<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Ridwan Kamil Libatkan Masyarakat Berantas Mafia Tanah</title><description> Berbagai cara dilakukan Pemkot Bandung untuk memberantas mafia  tanah yang sering mengklaim tanah atau aset milik pemerintah. Salah  satunya membuat memperbarui birokrasi dan&amp;nbsp; teknologi. </description><link>https://news.okezone.com/read/2014/08/13/526/1023901/ridwan-kamil-libatkan-masyarakat-berantas-mafia-tanah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/08/13/526/1023901/ridwan-kamil-libatkan-masyarakat-berantas-mafia-tanah"/><item><title> Ridwan Kamil Libatkan Masyarakat Berantas Mafia Tanah</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/08/13/526/1023901/ridwan-kamil-libatkan-masyarakat-berantas-mafia-tanah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/08/13/526/1023901/ridwan-kamil-libatkan-masyarakat-berantas-mafia-tanah</guid><pubDate>Rabu 13 Agustus 2014 14:32 WIB</pubDate><dc:creator>Tri Ispranoto</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>BANDUNG - Berbagai cara dilakukan Pemkot Bandung untuk memberantas mafia tanah yang sering mengklaim tanah atau aset milik pemerintah. Salah satunya membuat memperbarui birokrasi dan&amp;nbsp; teknologi. &quot;Urusan aset itu sudah direformasi. Pejabat baru, sistem administrasi diperbaharui, bahkan proyek digitalisasi aset itu juga akan menjadi percontohan bagi kota-kota se-Indonesia,&quot; jelas Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil (RK) saat ditemui di Balai Kota Bandung, Rabu (13/8/2014). Selain itu, pihaknya juga bakal menyelidiki dugaan keterlibatan oknum dari Pemkot Bandung atau pun lintas instansi lainnya dengan menggalakkan koordinasi ke pengawas internal masing-masing instansi. Tidak hanya itu, pihaknya juga akan membuat tim khusus yang terdiri dari&amp;lrm; gabungan Pemkot Bandung, Polrestabes Bandung, Kejari Bandung, dan unsur masyarakat untuk bersama-sama menyelamatkan aset dan tanah sesuai kepemilikannya. &quot;Di timsus ini ada masyarakat, dan masyarakat yang mau ikutan saya buka, silahkan. Karena banyak informasi yang berasal dari masyarakat,&quot; katanya. Nantinya, lanjut RK, timsus tersebut minimal akan menyelesaikan lima kasus per tahun atau dengan kalkulasi 25 kasus selama dirinya menjabat sebagai Wali Kota. &quot;Kami bangun sistemnya. Kalau wali kota berganti, tapi sistem tetap jalan. Hari ini kita bangun fondasi penyelamatan aset negara,&quot; tukasnya.</description><content:encoded>BANDUNG - Berbagai cara dilakukan Pemkot Bandung untuk memberantas mafia tanah yang sering mengklaim tanah atau aset milik pemerintah. Salah satunya membuat memperbarui birokrasi dan&amp;nbsp; teknologi. &quot;Urusan aset itu sudah direformasi. Pejabat baru, sistem administrasi diperbaharui, bahkan proyek digitalisasi aset itu juga akan menjadi percontohan bagi kota-kota se-Indonesia,&quot; jelas Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil (RK) saat ditemui di Balai Kota Bandung, Rabu (13/8/2014). Selain itu, pihaknya juga bakal menyelidiki dugaan keterlibatan oknum dari Pemkot Bandung atau pun lintas instansi lainnya dengan menggalakkan koordinasi ke pengawas internal masing-masing instansi. Tidak hanya itu, pihaknya juga akan membuat tim khusus yang terdiri dari&amp;lrm; gabungan Pemkot Bandung, Polrestabes Bandung, Kejari Bandung, dan unsur masyarakat untuk bersama-sama menyelamatkan aset dan tanah sesuai kepemilikannya. &quot;Di timsus ini ada masyarakat, dan masyarakat yang mau ikutan saya buka, silahkan. Karena banyak informasi yang berasal dari masyarakat,&quot; katanya. Nantinya, lanjut RK, timsus tersebut minimal akan menyelesaikan lima kasus per tahun atau dengan kalkulasi 25 kasus selama dirinya menjabat sebagai Wali Kota. &quot;Kami bangun sistemnya. Kalau wali kota berganti, tapi sistem tetap jalan. Hari ini kita bangun fondasi penyelamatan aset negara,&quot; tukasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
