<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Malam Ini Lokalisasi Dolly dan Jarak Terakhir Beroperasi?</title><description>Lokalisasi Dolly dan Jarak malam ini menyatakan terakhir beroperasi. Apakah ini terkait dengan penutupan oleh Pemkot Surabaya beberapa waktu lalu?</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/06/25/519/1004116/malam-ini-lokalisasi-dolly-dan-jarak-terakhir-beroperasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/06/25/519/1004116/malam-ini-lokalisasi-dolly-dan-jarak-terakhir-beroperasi"/><item><title>Malam Ini Lokalisasi Dolly dan Jarak Terakhir Beroperasi?</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/06/25/519/1004116/malam-ini-lokalisasi-dolly-dan-jarak-terakhir-beroperasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/06/25/519/1004116/malam-ini-lokalisasi-dolly-dan-jarak-terakhir-beroperasi</guid><pubDate>Rabu 25 Juni 2014 18:44 WIB</pubDate><dc:creator>Nurul Arifin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/06/25/519/1004116/PeLw5e6SlW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pamflet penutupan lokalisasi Dolly menjelang Ramadan (Foto: Nurul A/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/06/25/519/1004116/PeLw5e6SlW.jpg</image><title>Pamflet penutupan lokalisasi Dolly menjelang Ramadan (Foto: Nurul A/okezone)</title></images><description>SURABAYA - Berdalih untuk menghormati bulan puasa, Lokalisasi Dolly dan Jarak memilih untuk libur selama bulan Ramadan. Setelah hari raya, lokalisasi yang berada di Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan, itu dipastikan akan tetap beroperasi kembali. &quot;Malam ini terakhir, besok kita harus libur,&quot; kata Jono, salah satu mucikari yang ditemui Okezone di kawasan lokalisasi Dolly dan Jarak, Rabu (25/6/2014). Ia menjelaskan, alasan libur tersebut bukan karena deklarasi penutupan lokalisasi yang digagas oleh Pemkot Surabaya beberapa waktu lalu. Meskipun tanpa ada deklarasi, sudah menjadi kegiatan rutin bahwa setiap bulan Ramadan lokalisasi ini berhenti beroperasi.&quot;Hanya libur bukan berhenti. Meski malam nanti terakhir, namun ada sejumlah PSK yang sudah pulang kampung,&quot; katanya. Pantauan Okezone di lokasi, sejumlah wisma baik di Gang Dolly maupan Jarak terpampang pamflet yang menyatakan bahwa aktivitas Dolly dan Jarak libur. Pamflet itu dipasang tepat di pintu masuk masing-masing wisma.&quot;Front Pekerja Lokalisasi Libur menghormati bulan suci Ramadan 1435 H&quot;. Dalam Pamflet tersebut juga dibubuhi sejumlah tanda tangan dari Ketua RW VI (Mulyono), Ketua RW XII (Ngadiman), Ketua RW III (Tjukup), Ketua RW XI, dan Ketua FPL (Suyitno).</description><content:encoded>SURABAYA - Berdalih untuk menghormati bulan puasa, Lokalisasi Dolly dan Jarak memilih untuk libur selama bulan Ramadan. Setelah hari raya, lokalisasi yang berada di Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan, itu dipastikan akan tetap beroperasi kembali. &quot;Malam ini terakhir, besok kita harus libur,&quot; kata Jono, salah satu mucikari yang ditemui Okezone di kawasan lokalisasi Dolly dan Jarak, Rabu (25/6/2014). Ia menjelaskan, alasan libur tersebut bukan karena deklarasi penutupan lokalisasi yang digagas oleh Pemkot Surabaya beberapa waktu lalu. Meskipun tanpa ada deklarasi, sudah menjadi kegiatan rutin bahwa setiap bulan Ramadan lokalisasi ini berhenti beroperasi.&quot;Hanya libur bukan berhenti. Meski malam nanti terakhir, namun ada sejumlah PSK yang sudah pulang kampung,&quot; katanya. Pantauan Okezone di lokasi, sejumlah wisma baik di Gang Dolly maupan Jarak terpampang pamflet yang menyatakan bahwa aktivitas Dolly dan Jarak libur. Pamflet itu dipasang tepat di pintu masuk masing-masing wisma.&quot;Front Pekerja Lokalisasi Libur menghormati bulan suci Ramadan 1435 H&quot;. Dalam Pamflet tersebut juga dibubuhi sejumlah tanda tangan dari Ketua RW VI (Mulyono), Ketua RW XII (Ngadiman), Ketua RW III (Tjukup), Ketua RW XI, dan Ketua FPL (Suyitno).</content:encoded></item></channel></rss>
