<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bubarkan Massa, Polisi Missouri Lempari Granat Kejut</title><description>Pihak kepolisian Ferguson, Missouri, Amerika Serikat (AS) terpaksa  menembakkan gas air mata dan granat kejut kepada para pengunjuk rasa.  Hal ini dilakukan untuk membubarkan masa yang tengah melakukan aksi  rasial setelah seorang remaja tewas ditembak oleh pihak kepolisian.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/08/14/414/1024485/bubarkan-massa-polisi-missouri-lempari-granat-kejut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/08/14/414/1024485/bubarkan-massa-polisi-missouri-lempari-granat-kejut"/><item><title>Bubarkan Massa, Polisi Missouri Lempari Granat Kejut</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/08/14/414/1024485/bubarkan-massa-polisi-missouri-lempari-granat-kejut</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/08/14/414/1024485/bubarkan-massa-polisi-missouri-lempari-granat-kejut</guid><pubDate>Kamis 14 Agustus 2014 14:49 WIB</pubDate><dc:creator>Angga Mahaputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/08/14/414/1024485/GmMP4tr9Qr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bubarkan massa, Polisi Missouri lempari geranat kejut (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/08/14/414/1024485/GmMP4tr9Qr.jpg</image><title>Bubarkan massa, Polisi Missouri lempari geranat kejut (Foto: Reuters)</title></images><description>FERGUSON - Pihak kepolisian Ferguson, Missouri, Amerika Serikat (AS) terpaksa menembakkan gas air mata dan granat kejut kepada para pengunjuk rasa. Hal ini dilakukan untuk membubarkan masa yang tengah melakukan aksi rasial setelah seorang remaja tewas ditembak oleh pihak kepolisian.Melansir dari Reuters, Kamis (14/8/2014), beberapa demonstran melakukan pelemparan batu ke arah polisi dan juga ke sejumlah mobil. Sebanyak dua pemuda yang mukanya sedang ditutupi dilaporkan sedang mempersiapkan yang diduga sebuah bom molotov di salah satu shelter bus.Seperti diketahui, sejumlah orang berkumpul setiap malam sejak Sabtu, 9 Agustus 2014, di mana Michael Brown ditembak mati oleh polisi di St Louis. Mengetahui hal itu pihak keluarga merasa geram dan meminta aksi kebrutalan polisi segera dihentikan.Saat ini, Presiden AS Barack Obama yang sedang berlibur di pulau Massachusetts, Martha Vineyard sudah mendapatkan penjelasan atas insiden itu dari penasihat senior Valerie Jarrett dan Jaksa Agung AS Eric Holder. Namun, belum ada tindakan apapun yang dilakukan oleh pemerintah.Seorang warga yang ikut dalam aksi itu mengatakan, mereka akan terus berkumpul setiap malam sampai ditemukannya penyelesaian yang adil atas tindakan itu.(ang)</description><content:encoded>FERGUSON - Pihak kepolisian Ferguson, Missouri, Amerika Serikat (AS) terpaksa menembakkan gas air mata dan granat kejut kepada para pengunjuk rasa. Hal ini dilakukan untuk membubarkan masa yang tengah melakukan aksi rasial setelah seorang remaja tewas ditembak oleh pihak kepolisian.Melansir dari Reuters, Kamis (14/8/2014), beberapa demonstran melakukan pelemparan batu ke arah polisi dan juga ke sejumlah mobil. Sebanyak dua pemuda yang mukanya sedang ditutupi dilaporkan sedang mempersiapkan yang diduga sebuah bom molotov di salah satu shelter bus.Seperti diketahui, sejumlah orang berkumpul setiap malam sejak Sabtu, 9 Agustus 2014, di mana Michael Brown ditembak mati oleh polisi di St Louis. Mengetahui hal itu pihak keluarga merasa geram dan meminta aksi kebrutalan polisi segera dihentikan.Saat ini, Presiden AS Barack Obama yang sedang berlibur di pulau Massachusetts, Martha Vineyard sudah mendapatkan penjelasan atas insiden itu dari penasihat senior Valerie Jarrett dan Jaksa Agung AS Eric Holder. Namun, belum ada tindakan apapun yang dilakukan oleh pemerintah.Seorang warga yang ikut dalam aksi itu mengatakan, mereka akan terus berkumpul setiap malam sampai ditemukannya penyelesaian yang adil atas tindakan itu.(ang)</content:encoded></item></channel></rss>
