<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Moeldoko: Pergantian KSAD Tak Ada yang Spesial</title><description>Panglima TNI Jenderal Moeldoko menegaskan tidak ada hubungan antara  pengumuman pemenang pemilihan umum presiden (pilpres) dengan pergantian  Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Budiman. </description><link>https://news.okezone.com/read/2014/07/22/337/1016117/moeldoko-pergantian-ksad-tak-ada-yang-spesial</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/07/22/337/1016117/moeldoko-pergantian-ksad-tak-ada-yang-spesial"/><item><title>Moeldoko: Pergantian KSAD Tak Ada yang Spesial</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/07/22/337/1016117/moeldoko-pergantian-ksad-tak-ada-yang-spesial</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/07/22/337/1016117/moeldoko-pergantian-ksad-tak-ada-yang-spesial</guid><pubDate>Selasa 22 Juli 2014 09:21 WIB</pubDate><dc:creator>Fiddy Anggriawan </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/07/22/337/1016117/KzcStL5xab.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Panglima TNI Jenderal Moeldoko (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/07/22/337/1016117/KzcStL5xab.jpg</image><title>Panglima TNI Jenderal Moeldoko (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA - Panglima TNI Jenderal Moeldoko menegaskan tidak ada hubungan antara pengumuman pemenang pemilihan umum presiden (pilpres) dengan pergantian Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal Budiman. &quot;Apa hubungannya? Untuk Jenderal Budiman begini, kemarin dipanggil Presiden untuk membicarakan pergantian KSAD. Alasan pertama, kepentingan organisasi, khususnya regenerasi, karena Bapak Budiman akan pensiun. Tidak ada yang spesial dan luar biasa,&quot; tegas Moeldoko saat ditemui di Markas Besar Angkatan Darat (Mabes AD), Jakarta, Selasa (22/7/2014). Dia menambahkan, kegiatan pengumuman hasil pilpres dengan pergantian KSAD adalah dua hal yang berbeda dan tidak ada korelasinya. &quot;Tidak ada, kadang-kadang yang mengartikan wartawan. Kalau kami semua hari baik, tidak ada yang jelek, kebetulan akan pengumuman hasil pilpres. Bagi TNI itu kegiatan berbeda, antara kegiatan pengumuman hasil pilpres yang berhubungan dengan politik dan penggantian KSAD yang merupakan kepentingan organisasi,&quot; paparnya. Dia pun memastikan pergantian Jenderal Budiman akan diumumkan hari ini menunggu Surat Keputusan Presiden (Kepres) Susilo Bambang Yudhoyono. &quot;Kita tunggu, mungkin hari ini akan keluar keputusan presiden. Di TNI biasanya lima menit terakhir. Sabar saja,&quot; tuntasnya. </description><content:encoded>JAKARTA - Panglima TNI Jenderal Moeldoko menegaskan tidak ada hubungan antara pengumuman pemenang pemilihan umum presiden (pilpres) dengan pergantian Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal Budiman. &quot;Apa hubungannya? Untuk Jenderal Budiman begini, kemarin dipanggil Presiden untuk membicarakan pergantian KSAD. Alasan pertama, kepentingan organisasi, khususnya regenerasi, karena Bapak Budiman akan pensiun. Tidak ada yang spesial dan luar biasa,&quot; tegas Moeldoko saat ditemui di Markas Besar Angkatan Darat (Mabes AD), Jakarta, Selasa (22/7/2014). Dia menambahkan, kegiatan pengumuman hasil pilpres dengan pergantian KSAD adalah dua hal yang berbeda dan tidak ada korelasinya. &quot;Tidak ada, kadang-kadang yang mengartikan wartawan. Kalau kami semua hari baik, tidak ada yang jelek, kebetulan akan pengumuman hasil pilpres. Bagi TNI itu kegiatan berbeda, antara kegiatan pengumuman hasil pilpres yang berhubungan dengan politik dan penggantian KSAD yang merupakan kepentingan organisasi,&quot; paparnya. Dia pun memastikan pergantian Jenderal Budiman akan diumumkan hari ini menunggu Surat Keputusan Presiden (Kepres) Susilo Bambang Yudhoyono. &quot;Kita tunggu, mungkin hari ini akan keluar keputusan presiden. Di TNI biasanya lima menit terakhir. Sabar saja,&quot; tuntasnya. </content:encoded></item></channel></rss>
