<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gara-Gara Perkelahian Remaja, Massa Geruduk Polsek Bogor Selatan</title><description>Puluhan warga mengepung Kantor Polisi Sektor Bogor Selatan, Kota Bogor  karena perkelahian yang terjadi antara remaja di Kampung Layungsari  Kelurahan Empang Kecamatan Bogor Selatan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/08/18/501/1025871/gara-gara-perkelahian-remaja-massa-geruduk-polsek-bogor-selatan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/08/18/501/1025871/gara-gara-perkelahian-remaja-massa-geruduk-polsek-bogor-selatan"/><item><title>Gara-Gara Perkelahian Remaja, Massa Geruduk Polsek Bogor Selatan</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/08/18/501/1025871/gara-gara-perkelahian-remaja-massa-geruduk-polsek-bogor-selatan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/08/18/501/1025871/gara-gara-perkelahian-remaja-massa-geruduk-polsek-bogor-selatan</guid><pubDate>Senin 18 Agustus 2014 02:06 WIB</pubDate><dc:creator>Yudhi Maulana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/08/18/501/1025871/JS9H3RiffT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gara-Gara perkelahian remaja, massa geruduk Polsek Bogor Selatan (Foto: Yudhi Maulana/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/08/18/501/1025871/JS9H3RiffT.jpg</image><title>Gara-Gara perkelahian remaja, massa geruduk Polsek Bogor Selatan (Foto: Yudhi Maulana/Okezone)</title></images><description>BOGOR - Puluhan warga mengepung Kantor Polisi Sektor Bogor Selatan, Kota Bogor karena perkelahian yang terjadi antara remaja di Kampung Layungsari Kelurahan Empang Kecamatan Bogor Selatan.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
Mereka mendatangi kantor Polsek Bogor Tengah untuk meminta kejelasan atas perkelahian dan tindak kekerasan yang dilakukan anak anggota polisi.
&amp;nbsp;
Puluhan warga Kampung Layungsari RT 06/19, Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan mendatangi kantor polsek sekira pukul 20.00 WIB. Warga meminta kejelasan atas tindak kekerasan yang dilakukan anak seorang anggota polisi, yakni H, D dan DM yang masih berstatus siswa sekolah menengah pertama (SMP). Warga juga kecewa karena ketiga pelaku tak ditahan.
&amp;nbsp;
Salah seorang warga yang juga menjadi saksi, Putra menceritakan awal kejadian pertengkaran saat Obi (14) dan Ipal (14) tengah mengendarai motor. Tak sengaja mereka berpapasan dengan pelaku H dan D.
&amp;nbsp;
&quot;Pas si Obi dan Ipal lewat, ia ditegur sama mereka (pelaku). Terus mereka (pelaku) bilang ngapain lu lihat-lihat muka, gua gak takut gua anak asrama,&quot; katanya di kantor Polsek Bogor Tengah, Minggu (17/8/2014).
&amp;nbsp;
Ia melanjutkan, Obi dan Ipal pun mengadukan pencegatannya kepada kakaknya, Arman. Lantas Arman mengajak temannya Rafi (17) untuk menyambangi para pelaku.
&amp;nbsp;
Dibeberkan Putra, saat para pelaku dihampiri, perkelahian pun tak terhindarkan. Namun, karena kalah jumlah akhirnya Arman dan Rafi melarikan diri.
&amp;nbsp;
&quot;Pas mereka kabur, kebetulan ketemu saya dan Anton. Mereka lagi dikejar-kejar pelaku dan saya kaget ternyata pelaku bawa senjata. Saat berantem saya coba misahin tapi malah saya yang dipukul,&quot; tuturnya.
&amp;nbsp;
Selain Putra, yang menjadi korban pelaku adalah Anton yang terkena sabetan senjata tajam di tangan. Tak hanya itu, ia juga disetrum menggunakan alat setruman.
&amp;nbsp;
Anton langsung dilarikan ke rumah sakit dan kejadian ini langsung dilaporkan ke pihak kepolisian.
&amp;nbsp;
Kapolsek Bogor Selatan, Kompol Arif Gunawan mengatakan agar para warga untuk menyerahkan kasus ini kek kepolisian.
&amp;nbsp;
&quot;Kami meminta agar warga mempercayakan masalah ini ke pihak kepolisian agar proses hukum berjalan dengan baik,&quot; tuturnya di depan warga.
&amp;nbsp;
Ia juga mengatakan bahwa kejadian ini juga tak lepas dari tanggung jawab orang tua yang kurang memerhatikan anak-anaknya.</description><content:encoded>BOGOR - Puluhan warga mengepung Kantor Polisi Sektor Bogor Selatan, Kota Bogor karena perkelahian yang terjadi antara remaja di Kampung Layungsari Kelurahan Empang Kecamatan Bogor Selatan.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
Mereka mendatangi kantor Polsek Bogor Tengah untuk meminta kejelasan atas perkelahian dan tindak kekerasan yang dilakukan anak anggota polisi.
&amp;nbsp;
Puluhan warga Kampung Layungsari RT 06/19, Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan mendatangi kantor polsek sekira pukul 20.00 WIB. Warga meminta kejelasan atas tindak kekerasan yang dilakukan anak seorang anggota polisi, yakni H, D dan DM yang masih berstatus siswa sekolah menengah pertama (SMP). Warga juga kecewa karena ketiga pelaku tak ditahan.
&amp;nbsp;
Salah seorang warga yang juga menjadi saksi, Putra menceritakan awal kejadian pertengkaran saat Obi (14) dan Ipal (14) tengah mengendarai motor. Tak sengaja mereka berpapasan dengan pelaku H dan D.
&amp;nbsp;
&quot;Pas si Obi dan Ipal lewat, ia ditegur sama mereka (pelaku). Terus mereka (pelaku) bilang ngapain lu lihat-lihat muka, gua gak takut gua anak asrama,&quot; katanya di kantor Polsek Bogor Tengah, Minggu (17/8/2014).
&amp;nbsp;
Ia melanjutkan, Obi dan Ipal pun mengadukan pencegatannya kepada kakaknya, Arman. Lantas Arman mengajak temannya Rafi (17) untuk menyambangi para pelaku.
&amp;nbsp;
Dibeberkan Putra, saat para pelaku dihampiri, perkelahian pun tak terhindarkan. Namun, karena kalah jumlah akhirnya Arman dan Rafi melarikan diri.
&amp;nbsp;
&quot;Pas mereka kabur, kebetulan ketemu saya dan Anton. Mereka lagi dikejar-kejar pelaku dan saya kaget ternyata pelaku bawa senjata. Saat berantem saya coba misahin tapi malah saya yang dipukul,&quot; tuturnya.
&amp;nbsp;
Selain Putra, yang menjadi korban pelaku adalah Anton yang terkena sabetan senjata tajam di tangan. Tak hanya itu, ia juga disetrum menggunakan alat setruman.
&amp;nbsp;
Anton langsung dilarikan ke rumah sakit dan kejadian ini langsung dilaporkan ke pihak kepolisian.
&amp;nbsp;
Kapolsek Bogor Selatan, Kompol Arif Gunawan mengatakan agar para warga untuk menyerahkan kasus ini kek kepolisian.
&amp;nbsp;
&quot;Kami meminta agar warga mempercayakan masalah ini ke pihak kepolisian agar proses hukum berjalan dengan baik,&quot; tuturnya di depan warga.
&amp;nbsp;
Ia juga mengatakan bahwa kejadian ini juga tak lepas dari tanggung jawab orang tua yang kurang memerhatikan anak-anaknya.</content:encoded></item></channel></rss>
