<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kubu Prabowo Minta Tunda Pengumuman, Ini Tanggapan KPU</title><description>Komisi Pemilihan Umum (KPU) menanggapi pernyataan Tim Pembela  Prabowo-Hatta yang meminta KPU untuk menunda pengumuman hasil  rekapitulasi nasional pada 22 Juli 2014.
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/07/20/568/1015335/kubu-prabowo-minta-tunda-pengumuman-ini-tanggapan-kpu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/07/20/568/1015335/kubu-prabowo-minta-tunda-pengumuman-ini-tanggapan-kpu"/><item><title>Kubu Prabowo Minta Tunda Pengumuman, Ini Tanggapan KPU</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/07/20/568/1015335/kubu-prabowo-minta-tunda-pengumuman-ini-tanggapan-kpu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/07/20/568/1015335/kubu-prabowo-minta-tunda-pengumuman-ini-tanggapan-kpu</guid><pubDate>Minggu 20 Juli 2014 12:30 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/07/20/568/1015335/aAnTKlC9x4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kubu Prabowo Minta Tunda Pengumuman, Ini Tanggapan KPU (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/07/20/568/1015335/aAnTKlC9x4.jpg</image><title>Kubu Prabowo Minta Tunda Pengumuman, Ini Tanggapan KPU (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menanggapi pernyataan Tim Pembela Prabowo-Hatta yang meminta KPU untuk menunda pengumuman hasil rekapitulasi nasional pada 22 Juli 2014.
&amp;nbsp;
Menurut Komisioner KPU Ferry Kurnia Rizkiyansyah, KPU akan tetap mengacu kepada aturan yang telah ada. &quot;Sampai saat ini kami tetap menjalankan aktifitas sesuai tahapan KPU. Sesuai dengan aturan kita,&quot; kata Ferry di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Minggu (20/7/2014).
&amp;nbsp;
Saat ini KPU juga hampir menyelesaikan rekapitulasi penghitungan suara di 33 provinsi. KPU, kata dia, masih tetap fokus pada rekapitulasi penghitungan suara tersebut. &quot;Mudah-mudahan rekapitulasi nasional pada hari ini dan besok bisa selesai,&quot; tukasnya.
&amp;nbsp;
Sebelumnya, Tim Pembela Prabowo-Hatta meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) menunda pengumuman hasil rekapitulasi nasional pada 22 Juli 2014. Karena banyak rekomendasi Bawaslu untuk melakukan pemilihan ulang di sejumlah daerah belum dilakukan KPU.
&amp;nbsp;
&quot;Kami minta KPU untuk menunda pengumuman rekapitulasi nasional sampai diadakan kembali pemungutan suara di sejumlah daerah yang terindikasi melakukan kecurangan pemilu,&quot; tegas Firman Wijaya, Ketua Tim Pembela Merah Putih, di Rumah Polonia, Jakarta.
&amp;nbsp;
Senin pekan depan, Tim Pembela Prabowo-Hatta akan menyambangi KPU untuk mengajukan pendapat, masukan serta nota protes terkait kecurangan-kecurangan tersebut, dan meminta KPU mengadakan pemilu ulang disejumlah daerah.</description><content:encoded>JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menanggapi pernyataan Tim Pembela Prabowo-Hatta yang meminta KPU untuk menunda pengumuman hasil rekapitulasi nasional pada 22 Juli 2014.
&amp;nbsp;
Menurut Komisioner KPU Ferry Kurnia Rizkiyansyah, KPU akan tetap mengacu kepada aturan yang telah ada. &quot;Sampai saat ini kami tetap menjalankan aktifitas sesuai tahapan KPU. Sesuai dengan aturan kita,&quot; kata Ferry di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Minggu (20/7/2014).
&amp;nbsp;
Saat ini KPU juga hampir menyelesaikan rekapitulasi penghitungan suara di 33 provinsi. KPU, kata dia, masih tetap fokus pada rekapitulasi penghitungan suara tersebut. &quot;Mudah-mudahan rekapitulasi nasional pada hari ini dan besok bisa selesai,&quot; tukasnya.
&amp;nbsp;
Sebelumnya, Tim Pembela Prabowo-Hatta meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) menunda pengumuman hasil rekapitulasi nasional pada 22 Juli 2014. Karena banyak rekomendasi Bawaslu untuk melakukan pemilihan ulang di sejumlah daerah belum dilakukan KPU.
&amp;nbsp;
&quot;Kami minta KPU untuk menunda pengumuman rekapitulasi nasional sampai diadakan kembali pemungutan suara di sejumlah daerah yang terindikasi melakukan kecurangan pemilu,&quot; tegas Firman Wijaya, Ketua Tim Pembela Merah Putih, di Rumah Polonia, Jakarta.
&amp;nbsp;
Senin pekan depan, Tim Pembela Prabowo-Hatta akan menyambangi KPU untuk mengajukan pendapat, masukan serta nota protes terkait kecurangan-kecurangan tersebut, dan meminta KPU mengadakan pemilu ulang disejumlah daerah.</content:encoded></item></channel></rss>
