<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Baru Dilantik, 50 Anggota DPRD Kota Semarang 'Disantet'</title><description>Sebanyak 50 anggota DPRD Kota Semarang resmi dilantik, hari ini. Mereka  diambil sumpah jabatan untuk periode 2014-2019 oleh pegawai Pengadilan  Negeri Semarang disaksikan Wali Kota Hendrar Prihadi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/08/14/512/1024358/baru-dilantik-50-anggota-dprd-kota-semarang-disantet</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/08/14/512/1024358/baru-dilantik-50-anggota-dprd-kota-semarang-disantet"/><item><title>Baru Dilantik, 50 Anggota DPRD Kota Semarang 'Disantet'</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/08/14/512/1024358/baru-dilantik-50-anggota-dprd-kota-semarang-disantet</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/08/14/512/1024358/baru-dilantik-50-anggota-dprd-kota-semarang-disantet</guid><pubDate>Kamis 14 Agustus 2014 11:43 WIB</pubDate><dc:creator>Mustholih</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/08/14/512/1024358/b5ikzjLdOr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">'Dukun' beraksi saat pelantikan anggota DPRD Kota Semarang (Mustholih/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/08/14/512/1024358/b5ikzjLdOr.jpg</image><title>'Dukun' beraksi saat pelantikan anggota DPRD Kota Semarang (Mustholih/Okezone)</title></images><description>SEMARANG - Sebanyak 50 anggota DPRD Kota Semarang resmi dilantik, hari ini. Mereka diambil sumpah jabatan untuk periode 2014-2019 oleh pegawai Pengadilan Negeri Semarang disaksikan Wali Kota Hendrar Prihadi.Para anggota dewan ini dilantik di Gedung DPRD Kota Semarang pada pukul 09.00 WIB hingga 10.00 WIB. Namun, pelantikan mereka diwarnai aksi demonstrasi massa yang tergabung dalam aliansi Serikat Rakyat Semarang Tuntut Mandat Rakyat.Sebanyak kurang lebih 30 orang berunjuk rasa di depan Gedung DPRD Kota Semarang karena merasa gelisah para anggota dewan terpilih itu tidak lebih baik dengan para wakil rakyat periode sebelumnya. &quot;Kota Semarang memiliki pengalaman buruk terkait kinerja wakil rakyat. Sebagai contoh adalah peristiwa tangkap tangan kasus suap antara sekda dengan anggota DPRD pada 2011,&quot; kata koordinator aksi, John Arie Nugroho, dalam orasinya, Kamis (14/8/2014).John menambahkan, mereka menuntut agar wakil rakyat yang baru dilantik benar-benar menunjukkan transparansi dan akuntabiltas serta melakukan pengawasan terhadap kinerja pemerintah Kota Semarang. &quot;Berkomitmen untuk tidak melakukan tindak pidana korupsi, memperjuangkan APBD yang pro-terhadap kepentingan rakyat miskin Kota Semarang,&quot; ungkap John menambahkan.Demontrasi berlangsung hingga pelantikan anggota DPRD Kota Semarang selesai. Dalam aksi tersebut, seorang laki-laki paruh baya bertelanjang badan menyaru sebagai dukun yang sedang melakukan ritual santet.Bibirnya komat-kamit membaca mantera dan tangannya bergerayangan di atas tampah berisi bunga tujuh rupa. Tujuannya adalah menyantet para anggota dewan terpilih tersebut.John menyatakan, rakyat Kota Semarang perlu memastikan bahwa fungsi dewan berjalan baik dan mampu mewakili mereka. &quot;Jangan sampai anggota DPRD melakukan perselingkuhan elit dengan pemerintah Kota Semarang,&quot; ungkap John.Di tempat terpisah, usai pelantikan, anggota DPRD terpilih dari Partai Amanat Rakyat, Sovan Haslin Pradana, berkoar bakal benar-benar memperjuangkan aspirasi warga Semarang. &quot;Dari kemarin sudah belajar fungsi legislasi, fungsi budgeting. Jadi kita akan langsung turun ke masyarakat,&quot; kata Sovan di gedung DPRD Kota Semarang.Sovan membidik Komisi D DPRD Kota Semarang. Alasannya, ia ingin berkonsentrasi pada pendidikan dan kesehatan warga Kota Semarang. &quot;Fokus pada kesehatan dan pendidikan. Dalam kesehatan, saya ingin turun ke bawah apa yang dibutuhkan masyarakat kayak Jamkeskot,&quot; ungkap Sovan.Berdasarkan rapat pleno hasil Pemilihan Legislatif 2014, KPU Kota Semarang menetapkan sebanyak 50 orang sebagai anggota legislator terpilih. Perinciannya sebagai berikut:Dapil I, 7 kursiPKS:&amp;nbsp; Ir Johan RifaiPDIP: Joko Susilo, HM RukiyantoGolkar: Erry SadewoGerindra: Dr Wilujeng RiningrumDemokrat: Lazer NarendraPan: Sovan Haslim PradanaDapil II, 9 KursiNasdem: H Windu BasukiPKB: Syahrul QiromPKS: H Ari PurbowoPDIP: Trifena Weyaten, Supriyadi, Dwi Wahyu DiyantoGolkar: NabilaGerindra: Joko SantosoDemokrat: Swasti AswagantiDapil III, 11 kursiPKB : SodriPKS: Imam MardjukiPDIP: Hanik Khoiru Solikah, Dyah Ratna Harimurti, Meidiana KoswaraGolkar: Wisnu PudjonggoGerindra: Nunung Sriyanto, Muhammad ChafidDemokrat: Sugi HaryantoPAN: Adiarto Suryo KusumoPPP: Hasan BasriDapil IV, 7 kursiPKB: H M RohainiPKS: Agung Budi MargonoPDIP: Dibyo Sutiman, Fajar Rinawan SitorusGolkar: Agung PriyambodoGerindra: Suharto MasriDemokrat: Danur RispriyantoDapil V, 9 KursiPKB: Unna AlianaPKS: Agus Riyanto SlametPDIP: Nungki Sundari, Vdjoko Riyanto, SugihartiniGolkar: Anang Budi UtomoGerindra: Hermawan Sulis SusnarkoDemokrat: SuciatiPAN: Umi Surotud DiniyahDapil VI, 7 kursiPKS: SuharsonoPDIP: Kadarlusman, R.YuwantoGerindra: MualimDemokrat: Wiwin SubiyonoPAN: Wachid NurmiyantoPPP: Syafi&amp;rsquo;i</description><content:encoded>SEMARANG - Sebanyak 50 anggota DPRD Kota Semarang resmi dilantik, hari ini. Mereka diambil sumpah jabatan untuk periode 2014-2019 oleh pegawai Pengadilan Negeri Semarang disaksikan Wali Kota Hendrar Prihadi.Para anggota dewan ini dilantik di Gedung DPRD Kota Semarang pada pukul 09.00 WIB hingga 10.00 WIB. Namun, pelantikan mereka diwarnai aksi demonstrasi massa yang tergabung dalam aliansi Serikat Rakyat Semarang Tuntut Mandat Rakyat.Sebanyak kurang lebih 30 orang berunjuk rasa di depan Gedung DPRD Kota Semarang karena merasa gelisah para anggota dewan terpilih itu tidak lebih baik dengan para wakil rakyat periode sebelumnya. &quot;Kota Semarang memiliki pengalaman buruk terkait kinerja wakil rakyat. Sebagai contoh adalah peristiwa tangkap tangan kasus suap antara sekda dengan anggota DPRD pada 2011,&quot; kata koordinator aksi, John Arie Nugroho, dalam orasinya, Kamis (14/8/2014).John menambahkan, mereka menuntut agar wakil rakyat yang baru dilantik benar-benar menunjukkan transparansi dan akuntabiltas serta melakukan pengawasan terhadap kinerja pemerintah Kota Semarang. &quot;Berkomitmen untuk tidak melakukan tindak pidana korupsi, memperjuangkan APBD yang pro-terhadap kepentingan rakyat miskin Kota Semarang,&quot; ungkap John menambahkan.Demontrasi berlangsung hingga pelantikan anggota DPRD Kota Semarang selesai. Dalam aksi tersebut, seorang laki-laki paruh baya bertelanjang badan menyaru sebagai dukun yang sedang melakukan ritual santet.Bibirnya komat-kamit membaca mantera dan tangannya bergerayangan di atas tampah berisi bunga tujuh rupa. Tujuannya adalah menyantet para anggota dewan terpilih tersebut.John menyatakan, rakyat Kota Semarang perlu memastikan bahwa fungsi dewan berjalan baik dan mampu mewakili mereka. &quot;Jangan sampai anggota DPRD melakukan perselingkuhan elit dengan pemerintah Kota Semarang,&quot; ungkap John.Di tempat terpisah, usai pelantikan, anggota DPRD terpilih dari Partai Amanat Rakyat, Sovan Haslin Pradana, berkoar bakal benar-benar memperjuangkan aspirasi warga Semarang. &quot;Dari kemarin sudah belajar fungsi legislasi, fungsi budgeting. Jadi kita akan langsung turun ke masyarakat,&quot; kata Sovan di gedung DPRD Kota Semarang.Sovan membidik Komisi D DPRD Kota Semarang. Alasannya, ia ingin berkonsentrasi pada pendidikan dan kesehatan warga Kota Semarang. &quot;Fokus pada kesehatan dan pendidikan. Dalam kesehatan, saya ingin turun ke bawah apa yang dibutuhkan masyarakat kayak Jamkeskot,&quot; ungkap Sovan.Berdasarkan rapat pleno hasil Pemilihan Legislatif 2014, KPU Kota Semarang menetapkan sebanyak 50 orang sebagai anggota legislator terpilih. Perinciannya sebagai berikut:Dapil I, 7 kursiPKS:&amp;nbsp; Ir Johan RifaiPDIP: Joko Susilo, HM RukiyantoGolkar: Erry SadewoGerindra: Dr Wilujeng RiningrumDemokrat: Lazer NarendraPan: Sovan Haslim PradanaDapil II, 9 KursiNasdem: H Windu BasukiPKB: Syahrul QiromPKS: H Ari PurbowoPDIP: Trifena Weyaten, Supriyadi, Dwi Wahyu DiyantoGolkar: NabilaGerindra: Joko SantosoDemokrat: Swasti AswagantiDapil III, 11 kursiPKB : SodriPKS: Imam MardjukiPDIP: Hanik Khoiru Solikah, Dyah Ratna Harimurti, Meidiana KoswaraGolkar: Wisnu PudjonggoGerindra: Nunung Sriyanto, Muhammad ChafidDemokrat: Sugi HaryantoPAN: Adiarto Suryo KusumoPPP: Hasan BasriDapil IV, 7 kursiPKB: H M RohainiPKS: Agung Budi MargonoPDIP: Dibyo Sutiman, Fajar Rinawan SitorusGolkar: Agung PriyambodoGerindra: Suharto MasriDemokrat: Danur RispriyantoDapil V, 9 KursiPKB: Unna AlianaPKS: Agus Riyanto SlametPDIP: Nungki Sundari, Vdjoko Riyanto, SugihartiniGolkar: Anang Budi UtomoGerindra: Hermawan Sulis SusnarkoDemokrat: SuciatiPAN: Umi Surotud DiniyahDapil VI, 7 kursiPKS: SuharsonoPDIP: Kadarlusman, R.YuwantoGerindra: MualimDemokrat: Wiwin SubiyonoPAN: Wachid NurmiyantoPPP: Syafi&amp;rsquo;i</content:encoded></item></channel></rss>
