<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini Kronologi Polisi Tembak Rekannya di Ciamis</title><description>Polisi tewas tertembak rekannya di Mapolsek Banjarsari, Ciamis, Jawa Barat. Berikut penjelasan Polda Jabar bagaimana peristiwa tersebut terjadi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/07/02/527/1007123/ini-kronologi-polisi-tembak-rekannya-di-ciamis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/07/02/527/1007123/ini-kronologi-polisi-tembak-rekannya-di-ciamis"/><item><title>Ini Kronologi Polisi Tembak Rekannya di Ciamis</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/07/02/527/1007123/ini-kronologi-polisi-tembak-rekannya-di-ciamis</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/07/02/527/1007123/ini-kronologi-polisi-tembak-rekannya-di-ciamis</guid><pubDate>Rabu 02 Juli 2014 14:33 WIB</pubDate><dc:creator>Tri Ispranoto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/07/02/527/1007123/yJoBTThamo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jasad Bripka Hadi Purwanto yang tewas tertembak rekannya di Polsek Banjarsari (Dok: Acep M/Sindo TV)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/07/02/527/1007123/yJoBTThamo.jpg</image><title>Jasad Bripka Hadi Purwanto yang tewas tertembak rekannya di Polsek Banjarsari (Dok: Acep M/Sindo TV)</title></images><description>BANDUNG - Bripka Hadi Purwanto (36) tewas seketika setelah peluru dari pistol revolver milik Aiptu TS (53) menembus bagian kanan kepalanya pada Rabu (2/7/2014) pagi.Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Martinus Sitompul, menjelaskan, kejadian bermula sekira pukul 09.45 WIB saat Aiptu TS memainkan pistolnya dan mengarahkan kepada rekan-rekannya yang tengah berkumpul.&amp;ldquo;Tiba-tiba pistol itu meletus dan pelurunya mengenai dinding. Lalu peluru itu memantul kembali dan mengenai pelipis kanan korban,&amp;rdquo; jelas Martin, seraya menambahkan, peluru tersebut menembus hingga ke kepala belakang. Korban pun langsung ambruk.Mengetahui peluru tersebut mengenai Hadi, anggota Polsek lainnya langsung membawa korban ke RSUD Kota Banjar.

Martin mengungkapkan, kejadian ini merupakan musibah bagi institusi Polri. Pihaknya memastikan akan menyelidiki kasus ini dengan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi.
Saat ini, pelaku telah diamankan oleh Provost setempat dan akan dilakukan tindakan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

&amp;ldquo;Terhadap peristiwa tersebut, kami menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat karena masih ada perilaku bawahan kami yang tidak terpuji Ke depan, kami akan lebih meningkatkan pengawasan terhadap bawahan kami, khususnya yang memegang senpi,&amp;rdquo; tutupnya.


</description><content:encoded>BANDUNG - Bripka Hadi Purwanto (36) tewas seketika setelah peluru dari pistol revolver milik Aiptu TS (53) menembus bagian kanan kepalanya pada Rabu (2/7/2014) pagi.Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Martinus Sitompul, menjelaskan, kejadian bermula sekira pukul 09.45 WIB saat Aiptu TS memainkan pistolnya dan mengarahkan kepada rekan-rekannya yang tengah berkumpul.&amp;ldquo;Tiba-tiba pistol itu meletus dan pelurunya mengenai dinding. Lalu peluru itu memantul kembali dan mengenai pelipis kanan korban,&amp;rdquo; jelas Martin, seraya menambahkan, peluru tersebut menembus hingga ke kepala belakang. Korban pun langsung ambruk.Mengetahui peluru tersebut mengenai Hadi, anggota Polsek lainnya langsung membawa korban ke RSUD Kota Banjar.

Martin mengungkapkan, kejadian ini merupakan musibah bagi institusi Polri. Pihaknya memastikan akan menyelidiki kasus ini dengan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi.
Saat ini, pelaku telah diamankan oleh Provost setempat dan akan dilakukan tindakan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

&amp;ldquo;Terhadap peristiwa tersebut, kami menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat karena masih ada perilaku bawahan kami yang tidak terpuji Ke depan, kami akan lebih meningkatkan pengawasan terhadap bawahan kami, khususnya yang memegang senpi,&amp;rdquo; tutupnya.


</content:encoded></item></channel></rss>
