<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kenapa Siswa Wajib Berseragam Kebaya Encim?</title><description>Disdik DKI Jakarta memiliki alasan tersendiri sebelum meluncurkan kebijakan mewajibkan pelajar Ibukota memakai  kebaya encim dan pakaian sadariah. Ini alasan mereka. </description><link>https://news.okezone.com/read/2014/08/07/560/1021128/kenapa-siswa-wajib-berseragam-kebaya-encim</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/08/07/560/1021128/kenapa-siswa-wajib-berseragam-kebaya-encim"/><item><title>Kenapa Siswa Wajib Berseragam Kebaya Encim?</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/08/07/560/1021128/kenapa-siswa-wajib-berseragam-kebaya-encim</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/08/07/560/1021128/kenapa-siswa-wajib-berseragam-kebaya-encim</guid><pubDate>Kamis 07 Agustus 2014 11:13 WIB</pubDate><dc:creator>Rachmad Faisal Harahap</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/08/07/560/1021128/YTrLTngSkR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Disdik DKI Jakarta memiliki alasan tersendiri sebelum meluncurkan kebijakan mewajibkan pelajar Ibukota memakai kebaya encim dan pakaian sadariah. (Ilustrasi: dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/08/07/560/1021128/YTrLTngSkR.jpg</image><title>Disdik DKI Jakarta memiliki alasan tersendiri sebelum meluncurkan kebijakan mewajibkan pelajar Ibukota memakai kebaya encim dan pakaian sadariah. (Ilustrasi: dok. Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kebijakan Disdik DKI Jakarta yang mewajibkan pelajar Ibukota memakai kebaya encim dan pakaian sadariah menuai kontroversi. Pihak Disdik mengaku, memiliki alasan tersendiri sebelum meluncurkan kebijakan tersebut.&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi DKI Jakarta, Lasro Marbun menjelaskan, setiap daerah memiliki adat dan budaya yang berbeda. Di DKI Jakarta yang lekat dengan budaya Betawi, maka sekolah-sekolah Ibu Kota pun harus memunculkan ikon-ikon yang berhubungan dengan adat Betawi.&quot;Simbol yang paling mudah memunculkan karakteristik adat Betawi ya kebaya Encim dan pakaian sadariah,&quot; ujar Lasro saat dihubungi Okezone, Kamis (7/8/2014).Baca: Kebaya Encim Tak Efektif Tingkatkan Identitas Budaya Betawi Selain kebaya encim, ikon-ikon lainnya yang berciri khas Betawi adalah arsitektur gedung sekolah. Misalnya, penempatan ornamen-ornamen bernuansa Betawi di lingkungan sekolah. &quot;Ada beberapa sekolah yang sudah memasang ciri khas adat Betawi seperti menghias sekolah dengan gambar ondel-ondel,&quot; imbuhnya. Baca: Peraturan Seragam Kebaya Encim Hanya Jadi Alat Politik Seperti diberitakan sebelumnya, Kadisdik DKI Jakarta Lasro Marbun, melalui Surat Edaran Dinas Pendidikan nomor 48/SE/2014, menginstruksikan sekolah untuk menyuruh siswanya mengenakan pakaian khas Betawi setiap Jumat. Dalam surat tersebut disebutkan, seragam nasional sesuai jenjang pendidikan dipakai pada Senin dan Selasa. Kemudian pada Rabu, siswa mengenakan pakaian khas sekolah. Hari Kamis adalah saatnya siswa mengenakan batik, Jumat mengenakan pakaian khas Betawi dan Sabtu mengenakan seragam pramuka. Baca: Awal Mula Kontroversi Seragam Adat Betawi di Jakarta</description><content:encoded>JAKARTA - Kebijakan Disdik DKI Jakarta yang mewajibkan pelajar Ibukota memakai kebaya encim dan pakaian sadariah menuai kontroversi. Pihak Disdik mengaku, memiliki alasan tersendiri sebelum meluncurkan kebijakan tersebut.&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi DKI Jakarta, Lasro Marbun menjelaskan, setiap daerah memiliki adat dan budaya yang berbeda. Di DKI Jakarta yang lekat dengan budaya Betawi, maka sekolah-sekolah Ibu Kota pun harus memunculkan ikon-ikon yang berhubungan dengan adat Betawi.&quot;Simbol yang paling mudah memunculkan karakteristik adat Betawi ya kebaya Encim dan pakaian sadariah,&quot; ujar Lasro saat dihubungi Okezone, Kamis (7/8/2014).Baca: Kebaya Encim Tak Efektif Tingkatkan Identitas Budaya Betawi Selain kebaya encim, ikon-ikon lainnya yang berciri khas Betawi adalah arsitektur gedung sekolah. Misalnya, penempatan ornamen-ornamen bernuansa Betawi di lingkungan sekolah. &quot;Ada beberapa sekolah yang sudah memasang ciri khas adat Betawi seperti menghias sekolah dengan gambar ondel-ondel,&quot; imbuhnya. Baca: Peraturan Seragam Kebaya Encim Hanya Jadi Alat Politik Seperti diberitakan sebelumnya, Kadisdik DKI Jakarta Lasro Marbun, melalui Surat Edaran Dinas Pendidikan nomor 48/SE/2014, menginstruksikan sekolah untuk menyuruh siswanya mengenakan pakaian khas Betawi setiap Jumat. Dalam surat tersebut disebutkan, seragam nasional sesuai jenjang pendidikan dipakai pada Senin dan Selasa. Kemudian pada Rabu, siswa mengenakan pakaian khas sekolah. Hari Kamis adalah saatnya siswa mengenakan batik, Jumat mengenakan pakaian khas Betawi dan Sabtu mengenakan seragam pramuka. Baca: Awal Mula Kontroversi Seragam Adat Betawi di Jakarta</content:encoded></item></channel></rss>
