<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Inggris Tidak Mau Ikut Menyerang Irak</title><description>Irak bagian utara sedang dikuasai oleh ISIS. Meski demikian, Inggris  tidak akan ikut-ikutan mengirimkan pasukannya seperti yang dilakukan  Amerika Serikat (AS). Demikian kata juru bicara di Downing Street.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/08/08/413/1021773/inggris-tidak-mau-ikut-menyerang-irak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/08/08/413/1021773/inggris-tidak-mau-ikut-menyerang-irak"/><item><title>Inggris Tidak Mau Ikut Menyerang Irak</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/08/08/413/1021773/inggris-tidak-mau-ikut-menyerang-irak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/08/08/413/1021773/inggris-tidak-mau-ikut-menyerang-irak</guid><pubDate>Jum'at 08 Agustus 2014 14:49 WIB</pubDate><dc:creator>Hendra Mujiraharja</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/08/08/413/1021773/cXCaayXNCx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tentara Irak sedang bersiaga mengamankan kota dari ISIL. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/08/08/413/1021773/cXCaayXNCx.jpg</image><title>Tentara Irak sedang bersiaga mengamankan kota dari ISIL. (Foto: Reuters)</title></images><description>LONDON &amp;ndash; Irak bagian utara sedang dikuasai oleh ISIS. Meski demikian, Inggris tidak akan ikut-ikutan mengirimkan pasukannya seperti yang dilakukan Amerika Serikat (AS). Demikian kata juru bicara di Downing Street.
&amp;nbsp;
Presiden AS, Barack Obama telah memerintahkan pasukannya untuk menyerang militan Islam atau dikenal dengan nama ISIS/ISIL itu. Kelompok ekstremis itu telah mengancam daerah minoritas.
&amp;nbsp;
Salah seorang juru bicara di Downing Street menyambut bantuan kemanusiaan yang telah dikirimkan oleh AS. Meski demikian, Inggris menolak mengirimkan pasukannya ke Irak.  &amp;ldquo;Kami tidak memiliki rencana untuk mengirim pasukan,&amp;rdquo; demikian komentarnya, diberitakan BBC, Jumat (8/8/2014).
&amp;nbsp;
Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri telah telah mengeluarkan peringatan kepada warga Inggris untuk tidak melakukan perjalanan ke wilayah Kurdistan. Diketahui, ISIS telah menguasai Qaraqosh, kota terbesar Nasrani di Irak. Hal itu memaksa kaum Yazidi untuk meninggalkan kota tersebut.
&amp;nbsp;
Kaum Yazidi memang tengah mengalami kebingungan. Para penjabat sudah memperingatkan kepada kaum Yazidi, mereka bisa berhadapan dengan kelaparan dan dehidrasi jika tetap bertahan di kota itu.
&amp;nbsp;
Di lain pihak, mereka akan mengalami pembantaian dari ISIS jika melarikan diri. Menurut Obama, pasukan Amerika sudah mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Kota Irak yang terancam oleh ISIS.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami menyambut tindakan yang diambil oleh AS semalam untuk memberikan bantuan kepada masryakat Irak yang membutuhkan, yang melarikan diri dari militan teroris ISIS/ISIL,&amp;rdquo; demikian kata juru bicara itu.
&amp;nbsp;
Hari ini Menteri Pertahanan, Michael Fallon memimpin pertemuan dengan pihak pemerintah untuk membahas situasi yang terjadi di Irak. Sementara itu, Kementerian Luar Negeri dan Persemakmuran (FCO) mendesak warga Inggris yang saat ini berada di wilayah Kurdistan, untuk meninggalkan wilayah yang dekat dengan pertempuran itu. (hmr)</description><content:encoded>LONDON &amp;ndash; Irak bagian utara sedang dikuasai oleh ISIS. Meski demikian, Inggris tidak akan ikut-ikutan mengirimkan pasukannya seperti yang dilakukan Amerika Serikat (AS). Demikian kata juru bicara di Downing Street.
&amp;nbsp;
Presiden AS, Barack Obama telah memerintahkan pasukannya untuk menyerang militan Islam atau dikenal dengan nama ISIS/ISIL itu. Kelompok ekstremis itu telah mengancam daerah minoritas.
&amp;nbsp;
Salah seorang juru bicara di Downing Street menyambut bantuan kemanusiaan yang telah dikirimkan oleh AS. Meski demikian, Inggris menolak mengirimkan pasukannya ke Irak.  &amp;ldquo;Kami tidak memiliki rencana untuk mengirim pasukan,&amp;rdquo; demikian komentarnya, diberitakan BBC, Jumat (8/8/2014).
&amp;nbsp;
Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri telah telah mengeluarkan peringatan kepada warga Inggris untuk tidak melakukan perjalanan ke wilayah Kurdistan. Diketahui, ISIS telah menguasai Qaraqosh, kota terbesar Nasrani di Irak. Hal itu memaksa kaum Yazidi untuk meninggalkan kota tersebut.
&amp;nbsp;
Kaum Yazidi memang tengah mengalami kebingungan. Para penjabat sudah memperingatkan kepada kaum Yazidi, mereka bisa berhadapan dengan kelaparan dan dehidrasi jika tetap bertahan di kota itu.
&amp;nbsp;
Di lain pihak, mereka akan mengalami pembantaian dari ISIS jika melarikan diri. Menurut Obama, pasukan Amerika sudah mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Kota Irak yang terancam oleh ISIS.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami menyambut tindakan yang diambil oleh AS semalam untuk memberikan bantuan kepada masryakat Irak yang membutuhkan, yang melarikan diri dari militan teroris ISIS/ISIL,&amp;rdquo; demikian kata juru bicara itu.
&amp;nbsp;
Hari ini Menteri Pertahanan, Michael Fallon memimpin pertemuan dengan pihak pemerintah untuk membahas situasi yang terjadi di Irak. Sementara itu, Kementerian Luar Negeri dan Persemakmuran (FCO) mendesak warga Inggris yang saat ini berada di wilayah Kurdistan, untuk meninggalkan wilayah yang dekat dengan pertempuran itu. (hmr)</content:encoded></item></channel></rss>
