<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Marwan Yakin Revolusi Mental Wujudkan Indonesia Pintar</title><description>Gerakan revolusi mental dengan membangun Sumber Daya Manusia (SDM) serta  Ilmu Pengetahuan dan Tekhnologi diyakini mampu mewujudkan Indonesia  adil dan sejahtera.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/06/30/568/1005786/marwan-yakin-revolusi-mental-wujudkan-indonesia-pintar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/06/30/568/1005786/marwan-yakin-revolusi-mental-wujudkan-indonesia-pintar"/><item><title>Marwan Yakin Revolusi Mental Wujudkan Indonesia Pintar</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/06/30/568/1005786/marwan-yakin-revolusi-mental-wujudkan-indonesia-pintar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/06/30/568/1005786/marwan-yakin-revolusi-mental-wujudkan-indonesia-pintar</guid><pubDate>Senin 30 Juni 2014 00:45 WIB</pubDate><dc:creator>Mohammad Saifulloh</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/06/30/568/1005786/KIyDCbYWGc.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/06/30/568/1005786/KIyDCbYWGc.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Gerakan revolusi mental dengan membangun Sumber Daya Manusia (SDM) serta Ilmu Pengetahuan dan Tekhnologi diyakini mampu mewujudkan Indonesia adil dan sejahtera. Lantaran itu program ini layak didukung demi kebaikan bersama.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Program Indonesia Pintar dengan wajib belajar 12 tahun bebas pungutan, menginisiasi Indonesia Sehat serta Indonesia Kerja dan Indonesia Sejahtera akan menjadi solusi persoalan bangsa,&amp;rdquo; ujar Ketua DPP PKB Marwan Ja&amp;rsquo;far, Minggu (29/6/2014) malam.
&amp;nbsp;
Deretan program di atas masih ditambah lagi dengan land reform dan program kepemilikan tanah seluas 9 juta hektar, program kampung deret atau rumah susun murah yang disubsidi, serta jaminan sosial untuk seluruh rakyat pada 2019.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Jokowi-Jusuf Kalla akan mengubah model penyeragaman sistem pendidikan nasional, dan pembentukan kurikulum yang menjaga keseimbangan aspek muatan lokal dan aspek nasional. Seperti pengajaran sejarah pembentukan bangsa, nilai-nilai patriotisme dan cinta tanah air, semangat bela negara dan budi pekerti di dalam kurikulum pendidikan Indonesia,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;nbsp;
Pasangan ini, tambah Marwan, juga akan menginisiasi Undang-Undang Wajib Belajar tanpa dipungut biaya. Program ini dilaksanakan untuk mencapai target tingkat partisipasi 100 persen untuk SD, dan 95 persen untuk tingkat SLTP.
&amp;nbsp;
Sedangkan untuk pengembangan IPTEK, kata Marwan, Jokowi-Jusuf Kalla akan memprioritaskan pembiayaan untuk kegiatan yang berhubungan dengan penelitian pengembangan IPTEK unggulan secara reguler dan terintegrasi dengan arah pengembangan pendidikan tinggi. Misalnya penerapan techno-ideology melalui pendidikan penguasaan teknologi. Memasukkan kurikulum tentang pengetahuan dan penguasaan teknologi di sekolah dan perguruan tinggi harus segera diwujudkan.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Visi-misi Jokowi-Jusuf Kalla tentang SDM dan Iptek sangat realistis, berbobot, dan aplikatif,&amp;rdquo; tutup Marwan.</description><content:encoded>JAKARTA - Gerakan revolusi mental dengan membangun Sumber Daya Manusia (SDM) serta Ilmu Pengetahuan dan Tekhnologi diyakini mampu mewujudkan Indonesia adil dan sejahtera. Lantaran itu program ini layak didukung demi kebaikan bersama.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Program Indonesia Pintar dengan wajib belajar 12 tahun bebas pungutan, menginisiasi Indonesia Sehat serta Indonesia Kerja dan Indonesia Sejahtera akan menjadi solusi persoalan bangsa,&amp;rdquo; ujar Ketua DPP PKB Marwan Ja&amp;rsquo;far, Minggu (29/6/2014) malam.
&amp;nbsp;
Deretan program di atas masih ditambah lagi dengan land reform dan program kepemilikan tanah seluas 9 juta hektar, program kampung deret atau rumah susun murah yang disubsidi, serta jaminan sosial untuk seluruh rakyat pada 2019.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Jokowi-Jusuf Kalla akan mengubah model penyeragaman sistem pendidikan nasional, dan pembentukan kurikulum yang menjaga keseimbangan aspek muatan lokal dan aspek nasional. Seperti pengajaran sejarah pembentukan bangsa, nilai-nilai patriotisme dan cinta tanah air, semangat bela negara dan budi pekerti di dalam kurikulum pendidikan Indonesia,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;nbsp;
Pasangan ini, tambah Marwan, juga akan menginisiasi Undang-Undang Wajib Belajar tanpa dipungut biaya. Program ini dilaksanakan untuk mencapai target tingkat partisipasi 100 persen untuk SD, dan 95 persen untuk tingkat SLTP.
&amp;nbsp;
Sedangkan untuk pengembangan IPTEK, kata Marwan, Jokowi-Jusuf Kalla akan memprioritaskan pembiayaan untuk kegiatan yang berhubungan dengan penelitian pengembangan IPTEK unggulan secara reguler dan terintegrasi dengan arah pengembangan pendidikan tinggi. Misalnya penerapan techno-ideology melalui pendidikan penguasaan teknologi. Memasukkan kurikulum tentang pengetahuan dan penguasaan teknologi di sekolah dan perguruan tinggi harus segera diwujudkan.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Visi-misi Jokowi-Jusuf Kalla tentang SDM dan Iptek sangat realistis, berbobot, dan aplikatif,&amp;rdquo; tutup Marwan.</content:encoded></item></channel></rss>
