<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Brigjen Haka Astana Dicopot dari Kapolda DIY</title><description>Polda DIY membantah pencopotan Haka karena Kota Pelajar belakangan dirundung banyak kasus.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/06/27/510/1005022/brigjen-haka-astana-dicopot-dari-kapolda-diy</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/06/27/510/1005022/brigjen-haka-astana-dicopot-dari-kapolda-diy"/><item><title>Brigjen Haka Astana Dicopot dari Kapolda DIY</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/06/27/510/1005022/brigjen-haka-astana-dicopot-dari-kapolda-diy</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/06/27/510/1005022/brigjen-haka-astana-dicopot-dari-kapolda-diy</guid><pubDate>Jum'at 27 Juni 2014 15:48 WIB</pubDate><dc:creator>Prabowo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/06/27/510/1005022/yj7tcyA6pV.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/06/27/510/1005022/yj7tcyA6pV.jpg</image><title></title></images><description>YOGYAKARTA - Polri mencopot Brigjen Pol Haka Astana dari jabatan Kapolda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Polda DIY membantah pencopotan Haka karena Kota Pelajar belakangan dirundung banyak kasus.&quot;Mutasi itu tidak ada kaitannya dengan kondisi dan situasi di DIY belakangan. Ini hal yang wajar,&quot; kata Humas Polda DIY AKBP Anny Pudjiastuti, Jumat (27/6/2014).Haka duduk sebagai Kapolda DIY sejak 8 April 2013. Selanjutnya, dia akan menjadi Staf Ahli Manajemen Kapolri. Haka digantikan Brigjen Pol Oerip Soebagyo. Oerip sebelumnya menjabat sebagai Wakapolda Sumatera Selatan. &quot;Kita telah menerima Telegram Rahasia (TR) Kapolri No. ST/1341/VI/2014 tertanggal 25 Juni 2014. Kapolda DIY, Brigjen Pol Haka Astana akan dipromosikan naik satu tingkat menjadi Staf Ahli Manajemen Kapolri,&quot; ungkapnya. Sementara itu, LSM Jogja Police Wacth (JPW) tak ingin berspekulasi mengenai penyebab pencopotan Haka. &quot;Penilaian buruk atau tidaknya Haka, silakan masyarakat menilai,&quot; kata Humas JPW, Baharudin Kamba. Tantangan terberat bagi Kapolda pengganti Haka, menurut Kamba, penuntasan kasus Udin dan kasus-kasus kekerasan lainnya. Selain itu, pengamanan jalannya Pilpres dan bulan Ramadan. &quot;Jangan sampai ada aksi sweeping maupun razia yang dilakukan ormas tertentu dengan melakukan tindakan anarkis karena kepolisian lemah dalam penindakan tempat-tempat hiburan,&quot; imbuhnya.</description><content:encoded>YOGYAKARTA - Polri mencopot Brigjen Pol Haka Astana dari jabatan Kapolda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Polda DIY membantah pencopotan Haka karena Kota Pelajar belakangan dirundung banyak kasus.&quot;Mutasi itu tidak ada kaitannya dengan kondisi dan situasi di DIY belakangan. Ini hal yang wajar,&quot; kata Humas Polda DIY AKBP Anny Pudjiastuti, Jumat (27/6/2014).Haka duduk sebagai Kapolda DIY sejak 8 April 2013. Selanjutnya, dia akan menjadi Staf Ahli Manajemen Kapolri. Haka digantikan Brigjen Pol Oerip Soebagyo. Oerip sebelumnya menjabat sebagai Wakapolda Sumatera Selatan. &quot;Kita telah menerima Telegram Rahasia (TR) Kapolri No. ST/1341/VI/2014 tertanggal 25 Juni 2014. Kapolda DIY, Brigjen Pol Haka Astana akan dipromosikan naik satu tingkat menjadi Staf Ahli Manajemen Kapolri,&quot; ungkapnya. Sementara itu, LSM Jogja Police Wacth (JPW) tak ingin berspekulasi mengenai penyebab pencopotan Haka. &quot;Penilaian buruk atau tidaknya Haka, silakan masyarakat menilai,&quot; kata Humas JPW, Baharudin Kamba. Tantangan terberat bagi Kapolda pengganti Haka, menurut Kamba, penuntasan kasus Udin dan kasus-kasus kekerasan lainnya. Selain itu, pengamanan jalannya Pilpres dan bulan Ramadan. &quot;Jangan sampai ada aksi sweeping maupun razia yang dilakukan ormas tertentu dengan melakukan tindakan anarkis karena kepolisian lemah dalam penindakan tempat-tempat hiburan,&quot; imbuhnya.</content:encoded></item></channel></rss>
