<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>WNA China Perkosa Buruh Pabrik Sandal   </title><description>Seorang anak dibawah umur berinisial A, (12) yang bekerja di pabrik  sandal PT Irsoe Indonesia, Kota Tangerang diduga diperkosa oleh  atasannya</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/08/22/501/1028530/wna-china-perkosa-buruh-pabrik-sandal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/08/22/501/1028530/wna-china-perkosa-buruh-pabrik-sandal"/><item><title>WNA China Perkosa Buruh Pabrik Sandal   </title><link>https://news.okezone.com/read/2014/08/22/501/1028530/wna-china-perkosa-buruh-pabrik-sandal</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/08/22/501/1028530/wna-china-perkosa-buruh-pabrik-sandal</guid><pubDate>Jum'at 22 Agustus 2014 17:22 WIB</pubDate><dc:creator>Amba Dini Sekarningrum</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/08/22/501/1028530/wVlBHXqNij.bmp" expression="full" type="image/jpeg">WNA China Perkosa Buruh Pabrik Sandal   (Foto: ilustrasi Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/08/22/501/1028530/wVlBHXqNij.bmp</image><title>WNA China Perkosa Buruh Pabrik Sandal   (Foto: ilustrasi Okezone)</title></images><description>TANGERANG - Seorang anak dibawah umur berinisial A, (12) yang bekerja di pabrik sandal PT Irsoe Indonesia, Kota Tangerang diduga diperkosa oleh atasannya, Ata&amp;nbsp; warga negara China. Kejadian itu dilakukan di dalam mess pabrik. Menurut keterangan ibu korban, U, (43), persitiwa bermula saat anaknya beberapa waktu lalu yang bekerja shift dua tiba-tiba mengalami kesurupan. Lalu sekitar pukul 03.00 WIB, Akhirnya A dibawa oleh Ata ke mess pabrik.&quot;Anak saya memang sering kesurupan di sana, karena tempatnya angker. Saat agak sadar, pelaku memberi anak saya pil. Nggak tau itu pil apa. Setelah diminum dia malah pusing dan pingsan,&quot; jelasnya ketika ditemui usai visum di RSUD Kabupaten Tangerang, Jumat (22/8/2014).U mengatakan setelah anaknya sadar, ia kaget karena dirinya sudah tidak memakai busana di dalam mess. &quot;Anak saya nggak pakai apa-apa, dia juga merasa sakit di kemaluannya,&quot; katanya kembali.Mendapat perlakukan tersebut, anaknya mengadu dan oleh keluarga akhirnya disepakati untuk melaporka kejadian itu kepada polisi. Menurutnya, pelaku merupakan seorang warga asing yang dikenal sebagai orang kepercayaan bos di PT Irsoe. &quot;Dia orang dekat bos pabrik. Dia nggak bisa bahasa Indonesia,&quot; katanya.</description><content:encoded>TANGERANG - Seorang anak dibawah umur berinisial A, (12) yang bekerja di pabrik sandal PT Irsoe Indonesia, Kota Tangerang diduga diperkosa oleh atasannya, Ata&amp;nbsp; warga negara China. Kejadian itu dilakukan di dalam mess pabrik. Menurut keterangan ibu korban, U, (43), persitiwa bermula saat anaknya beberapa waktu lalu yang bekerja shift dua tiba-tiba mengalami kesurupan. Lalu sekitar pukul 03.00 WIB, Akhirnya A dibawa oleh Ata ke mess pabrik.&quot;Anak saya memang sering kesurupan di sana, karena tempatnya angker. Saat agak sadar, pelaku memberi anak saya pil. Nggak tau itu pil apa. Setelah diminum dia malah pusing dan pingsan,&quot; jelasnya ketika ditemui usai visum di RSUD Kabupaten Tangerang, Jumat (22/8/2014).U mengatakan setelah anaknya sadar, ia kaget karena dirinya sudah tidak memakai busana di dalam mess. &quot;Anak saya nggak pakai apa-apa, dia juga merasa sakit di kemaluannya,&quot; katanya kembali.Mendapat perlakukan tersebut, anaknya mengadu dan oleh keluarga akhirnya disepakati untuk melaporka kejadian itu kepada polisi. Menurutnya, pelaku merupakan seorang warga asing yang dikenal sebagai orang kepercayaan bos di PT Irsoe. &quot;Dia orang dekat bos pabrik. Dia nggak bisa bahasa Indonesia,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
