<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Aplikasikan Ilmu di Desa dengan Pelatihan Jamur Tiram</title><description>Ketika menjalani KKN, mahasiswa Unisri mengaplikasikan ilmu dari kampus dengan melatih petani dalam budidaya jamur tiram.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/08/19/373/1026517/aplikasikan-ilmu-di-desa-dengan-pelatihan-jamur-tiram</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/08/19/373/1026517/aplikasikan-ilmu-di-desa-dengan-pelatihan-jamur-tiram"/><item><title>Aplikasikan Ilmu di Desa dengan Pelatihan Jamur Tiram</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/08/19/373/1026517/aplikasikan-ilmu-di-desa-dengan-pelatihan-jamur-tiram</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/08/19/373/1026517/aplikasikan-ilmu-di-desa-dengan-pelatihan-jamur-tiram</guid><pubDate>Selasa 19 Agustus 2014 14:03 WIB</pubDate><dc:creator>Bramantyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/08/19/373/1026517/6t279FcZDz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketika menjalani KKN, mahasiswa Unisri mengaplikasikan ilmu dari kampus dengan melatih petani dalam budidaya jamur tiram. (Foto: e-petani)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/08/19/373/1026517/6t279FcZDz.jpg</image><title>Ketika menjalani KKN, mahasiswa Unisri mengaplikasikan ilmu dari kampus dengan melatih petani dalam budidaya jamur tiram. (Foto: e-petani)</title></images><description>SOLO - Salah satu tujuan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah langsung kepada masyarakat. Inilah yang dilakukan mahasiswa&amp;nbsp; Universitas Slamet Riyadi Solo (Unisri) melalui&amp;nbsp; acara pelatihan Budidaya Jamur Tiram di&amp;nbsp; balai desa Rembun, kecamatan Nogosari, Boyolali, Jawa Tengah.Menurut Koordinator Tim KKN Prembun, Dian, pelatihan motivasi&amp;nbsp; wirausaha dan budidaya jamur tiram ini diikuti 30 anggota kelompok tani desa Rembun, Boyolali. Kegiatan tersebut merupakan salah satu program KKN dalam bidang sosial ekonomi.&quot;Kegiatan ini bertujuan memberdayakan kelompok tani agar bisa lebih meningkatkan hasil guna&amp;nbsp; yang berujung pada meningkatnya kesejahteraan para petani,&quot; kata Dian di Solo Jawa Tengah, Selasa (19/8/2014).Dia berharap, setelah mengikuti pelatihan para anggota kelompok tani bisa menerapkan materinya dan mengembangkan potensi budi daya jamur tiram di wilayah tersebut. &quot;Prospek budidaya jamur tiram masih terbuka lebar dan sangat bagus. Para kelompok tani harus selalu mengembangkan kreativitas dan inovasi di bidang pertanian,&quot; imbuhnya. Materi pelatihan disampaikan oleh dosen program studi akuntansi dan magister manajemen Unisri, Drs. Suharno, MM, Akuntan. Sedangkan&amp;nbsp;&amp;nbsp; materi keterampilan dan teknis budi daya jamur tiram disampaikan&amp;nbsp; petani jamur tiram, Widodo, dari Karanganyar.</description><content:encoded>SOLO - Salah satu tujuan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah langsung kepada masyarakat. Inilah yang dilakukan mahasiswa&amp;nbsp; Universitas Slamet Riyadi Solo (Unisri) melalui&amp;nbsp; acara pelatihan Budidaya Jamur Tiram di&amp;nbsp; balai desa Rembun, kecamatan Nogosari, Boyolali, Jawa Tengah.Menurut Koordinator Tim KKN Prembun, Dian, pelatihan motivasi&amp;nbsp; wirausaha dan budidaya jamur tiram ini diikuti 30 anggota kelompok tani desa Rembun, Boyolali. Kegiatan tersebut merupakan salah satu program KKN dalam bidang sosial ekonomi.&quot;Kegiatan ini bertujuan memberdayakan kelompok tani agar bisa lebih meningkatkan hasil guna&amp;nbsp; yang berujung pada meningkatnya kesejahteraan para petani,&quot; kata Dian di Solo Jawa Tengah, Selasa (19/8/2014).Dia berharap, setelah mengikuti pelatihan para anggota kelompok tani bisa menerapkan materinya dan mengembangkan potensi budi daya jamur tiram di wilayah tersebut. &quot;Prospek budidaya jamur tiram masih terbuka lebar dan sangat bagus. Para kelompok tani harus selalu mengembangkan kreativitas dan inovasi di bidang pertanian,&quot; imbuhnya. Materi pelatihan disampaikan oleh dosen program studi akuntansi dan magister manajemen Unisri, Drs. Suharno, MM, Akuntan. Sedangkan&amp;nbsp;&amp;nbsp; materi keterampilan dan teknis budi daya jamur tiram disampaikan&amp;nbsp; petani jamur tiram, Widodo, dari Karanganyar.</content:encoded></item></channel></rss>
