<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sampah Lebaran Menumpuk di Kota Tangerang</title><description>Pascalibur lebaran, tumpukan sampah dan tingginya intensitas produksi  sampah di musim Hari Raya mengakibatkan tumpukan sampah mulai terlihat  di Kota Tangerang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/08/05/501/1019981/sampah-lebaran-menumpuk-di-kota-tangerang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/08/05/501/1019981/sampah-lebaran-menumpuk-di-kota-tangerang"/><item><title>Sampah Lebaran Menumpuk di Kota Tangerang</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/08/05/501/1019981/sampah-lebaran-menumpuk-di-kota-tangerang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/08/05/501/1019981/sampah-lebaran-menumpuk-di-kota-tangerang</guid><pubDate>Selasa 05 Agustus 2014 02:37 WIB</pubDate><dc:creator>Amba Dini Sekarningrum</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/08/05/501/1019981/5UDj1ZlHbj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tumpukan sampah pascalebaran kembali menumpuk (Ilustrasi Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/08/05/501/1019981/5UDj1ZlHbj.jpg</image><title>Tumpukan sampah pascalebaran kembali menumpuk (Ilustrasi Okezone)</title></images><description>TANGERANG - Pascalibur lebaran, tumpukan sampah dan tingginya intensitas produksi sampah di musim Hari Raya mengakibatkan tumpukan sampah mulai terlihat di Kota Tangerang.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
Seperti yang terlihat di sepanjang Jalan Pasar Ciledug, Kota Tangerang sampah berserakan dan menumpuk di atas pembatas jalan dan belum terangkut petugas Dinas Kebersihan Pertamanan (DKP) Kota Tangerang.
&amp;nbsp;
Tak ayal, kondisi ini pun mengganggu warga yang ada di sekitar dan yang hendak menggunakan akses jalan trotoar.
&amp;nbsp;
&quot;Habis lebaran, sampah ada dimana-mana, jumlahnya juga lumayan banyak. Terganggu sih,&quot; kata Sulaiman, Senin (4/8/2014).
&amp;nbsp;
Tak hanya mengganggu pemandangan dan menyulitkan akses jalan, tumpukan sampah yang berserakan juga menyebarkan aroma yang tidak sedap.
&amp;nbsp;
&quot;Semoga pemerintah cepet respon deh dan angkut sampah-sampah ini, takutnya jadi biang penyakit kalau dibiarkan terus,&quot; tegasnya.
&amp;nbsp;
Untuk diketahui, selama musim libur hari raya, Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) menyebar 50 sampai 70 orang petugas kebersihan tambahan pasca lebaran untuk wilayah barat, tengah maupun timur.
&amp;nbsp;
Operasional truk angkutan sampah juga diberlakukan. Dari jumlah 165 truk yang dipakai, 139 truk digunakan untuk mengangkut sampah secara rutin sebanyak dua rit.
&amp;nbsp;
Sementara itu, 26 armada sisanya dipergunakan khusus untuk angkutan sweeping yang berjalan antara pukul 08.00&amp;mdash;12.00 WIB di luar jalur ritasi dari H-2 sampai H+5 lebaran.</description><content:encoded>TANGERANG - Pascalibur lebaran, tumpukan sampah dan tingginya intensitas produksi sampah di musim Hari Raya mengakibatkan tumpukan sampah mulai terlihat di Kota Tangerang.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
Seperti yang terlihat di sepanjang Jalan Pasar Ciledug, Kota Tangerang sampah berserakan dan menumpuk di atas pembatas jalan dan belum terangkut petugas Dinas Kebersihan Pertamanan (DKP) Kota Tangerang.
&amp;nbsp;
Tak ayal, kondisi ini pun mengganggu warga yang ada di sekitar dan yang hendak menggunakan akses jalan trotoar.
&amp;nbsp;
&quot;Habis lebaran, sampah ada dimana-mana, jumlahnya juga lumayan banyak. Terganggu sih,&quot; kata Sulaiman, Senin (4/8/2014).
&amp;nbsp;
Tak hanya mengganggu pemandangan dan menyulitkan akses jalan, tumpukan sampah yang berserakan juga menyebarkan aroma yang tidak sedap.
&amp;nbsp;
&quot;Semoga pemerintah cepet respon deh dan angkut sampah-sampah ini, takutnya jadi biang penyakit kalau dibiarkan terus,&quot; tegasnya.
&amp;nbsp;
Untuk diketahui, selama musim libur hari raya, Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) menyebar 50 sampai 70 orang petugas kebersihan tambahan pasca lebaran untuk wilayah barat, tengah maupun timur.
&amp;nbsp;
Operasional truk angkutan sampah juga diberlakukan. Dari jumlah 165 truk yang dipakai, 139 truk digunakan untuk mengangkut sampah secara rutin sebanyak dua rit.
&amp;nbsp;
Sementara itu, 26 armada sisanya dipergunakan khusus untuk angkutan sweeping yang berjalan antara pukul 08.00&amp;mdash;12.00 WIB di luar jalur ritasi dari H-2 sampai H+5 lebaran.</content:encoded></item></channel></rss>
