah-pelaku-penembakan-di-bekasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/06/05/501/994455/polisi-akan-sebar-sketsa-wajah-pelaku-penembakan-di-bekasi"/><item><title>Polisi Akan Sebar Sketsa Wajah Pelaku Penembakan di Bekasi</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/06/05/501/994455/polisi-akan-sebar-sketsa-wajah-pelaku-penembakan-di-bekasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/06/05/501/994455/polisi-akan-sebar-sketsa-wajah-pelaku-penembakan-di-bekasi</guid><pubDate>Kamis 05 Juni 2014 15:44 WIB</pubDate><dc:creator>Djamhari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/06/05/501/994455/wmM3BMpgdk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi penembakan</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/06/05/501/994455/wmM3BMpgdk.jpg</image><title>Ilustrasi penembakan</title></images><description>BEKASI - Kasus penembakan terhadap warga di Kampung Lubang Buaya, Lubang Buaya, Setu, Kabupaten Bekasi, Senin 2 Juni, masih dalam penyelidikan aparat Polres Bekasi.&quot;Kami masih mendalami dengan meminta keterangan korban dan saat ini kita masih menggambar sketsa wajah pelaku yang nantinya akan kami sebarkan ke masyarakat,&quot; kata Kapolresta Bekasi, Kombes Pol Isnaeni Ujiarto, Kamis (5/6/2014).Saat ini, korban penembakan Rohendi (36) dan Mirna (14), masih dalam tahap penyembuhan. &quot;Proyektil yang bersarang di tubuh korban juga sudah diangkat,&quot; terangnya.Meski proyektil sudah diangkat dari tubuh korban, pihaknya belum bisa mengetahui jenis senjata yang digunakan pelaku. &quot;Masih dalam penyelidikan,&quot; cetusnya.Dia mengimbau kepada masyarakat untuk bisa lebih waspada terhadap keberadaan barang-barangnya. Pasalnya, kata dia, kelengahan masyarakat akan dimanfaatkan kawanan perampok.&quot;Dalam kejadian-kejadian perampokan terkadang terjadi karena kelengahan dari korbannya. Untuk itu kami berharap warga bisa menjaga barangnya,&quot; ujarnya.Dia juga meminta kepada masyarakat untuk cepat melapor jika menjadi korban kejahatan. Polisi akan lebih mudah menangkap jika laporan masuk lebih cepat.&quot;Kebanyakan warga enggan melaporkan saat menjadi korban kejahatan,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>BEKASI - Kasus penembakan terhadap warga di Kampung Lubang Buaya, Lubang Buaya, Setu, Kabupaten Bekasi, Senin 2 Juni, masih dalam penyelidikan aparat Polres Bekasi.&quot;Kami masih mendalami dengan meminta keterangan korban dan saat ini kita masih menggambar sketsa wajah pelaku yang nantinya akan kami sebarkan ke masyarakat,&quot; kata Kapolresta Bekasi, Kombes Pol Isnaeni Ujiarto, Kamis (5/6/2014).Saat ini, korban penembakan Rohendi (36) dan Mirna (14), masih dalam tahap penyembuhan. &quot;Proyektil yang bersarang di tubuh korban juga sudah diangkat,&quot; terangnya.Meski proyektil sudah diangkat dari tubuh korban, pihaknya belum bisa mengetahui jenis senjata yang digunakan pelaku. &quot;Masih dalam penyelidikan,&quot; cetusnya.Dia mengimbau kepada masyarakat untuk bisa lebih waspada terhadap keberadaan barang-barangnya. Pasalnya, kata dia, kelengahan masyarakat akan dimanfaatkan kawanan perampok.&quot;Dalam kejadian-kejadian perampokan terkadang terjadi karena kelengahan dari korbannya. Untuk itu kami berharap warga bisa menjaga barangnya,&quot; ujarnya.Dia juga meminta kepada masyarakat untuk cepat melapor jika menjadi korban kejahatan. Polisi akan lebih mudah menangkap jika laporan masuk lebih cepat.&quot;Kebanyakan warga enggan melaporkan saat menjadi korban kejahatan,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
