<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini Rentetan Kecelakaan Maut di Tanjakan Emen</title><description>Tanjakan Emen di Ciater, Kabupaten Subang, termasuk titik rawan kecelakaan. Dalam kurun lima tahun terakhir, terjadi tiga kecelakaan. Dua dari tiga kecelakaan tersebut menewaskan beberapa turis asing.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/06/18/527/1000520/ini-rentetan-kecelakaan-maut-di-tanjakan-emen</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/06/18/527/1000520/ini-rentetan-kecelakaan-maut-di-tanjakan-emen"/><item><title>Ini Rentetan Kecelakaan Maut di Tanjakan Emen</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/06/18/527/1000520/ini-rentetan-kecelakaan-maut-di-tanjakan-emen</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/06/18/527/1000520/ini-rentetan-kecelakaan-maut-di-tanjakan-emen</guid><pubDate>Rabu 18 Juni 2014 10:33 WIB</pubDate><dc:creator>Anton Suhartono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/06/18/527/1000520/LnVdB77IBA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kecelakaan di Tanjakan Emen menewaskan empat turis asing &amp; sopir bus, 7 Oktober 2011 (Dok: Sindo TV)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/06/18/527/1000520/LnVdB77IBA.jpg</image><title>Kecelakaan di Tanjakan Emen menewaskan empat turis asing &amp; sopir bus, 7 Oktober 2011 (Dok: Sindo TV)</title></images><description>JAKARTA - Kecelakaan maut di Tanjakan Emen, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat, kemarin, yang menewaskan sembilan orang, bukan kejadian pertama di lokasi yang sama.Tiga kecelakaan maut dalam kurun lima tahun terakhir juga terjadi di Tanjakan Emen. Dua dari tiga kecelakaan tersebut memakan korban jiwa turis asing.Berdasarkan penelusuran Okezone, kecelakaan maut yang memakan korban jiwa turis asing terjadi pada 7 Oktober 2011. Bus pariwisata yang mengangkut belasan turis asal Belgia, Belanda, dan Pakistan, itu terguling sebelum menabrak tebing.Empat orang, termasuk seorang sopir warga Indonesia, tewas dalam musibah tersebut. Kecelakaan disebabkan rem bus bernomor polisi B 7917 ID itu blong sehingga sopir tidak bisa mengendalikan laju kendaraan di jalan menurun dan menikung. Bus lalu terguling dan sempat terseret di aspal sebelum menabrak tebing.Kecelakaan berikutnya terjadi pada 1 Oktober 2012. Empat orang, yakni turis asing asal China dan Taiwan, serta seorang pemandu wisata tewas.Bus ukuran tiga per empat, Dian Mitra, dengan nomor polisi AA 1486 TP itu terguling saat melaju di jalan menurun di Tanjakan Emen. Bus mengangkut 23 penumpang, terdiri dari 20 turis Taiwan dan China serta pemandu.&amp;nbsp;Bus tersebut melaju dari arah Gunung Tangkubanparahu menuju Subang.Jauh sebelumnya, yakni pada 26 September 2009, kecelakaan maut juga terjadi di Tanjakan Emen. Bus pariwisata Parahyangan terguling menyebabkan sembilan orang tewas. Di antara korban terdapat beberapa balita.</description><content:encoded>JAKARTA - Kecelakaan maut di Tanjakan Emen, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat, kemarin, yang menewaskan sembilan orang, bukan kejadian pertama di lokasi yang sama.Tiga kecelakaan maut dalam kurun lima tahun terakhir juga terjadi di Tanjakan Emen. Dua dari tiga kecelakaan tersebut memakan korban jiwa turis asing.Berdasarkan penelusuran Okezone, kecelakaan maut yang memakan korban jiwa turis asing terjadi pada 7 Oktober 2011. Bus pariwisata yang mengangkut belasan turis asal Belgia, Belanda, dan Pakistan, itu terguling sebelum menabrak tebing.Empat orang, termasuk seorang sopir warga Indonesia, tewas dalam musibah tersebut. Kecelakaan disebabkan rem bus bernomor polisi B 7917 ID itu blong sehingga sopir tidak bisa mengendalikan laju kendaraan di jalan menurun dan menikung. Bus lalu terguling dan sempat terseret di aspal sebelum menabrak tebing.Kecelakaan berikutnya terjadi pada 1 Oktober 2012. Empat orang, yakni turis asing asal China dan Taiwan, serta seorang pemandu wisata tewas.Bus ukuran tiga per empat, Dian Mitra, dengan nomor polisi AA 1486 TP itu terguling saat melaju di jalan menurun di Tanjakan Emen. Bus mengangkut 23 penumpang, terdiri dari 20 turis Taiwan dan China serta pemandu.&amp;nbsp;Bus tersebut melaju dari arah Gunung Tangkubanparahu menuju Subang.Jauh sebelumnya, yakni pada 26 September 2009, kecelakaan maut juga terjadi di Tanjakan Emen. Bus pariwisata Parahyangan terguling menyebabkan sembilan orang tewas. Di antara korban terdapat beberapa balita.</content:encoded></item></channel></rss>
