<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tubuh Gemuk, Tumit Jadi Pecah-Pecah</title><description>Miliki tumit pecah-pecah tidak bisa dianggap sepele. Kondisi itu tidak hanya menurunkan kepercayaan diri, juga memunculkan rasa sakit.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/07/09/486/1010676/tubuh-gemuk-tumit-jadi-pecah-pecah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/07/09/486/1010676/tubuh-gemuk-tumit-jadi-pecah-pecah"/><item><title>Tubuh Gemuk, Tumit Jadi Pecah-Pecah</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/07/09/486/1010676/tubuh-gemuk-tumit-jadi-pecah-pecah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/07/09/486/1010676/tubuh-gemuk-tumit-jadi-pecah-pecah</guid><pubDate>Rabu 09 Juli 2014 19:21 WIB</pubDate><dc:creator>Qalbinur Nawawi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/07/09/486/1010676/LA5ozzFqSQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tubuh gemuk, tumit jadi pecah-pecah, (Foto: Knolab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/07/09/486/1010676/LA5ozzFqSQ.jpg</image><title>Tubuh gemuk, tumit jadi pecah-pecah, (Foto: Knolab)</title></images><description>MILIKI tumit pecah-pecah tidak bisa dianggap sepele. Kondisi itu tidak hanya menurunkan kepercayaan diri, juga memunculkan rasa sakit.
&amp;nbsp;
Namun demikian, kondisi itu bisa dicegah. Anda hanya perlu menghindari faktor risiko yang membuat Anda bisa mengalami tumit pecah-pecah. Nah, apa saja faktor risiko itu,&amp;nbsp;berikut ulasannya sebagaimana dilansir Healthmonitor.
&amp;nbsp;
- Berjalan tanpa alas kaki  (Baca: Fans Brasil Berisiko Serangan Jantung, Ini Gejalanya)
&amp;nbsp;
- Kulit kering
&amp;nbsp;
- Memakai sepatu tanpa alas
&amp;nbsp;
- Berat badan berlebih  (Baca: Kalah, Risiko Serangan Jantung Warga Brasil Meningkat)
&amp;nbsp;
- Penurunan fungsi saraf  (Baca: Alasan Medis Neymar Jr. Absen di Laga Lawan Jerman)
&amp;nbsp;
- Kompilkasi dari kondisi medis seperti diabetes, tiroid, penyakit ginjal, atau masalah peredaran darah.</description><content:encoded>MILIKI tumit pecah-pecah tidak bisa dianggap sepele. Kondisi itu tidak hanya menurunkan kepercayaan diri, juga memunculkan rasa sakit.
&amp;nbsp;
Namun demikian, kondisi itu bisa dicegah. Anda hanya perlu menghindari faktor risiko yang membuat Anda bisa mengalami tumit pecah-pecah. Nah, apa saja faktor risiko itu,&amp;nbsp;berikut ulasannya sebagaimana dilansir Healthmonitor.
&amp;nbsp;
- Berjalan tanpa alas kaki  (Baca: Fans Brasil Berisiko Serangan Jantung, Ini Gejalanya)
&amp;nbsp;
- Kulit kering
&amp;nbsp;
- Memakai sepatu tanpa alas
&amp;nbsp;
- Berat badan berlebih  (Baca: Kalah, Risiko Serangan Jantung Warga Brasil Meningkat)
&amp;nbsp;
- Penurunan fungsi saraf  (Baca: Alasan Medis Neymar Jr. Absen di Laga Lawan Jerman)
&amp;nbsp;
- Kompilkasi dari kondisi medis seperti diabetes, tiroid, penyakit ginjal, atau masalah peredaran darah.</content:encoded></item></channel></rss>
