<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini Alasan Polisi Tangkap Puluhan Bonek Mania</title><description>Pemicu bentrok di Tol Simo, Kawasan Banyu Urip, Surabaya, Jawa Timur, karena massa hendak menguasai tol tersebut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/06/06/519/994703/ini-alasan-polisi-tangkap-puluhan-bonek-mania</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/06/06/519/994703/ini-alasan-polisi-tangkap-puluhan-bonek-mania"/><item><title>Ini Alasan Polisi Tangkap Puluhan Bonek Mania</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/06/06/519/994703/ini-alasan-polisi-tangkap-puluhan-bonek-mania</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/06/06/519/994703/ini-alasan-polisi-tangkap-puluhan-bonek-mania</guid><pubDate>Jum'at 06 Juni 2014 01:12 WIB</pubDate><dc:creator>Nurul Arifin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/06/06/519/994703/MkHdX3VVRk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sejumlah motor yang dibawa petugas usai bentrok polisi-bonek mania di Tol Simo (Foto: Nurul A/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/06/06/519/994703/MkHdX3VVRk.jpg</image><title>Sejumlah motor yang dibawa petugas usai bentrok polisi-bonek mania di Tol Simo (Foto: Nurul A/okezone)</title></images><description>SURABAYA - Pemicu bentrok di Tol Simo, Kawasan Banyu Urip, Surabaya, Jawa Timur, karena massa hendak menguasai tol tersebut. Aksi ini kemudian dihadang oleh petugas hingga massa yang kecewa melawan.Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Setija Junianta, mengatakan, aksi massa menguasai jalan tol itu lantaran akan melakukan sweeping Aremania atau suporter Arema yang pulang dari pertandingan Arema versus Persegres Gresik. Berbekal pengalaman tahun lalu, maka di tempat yang sama langsung disiagakan perseonel. Polisi mempelajari akses masuk ke dalam jalan tol sehingga massa tidak bisa masuk.&quot;Karena itulah, massa kecewa dan justru melawan polisi. Mereka melempari petugas, terpaksa aksi ini kami bubarkan,&quot; kata Setija di lokasi kejadian, Jumat (6/6/2014) dini hari. Polisi berhasil memukul mundur massa yang diduga dari Bonek Suporter Persebaya yang merupakan musuh bebuyutan dari Aremania. Tak pelak, 56 orang diamankan untuk menjalani pemeriksaan maraton di kantor polisi. Selain menangkap pelaku, polisi juga menyita sejumlah kendaraan yang terparkir di perkampungan warga. Puluhan unit kendaraan roda dua ini diduga milik para pelaku. Hal ini dibuktikan dengan pengakuan warga yang mengaku tidak memiliki kendaraan tersebut.Hingga dini hari ini, Kapolrestabes belum mengeluarkan perintah untuk menarik pasukan dari lokasi kejadian. Pasalnya, dikhawatirkan akan terjadi bentrok susulan. Sementara untuk menghalau bentrok tersebut menerjunkan empat kompi.&quot;Dan untuk meredam massa, polisi menurunkan lima kompi yang berasal dari dua Kompi Polda Jatim dan dua kompi dari Polrestabes Surabaya,&quot; ujarnya. Sementara pantauan Okezone di lokasi, hingga dini hari tadi, suasana Tol Simo sudah kondusif. Polisi dengan berkeliling sambil membawa mobil pengeras suara untuk memberitahukan warga bahwa suasana sudah kondusif, dan diminta untuk kembali ke rumah masing-masing.</description><content:encoded>SURABAYA - Pemicu bentrok di Tol Simo, Kawasan Banyu Urip, Surabaya, Jawa Timur, karena massa hendak menguasai tol tersebut. Aksi ini kemudian dihadang oleh petugas hingga massa yang kecewa melawan.Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Setija Junianta, mengatakan, aksi massa menguasai jalan tol itu lantaran akan melakukan sweeping Aremania atau suporter Arema yang pulang dari pertandingan Arema versus Persegres Gresik. Berbekal pengalaman tahun lalu, maka di tempat yang sama langsung disiagakan perseonel. Polisi mempelajari akses masuk ke dalam jalan tol sehingga massa tidak bisa masuk.&quot;Karena itulah, massa kecewa dan justru melawan polisi. Mereka melempari petugas, terpaksa aksi ini kami bubarkan,&quot; kata Setija di lokasi kejadian, Jumat (6/6/2014) dini hari. Polisi berhasil memukul mundur massa yang diduga dari Bonek Suporter Persebaya yang merupakan musuh bebuyutan dari Aremania. Tak pelak, 56 orang diamankan untuk menjalani pemeriksaan maraton di kantor polisi. Selain menangkap pelaku, polisi juga menyita sejumlah kendaraan yang terparkir di perkampungan warga. Puluhan unit kendaraan roda dua ini diduga milik para pelaku. Hal ini dibuktikan dengan pengakuan warga yang mengaku tidak memiliki kendaraan tersebut.Hingga dini hari ini, Kapolrestabes belum mengeluarkan perintah untuk menarik pasukan dari lokasi kejadian. Pasalnya, dikhawatirkan akan terjadi bentrok susulan. Sementara untuk menghalau bentrok tersebut menerjunkan empat kompi.&quot;Dan untuk meredam massa, polisi menurunkan lima kompi yang berasal dari dua Kompi Polda Jatim dan dua kompi dari Polrestabes Surabaya,&quot; ujarnya. Sementara pantauan Okezone di lokasi, hingga dini hari tadi, suasana Tol Simo sudah kondusif. Polisi dengan berkeliling sambil membawa mobil pengeras suara untuk memberitahukan warga bahwa suasana sudah kondusif, dan diminta untuk kembali ke rumah masing-masing.</content:encoded></item></channel></rss>
