<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PAN Optimis Prabowo-Hatta Kuasai 6,7 Persen Suara di Jawa Timur</title><description>DPW PAN Jawa Timur, menargetkan pasangan capres-cawapres Prabowo  Subianto-Hatta Rajasa menang dalam pemilihan umum presiden (pilpres)  2014 di Jawa Timur.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/06/07/568/995292/pan-optimis-prabowo-hatta-kuasai-6-7-persen-suara-di-jawa-timur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/06/07/568/995292/pan-optimis-prabowo-hatta-kuasai-6-7-persen-suara-di-jawa-timur"/><item><title>PAN Optimis Prabowo-Hatta Kuasai 6,7 Persen Suara di Jawa Timur</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/06/07/568/995292/pan-optimis-prabowo-hatta-kuasai-6-7-persen-suara-di-jawa-timur</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/06/07/568/995292/pan-optimis-prabowo-hatta-kuasai-6-7-persen-suara-di-jawa-timur</guid><pubDate>Sabtu 07 Juni 2014 06:43 WIB</pubDate><dc:creator>Hari Tambayong</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/06/07/568/995292/OOYXXEtldJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/06/07/568/995292/OOYXXEtldJ.jpg</image><title>Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa (foto: Okezone)</title></images><description>SURABAYA - DPW PAN Jawa Timur, menargetkan pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa menang dalam pemilihan umum presiden (pilpres) 2014 di Jawa Timur.Dukungan partai koalisi pasangan presiden menjelang pilpres 2014 terus mengalir. PAN menargetkan pasangan Prabowo-Hatta, akan memperoleh suara minimal sebesar 6.7 persen, sesuai dengan perolehan suara pileg beberapa waktu lalu.&amp;rdquo;Selain banyaknya dukungan dari masyarat, juga melihat suara pileg PAN yang mencapai 6,7 persen. Rasanya itu tidak sulit,&amp;rdquo; ungkap Ketua DPD PAN Jawa Timur, Suyoto, Jumat (6/6/2014). Suyoto menambahkan, untuk mencapai target kemenangan, partai berlambang matahari ini menerjunkan sejumlah relawan hingga tingkat desa. &amp;ldquo;Di antaranya adalah memberikan penjelasan kepada masyarakat terkait pembangunan ekonomi , serta kewibaan Indonesia di mata intersional,&amp;rdquo;&amp;nbsp; sambungnya.Sementara, Suyoto juga menyayangkan adanya black campaign, jelang penyelenggaraan pilpres. &amp;ldquo;Kami berharap, menjelang pemilihan presiden yang kurang satu bulan ini, tidak terjadi&amp;nbsp; black campaign. Karena akan merugikan kedua pasangan presiden,&amp;rdquo; tegasnya.Selain itu, dampak dari black campaign akan menimbulkan persepsi yang buruk di kalangan masyarakat terhadap presiden dan wakil presiden terpilih nanti.(fid)</description><content:encoded>SURABAYA - DPW PAN Jawa Timur, menargetkan pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa menang dalam pemilihan umum presiden (pilpres) 2014 di Jawa Timur.Dukungan partai koalisi pasangan presiden menjelang pilpres 2014 terus mengalir. PAN menargetkan pasangan Prabowo-Hatta, akan memperoleh suara minimal sebesar 6.7 persen, sesuai dengan perolehan suara pileg beberapa waktu lalu.&amp;rdquo;Selain banyaknya dukungan dari masyarat, juga melihat suara pileg PAN yang mencapai 6,7 persen. Rasanya itu tidak sulit,&amp;rdquo; ungkap Ketua DPD PAN Jawa Timur, Suyoto, Jumat (6/6/2014). Suyoto menambahkan, untuk mencapai target kemenangan, partai berlambang matahari ini menerjunkan sejumlah relawan hingga tingkat desa. &amp;ldquo;Di antaranya adalah memberikan penjelasan kepada masyarakat terkait pembangunan ekonomi , serta kewibaan Indonesia di mata intersional,&amp;rdquo;&amp;nbsp; sambungnya.Sementara, Suyoto juga menyayangkan adanya black campaign, jelang penyelenggaraan pilpres. &amp;ldquo;Kami berharap, menjelang pemilihan presiden yang kurang satu bulan ini, tidak terjadi&amp;nbsp; black campaign. Karena akan merugikan kedua pasangan presiden,&amp;rdquo; tegasnya.Selain itu, dampak dari black campaign akan menimbulkan persepsi yang buruk di kalangan masyarakat terhadap presiden dan wakil presiden terpilih nanti.(fid)</content:encoded></item></channel></rss>
