<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Unikom Boyong Trofi &amp; Rp26,5 Juta di Komurindo </title><description>Unikom, Bandung, menjadi juara umum Komurindo dan Kombat 2014. Mereka  memboyong enam penghargaan, gelar juara umum dan hadiah uang Rp26,5  juta. </description><link>https://news.okezone.com/read/2014/08/18/373/1025988/unikom-boyong-trofi-rp26-5-juta-di-komurindo</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/08/18/373/1025988/unikom-boyong-trofi-rp26-5-juta-di-komurindo"/><item><title>Unikom Boyong Trofi &amp; Rp26,5 Juta di Komurindo </title><link>https://news.okezone.com/read/2014/08/18/373/1025988/unikom-boyong-trofi-rp26-5-juta-di-komurindo</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/08/18/373/1025988/unikom-boyong-trofi-rp26-5-juta-di-komurindo</guid><pubDate>Senin 18 Agustus 2014 10:59 WIB</pubDate><dc:creator>Rifa Nadia Nurfuadah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/08/18/373/1025988/KPz1zO1xaV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Unikom jadi juara umum dan boyong Rp26,5 Juta di Komurindo. (Foto: dok. UMY)  </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/08/18/373/1025988/KPz1zO1xaV.jpg</image><title>Unikom jadi juara umum dan boyong Rp26,5 Juta di Komurindo. (Foto: dok. UMY)  </title></images><description>JAKARTA - Universitas Komputer Indonesia (Unikom), Bandung, membuktikan kedigdayaanya dalam Kompetisi Muatan Roket dan Roket Indonesia (Komurindo) dan Kompetisi Muatan Balon Atmosfer (Kombat) 2014. Mereka memboyong enam penghargaan, gelar juara umum dan hadiah uang Rp26,5 juta. Keenam penghargaan itu diraih Unikom pada kategori Muatan Roket, Roket EDF dan Muatan Balon Atmosfir. Secara rinci, inilah penghargaan yang diterima Unikom dalam Komurindo dan Kombat 2014: 1. Juara Ketiga kategori Muatan Roket;2. Desain Terbaik untuk Kategori Muatan Roket;3. Juara Pertama kategori Roket EDF;4. Juara Kedua kategori Roket EDF; 5. Desain Terbaik kategori Roket EDF; dan 6. Juara Ketiga kategori Muatan Balon Atmosfir untuk Kombat. Dalam malam penutupan Komurindo dan Kombat 2014 di kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), akhir pekan lalu, Kepala Pusat Sains dan Teknologi Atmosfir Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Drs. Halimurachman, M.T menyatakan, kemenangan ini bukan tujuan akhir. Begitu juga bagi yang kalah, ini bukan akhir segalanya. &quot;Tapi, semangat untuk terus berkarya dan berkreasi itulah yang paling utama. Karena itu, teruslah berkarya,&quot; kata Halimurachman, seperti dilansir laman UMY, Senin (18/8/2014). Menurut Halimurachman, kedua kompetisi tersebut menjadi momen bagi generasi muda dalam memberikan hadiah kemerdekaan berupa karya dan kreasi roket beserta muatannya. Dia berharap, Komurindo dan Kombat dapat mendorong semangat anak muda Indonesia dalam menumbuhkan dan mengembangkan dunia kedirgantaraan Tanah Air. Ketua Dewan Juri, Dr. Endra Pitowarno mengumumkan pemenang dari 90 peserta Komurindo dan Kombat 2014 sebagai berikut: Komurindo 2014 Kategori Muatan Roket Juara 1 : Graksa Ganesha dari Institut Teknologi Bandung (ITB)Juara 2 : Gatotkaca dari Universitas Gadjah Mada (UGM)Juara 3 : Vaza (Unikom)Juara Harapan : Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS)Desain Terbaik : Vaza (Unikom) Ide Terbaik :&amp;nbsp; Graksa Ganesha (ITB)Kategori Roket EDF Juara 1 : Dirk RKV-2 dari Unikom Juara 2 : Bullet Force-2 (Unikom) Juara 3: Jatayu dari Politeknik Negeri JemberJuara Harapan : Garuda Ganesha (ITB) Desain Terbaik : Bullet Force-2 (Unikom) Ide Terbaik : Jatayu (Politeknik Negeri Jember)&quot;Masing-masing pemenang mendapatkan trofi dan sertifikat, serta uang tunai Rp10 juta rupiah untuk juara pertama, Rp6 juta untuk juara kedua, Rp4 juta untuk juara ketiga, serta Rp2 juta untuk juara harapan, desain terbaik dan ide terbaik,&quot; kata Endra. Dia menjelaskan, pada Kombat 2014, muatan balon atmosfer delapan dari 14 tim peserta mampu melebihi ketinggian 10 km yang ditentukan dewan juri. Mereka mampu menerbangkan balonnya hingga ketinggian maksimal 23-29 km, dan secara horizontal radius maksimalnya bisa mencapai 60 km. &quot;Mereka adalah tim dari Universitas Telkom, UMY, UGM, Institut Teknologi Surabaya (ITS), PENS, Unikom dan ITB,&quot; tuturnya. Kombat 2014 Juara 1: Jayapala Ganesha (ITB) Juara 2 : Nakapal Ganesha (ITB) Juara 3 : Ersax (Unikom) Juara Harapan : PENS Desain Terbaik : Air-E205 (ITS) Ide Terbaik: Hawk (UGM) Menurut Endra, selain tropi dan sertifikat, setiap juara meraih hadiah uang tunai. Juara pertama berhak atas uang tunai sebesar Rp5 juta dan juara kedua mendapatkan Rp3,5 juta. Sedangkan juara ketiga mendapat Rp2,5 juta serta juara harapan, desain terbaik dan ide terbaik membawa pulang Rp1 juta.</description><content:encoded>JAKARTA - Universitas Komputer Indonesia (Unikom), Bandung, membuktikan kedigdayaanya dalam Kompetisi Muatan Roket dan Roket Indonesia (Komurindo) dan Kompetisi Muatan Balon Atmosfer (Kombat) 2014. Mereka memboyong enam penghargaan, gelar juara umum dan hadiah uang Rp26,5 juta. Keenam penghargaan itu diraih Unikom pada kategori Muatan Roket, Roket EDF dan Muatan Balon Atmosfir. Secara rinci, inilah penghargaan yang diterima Unikom dalam Komurindo dan Kombat 2014: 1. Juara Ketiga kategori Muatan Roket;2. Desain Terbaik untuk Kategori Muatan Roket;3. Juara Pertama kategori Roket EDF;4. Juara Kedua kategori Roket EDF; 5. Desain Terbaik kategori Roket EDF; dan 6. Juara Ketiga kategori Muatan Balon Atmosfir untuk Kombat. Dalam malam penutupan Komurindo dan Kombat 2014 di kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), akhir pekan lalu, Kepala Pusat Sains dan Teknologi Atmosfir Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Drs. Halimurachman, M.T menyatakan, kemenangan ini bukan tujuan akhir. Begitu juga bagi yang kalah, ini bukan akhir segalanya. &quot;Tapi, semangat untuk terus berkarya dan berkreasi itulah yang paling utama. Karena itu, teruslah berkarya,&quot; kata Halimurachman, seperti dilansir laman UMY, Senin (18/8/2014). Menurut Halimurachman, kedua kompetisi tersebut menjadi momen bagi generasi muda dalam memberikan hadiah kemerdekaan berupa karya dan kreasi roket beserta muatannya. Dia berharap, Komurindo dan Kombat dapat mendorong semangat anak muda Indonesia dalam menumbuhkan dan mengembangkan dunia kedirgantaraan Tanah Air. Ketua Dewan Juri, Dr. Endra Pitowarno mengumumkan pemenang dari 90 peserta Komurindo dan Kombat 2014 sebagai berikut: Komurindo 2014 Kategori Muatan Roket Juara 1 : Graksa Ganesha dari Institut Teknologi Bandung (ITB)Juara 2 : Gatotkaca dari Universitas Gadjah Mada (UGM)Juara 3 : Vaza (Unikom)Juara Harapan : Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS)Desain Terbaik : Vaza (Unikom) Ide Terbaik :&amp;nbsp; Graksa Ganesha (ITB)Kategori Roket EDF Juara 1 : Dirk RKV-2 dari Unikom Juara 2 : Bullet Force-2 (Unikom) Juara 3: Jatayu dari Politeknik Negeri JemberJuara Harapan : Garuda Ganesha (ITB) Desain Terbaik : Bullet Force-2 (Unikom) Ide Terbaik : Jatayu (Politeknik Negeri Jember)&quot;Masing-masing pemenang mendapatkan trofi dan sertifikat, serta uang tunai Rp10 juta rupiah untuk juara pertama, Rp6 juta untuk juara kedua, Rp4 juta untuk juara ketiga, serta Rp2 juta untuk juara harapan, desain terbaik dan ide terbaik,&quot; kata Endra. Dia menjelaskan, pada Kombat 2014, muatan balon atmosfer delapan dari 14 tim peserta mampu melebihi ketinggian 10 km yang ditentukan dewan juri. Mereka mampu menerbangkan balonnya hingga ketinggian maksimal 23-29 km, dan secara horizontal radius maksimalnya bisa mencapai 60 km. &quot;Mereka adalah tim dari Universitas Telkom, UMY, UGM, Institut Teknologi Surabaya (ITS), PENS, Unikom dan ITB,&quot; tuturnya. Kombat 2014 Juara 1: Jayapala Ganesha (ITB) Juara 2 : Nakapal Ganesha (ITB) Juara 3 : Ersax (Unikom) Juara Harapan : PENS Desain Terbaik : Air-E205 (ITS) Ide Terbaik: Hawk (UGM) Menurut Endra, selain tropi dan sertifikat, setiap juara meraih hadiah uang tunai. Juara pertama berhak atas uang tunai sebesar Rp5 juta dan juara kedua mendapatkan Rp3,5 juta. Sedangkan juara ketiga mendapat Rp2,5 juta serta juara harapan, desain terbaik dan ide terbaik membawa pulang Rp1 juta.</content:encoded></item></channel></rss>
