<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Warga Gang Dolly Bentrok dengan Polisi</title><description>Pemasangan papan pengumuman tentang kawasan bebas prostitusi di kawasan Dolly berujung ricuh. Warga membakar ban bekas dan mencabut papan pengumuman yang sudah terpasang tersebut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/07/27/519/1018734/warga-gang-dolly-bentrok-dengan-polisi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/07/27/519/1018734/warga-gang-dolly-bentrok-dengan-polisi"/><item><title>Warga Gang Dolly Bentrok dengan Polisi</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/07/27/519/1018734/warga-gang-dolly-bentrok-dengan-polisi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/07/27/519/1018734/warga-gang-dolly-bentrok-dengan-polisi</guid><pubDate>Minggu 27 Juli 2014 15:59 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Syafei</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/07/27/519/1018734/nchTBNvg7N.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi Gang Dolly</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/07/27/519/1018734/nchTBNvg7N.jpg</image><title>ilustrasi Gang Dolly</title></images><description>SURABAYA- Pemasangan papan pengumuman &amp;ldquo;Dolly Bebas Prostitusi&amp;rdquo; berujung ricuh. Warga menolak pemasangan papan pengumuman tersebut. Warga membakar ban bekas dan mencabut papan pengumuman yang sudah terpasang, Minggu (27/7/2014). Aksi warga yang semakin beringas membuat polisi menembakan gas air mata ke arah warga Dolly. Bentrokan antara polisi dengan warga pun tak terhindarkan.Menurut seorang warga, aksi tersebut dipicu oleh keinginan warga dan para mucikari yang menolak penutupan lokalisasi. Mereka ingin membuka kembali kawasan lokalisasi tersebut. Padahal Pemprov Jatim, Kementerian Sosial, dan Pemerintah kota Surabaya telah sepakat untuk menutup lokalisasi tersebut.Hingga berita ini diturunkan situasi di kawasan Dolly masih memanas. Polisi semakin memperketat penjagaan di lokasi aksi.</description><content:encoded>SURABAYA- Pemasangan papan pengumuman &amp;ldquo;Dolly Bebas Prostitusi&amp;rdquo; berujung ricuh. Warga menolak pemasangan papan pengumuman tersebut. Warga membakar ban bekas dan mencabut papan pengumuman yang sudah terpasang, Minggu (27/7/2014). Aksi warga yang semakin beringas membuat polisi menembakan gas air mata ke arah warga Dolly. Bentrokan antara polisi dengan warga pun tak terhindarkan.Menurut seorang warga, aksi tersebut dipicu oleh keinginan warga dan para mucikari yang menolak penutupan lokalisasi. Mereka ingin membuka kembali kawasan lokalisasi tersebut. Padahal Pemprov Jatim, Kementerian Sosial, dan Pemerintah kota Surabaya telah sepakat untuk menutup lokalisasi tersebut.Hingga berita ini diturunkan situasi di kawasan Dolly masih memanas. Polisi semakin memperketat penjagaan di lokasi aksi.</content:encoded></item></channel></rss>
