<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mayat Bayi Ditemukan dalam Kondisi Rusak, Diduga Dimangsa Anjing</title><description>Mayat bayi berjenis kelamin perempuan ditemukan dalam kondisi mengenaskan di hutan Kecamatan Prigen, Pasuruan, Jatim. Diduga, bayi malang tersebut dimangsa anjing liar.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/07/15/521/1012988/mayat-bayi-ditemukan-dalam-kondisi-rusak-diduga-dimangsa-anjing</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/07/15/521/1012988/mayat-bayi-ditemukan-dalam-kondisi-rusak-diduga-dimangsa-anjing"/><item><title>Mayat Bayi Ditemukan dalam Kondisi Rusak, Diduga Dimangsa Anjing</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/07/15/521/1012988/mayat-bayi-ditemukan-dalam-kondisi-rusak-diduga-dimangsa-anjing</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/07/15/521/1012988/mayat-bayi-ditemukan-dalam-kondisi-rusak-diduga-dimangsa-anjing</guid><pubDate>Selasa 15 Juli 2014 13:04 WIB</pubDate><dc:creator>Jaka Samudra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/07/15/521/1012988/72a2nqypuh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mayat bayi ditemukan dalam kondisi mengenaskan di hutan Prigen, Pasuruan (Dok: Jaka S/Sindo TV)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/07/15/521/1012988/72a2nqypuh.jpg</image><title>Mayat bayi ditemukan dalam kondisi mengenaskan di hutan Prigen, Pasuruan (Dok: Jaka S/Sindo TV)</title></images><description>PASURUAN - Sesosok mayat bayi ditemukan dalam kondisi mengenaskan di kawasan hutan di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Selasa (15/7/2014) pagi. Tangan dan kakinya terpisah dari tubuh.Piranda, saksi mata, menuturkan, bayi berjenis kelamin perempuan tersebut ditemukan dalam kondisi telungkup di hutan pinus di lereng Gunung Arjuno, Desa Dayurejo, Kecamatan  Prigen, Kabupaten Pasuruan. Dari kondisinya yang sudah rusak, kuat dugaan bayi malang tersebut dimangsa anjing liar.Dari pemeriksaan sementara oleh pihak kepolisian, bayi tersebut diperkirakan memiliki berat tiga kilogram.Kasat Reskrim Polres Pasuruan, AKP Agus I Supriyanto, mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kasus ini. Ada dua kemungkinan penyebab kematiannya, yakni bayi tersebut merupakan korban pembunuhan dengan cara dimutilasi atau bisa juga mati karena dimangsa anjing liar. Pasalnya di sekitar hutan tersebut banyak anjing liar berkeliaran.Pihaknya juga masih mencari tahu siapa orangtua bayi tersebut.Jasad bayi dibawa ke puskesmas terdekat untuk keperluan penyidikan. Sampai siang ini belum ada warga Prigen yang melaporkan kehilangan bayi ke polsek atau puskesmas tempat bayi tersebut diperiksa.</description><content:encoded>PASURUAN - Sesosok mayat bayi ditemukan dalam kondisi mengenaskan di kawasan hutan di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Selasa (15/7/2014) pagi. Tangan dan kakinya terpisah dari tubuh.Piranda, saksi mata, menuturkan, bayi berjenis kelamin perempuan tersebut ditemukan dalam kondisi telungkup di hutan pinus di lereng Gunung Arjuno, Desa Dayurejo, Kecamatan  Prigen, Kabupaten Pasuruan. Dari kondisinya yang sudah rusak, kuat dugaan bayi malang tersebut dimangsa anjing liar.Dari pemeriksaan sementara oleh pihak kepolisian, bayi tersebut diperkirakan memiliki berat tiga kilogram.Kasat Reskrim Polres Pasuruan, AKP Agus I Supriyanto, mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kasus ini. Ada dua kemungkinan penyebab kematiannya, yakni bayi tersebut merupakan korban pembunuhan dengan cara dimutilasi atau bisa juga mati karena dimangsa anjing liar. Pasalnya di sekitar hutan tersebut banyak anjing liar berkeliaran.Pihaknya juga masih mencari tahu siapa orangtua bayi tersebut.Jasad bayi dibawa ke puskesmas terdekat untuk keperluan penyidikan. Sampai siang ini belum ada warga Prigen yang melaporkan kehilangan bayi ke polsek atau puskesmas tempat bayi tersebut diperiksa.</content:encoded></item></channel></rss>
