<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jaga Monas, Satpol PP Dipersenjatai Pistol Listrik</title><description>Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)  menegaskan pihaknya akan menggunakan cara kekerasan saat melakukan  penertiban para pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Monumen Nasional  (Monas).</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/06/16/500/999581/jaga-monas-satpol-pp-dipersenjatai-pistol-listrik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/06/16/500/999581/jaga-monas-satpol-pp-dipersenjatai-pistol-listrik"/><item><title>Jaga Monas, Satpol PP Dipersenjatai Pistol Listrik</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/06/16/500/999581/jaga-monas-satpol-pp-dipersenjatai-pistol-listrik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/06/16/500/999581/jaga-monas-satpol-pp-dipersenjatai-pistol-listrik</guid><pubDate>Senin 16 Juni 2014 15:48 WIB</pubDate><dc:creator>Angkasa Yudhistira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/06/16/500/999581/HFJ4dyxmiP.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/06/16/500/999581/HFJ4dyxmiP.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA- Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menegaskan pihaknya akan menggunakan cara kekerasan saat melakukan penertiban para pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Monumen Nasional (Monas). Hal itu dilakukan lantaran para petugas dan tukang las kerap mendapat ancaman pembunuhan dari para PKL yang tidak mau ditertibkan. Sebab itu, mantan Bupati Belitung Timur itu memerintahkan pada aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk menjaga para tukang las pagar dari ancaman PKL.&quot;Ini yang mengelas pagar monas itu diancam mau dibunuh. Nah sekarang Satpol PP mau jaga diri enggak? Kalau sama-sama pakai pisau, belum tentu ilmu silat Anda lebih jago dari dia. Nanti kalau Pol PP saya luka bagaimana? Mendingan saya suruh dia pakai pistol listrik. Kalau ditembak dia pingsan saja kan, lebih baik begitu dong daripada saling tusuk,&quot; kata Ahok di Balai Kota Jakarta, Senin (16/6/2014). Ahok menambahkan, terlalu banyak pagar yang rusak dan harus dijaga petugas saat tukang las memperbaikinya. Dengan penjagaan itu, Ahok mengharapkan dapat mengidentifikasi pintu masuk para PKL ketika mereka berhasil lolos ke area Monas.&quot;Sekarang kalau sudah ramai-ramai, kalau masih ada yang masuk (ke area Monas), ketahuan dong. mana yang lolos, siapa yang jaga di situ? Ini lubang siapa yang jaga,&quot; tandasnya.â€¬</description><content:encoded>JAKARTA- Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menegaskan pihaknya akan menggunakan cara kekerasan saat melakukan penertiban para pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Monumen Nasional (Monas). Hal itu dilakukan lantaran para petugas dan tukang las kerap mendapat ancaman pembunuhan dari para PKL yang tidak mau ditertibkan. Sebab itu, mantan Bupati Belitung Timur itu memerintahkan pada aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk menjaga para tukang las pagar dari ancaman PKL.&quot;Ini yang mengelas pagar monas itu diancam mau dibunuh. Nah sekarang Satpol PP mau jaga diri enggak? Kalau sama-sama pakai pisau, belum tentu ilmu silat Anda lebih jago dari dia. Nanti kalau Pol PP saya luka bagaimana? Mendingan saya suruh dia pakai pistol listrik. Kalau ditembak dia pingsan saja kan, lebih baik begitu dong daripada saling tusuk,&quot; kata Ahok di Balai Kota Jakarta, Senin (16/6/2014). Ahok menambahkan, terlalu banyak pagar yang rusak dan harus dijaga petugas saat tukang las memperbaikinya. Dengan penjagaan itu, Ahok mengharapkan dapat mengidentifikasi pintu masuk para PKL ketika mereka berhasil lolos ke area Monas.&quot;Sekarang kalau sudah ramai-ramai, kalau masih ada yang masuk (ke area Monas), ketahuan dong. mana yang lolos, siapa yang jaga di situ? Ini lubang siapa yang jaga,&quot; tandasnya.â€¬</content:encoded></item></channel></rss>
