<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>SBY: Saya Tidak Ada Niat Mengganggu Jokowi</title><description>Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengaku menerima sejumlah pesan yang  menudingnya dan Partai Demokrat (PD) ingin mengganggu Joko Widodo  (Jokowi).</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/08/22/567/1028193/sby-saya-tidak-ada-niat-mengganggu-jokowi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/08/22/567/1028193/sby-saya-tidak-ada-niat-mengganggu-jokowi"/><item><title>SBY: Saya Tidak Ada Niat Mengganggu Jokowi</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/08/22/567/1028193/sby-saya-tidak-ada-niat-mengganggu-jokowi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/08/22/567/1028193/sby-saya-tidak-ada-niat-mengganggu-jokowi</guid><pubDate>Jum'at 22 Agustus 2014 01:58 WIB</pubDate><dc:creator>Aisyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/08/22/567/1028193/Kf4bxNEubU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">SBY: Saya Tidak Ada Niat Mengganggu Jokowi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/08/22/567/1028193/Kf4bxNEubU.jpg</image><title>SBY: Saya Tidak Ada Niat Mengganggu Jokowi</title></images><description>JAKARTA- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengaku menerima sejumlah pesan yang menudingnya dan Partai Demokrat (PD) ingin mengganggu Joko Widodo (Jokowi). Melalui akun Twitter-nya, SBY membantah tudingan itu. &amp;ldquo;Hari ini saya menerima sejumlah pesan yang bernada negatif. Saya tahu hal ini juga beredar di sejumlah kalangan,&amp;rdquo; tulis SBY, Kamis (21/8/2014) malam.SBY mengatakan, pesan negatif itu berbunyi, &quot;SBY dan PD jangan ngrecoki Jokowi&quot;. &quot;Artinya, SBY jangan mengganggu atau mengatur-atur Jokowi,&amp;rdquo; menurutnya. Twit selanjutnya, orang nomor satu di Indonesia itu menegaskan, tidak memiliki niat apa pun untuk mengganggu dan mempengaruhi Jokowi dan pemerintahan era selanjutnya.&amp;ldquo;Saya tidak paham apa yang dimaksud dengan ngrecoki itu. Tidak ada niat dan pikiran sedikit pun untuk mengganggu Pak Jokowi,&amp;rdquo; tegasnya. (Klik: SBY Takkan Tanggapi Putusan MK)Dalam pidatonya pada 15 Agustus 2014, SBY mengaku sudah mengatakan akan membantu proses transisi pemerintahan yang baru.&amp;ldquo;Saya dengan senang hati membantu jika memang dikehendaki. Jadi terserah kepada presiden baru. Tidak ada pikiran buruk dari saya,&quot; tambahnya.&amp;ldquo;Ketika saya ingin ikut menyukseskan transisi antara saya dengan presiden terpilih itu juga niat baik saya agar ketika dilantik jauh lebih siap.&quot; (Klik: SBY dan Jokowi Segera Bertemu Bahas Kekuasaan)</description><content:encoded>JAKARTA- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengaku menerima sejumlah pesan yang menudingnya dan Partai Demokrat (PD) ingin mengganggu Joko Widodo (Jokowi). Melalui akun Twitter-nya, SBY membantah tudingan itu. &amp;ldquo;Hari ini saya menerima sejumlah pesan yang bernada negatif. Saya tahu hal ini juga beredar di sejumlah kalangan,&amp;rdquo; tulis SBY, Kamis (21/8/2014) malam.SBY mengatakan, pesan negatif itu berbunyi, &quot;SBY dan PD jangan ngrecoki Jokowi&quot;. &quot;Artinya, SBY jangan mengganggu atau mengatur-atur Jokowi,&amp;rdquo; menurutnya. Twit selanjutnya, orang nomor satu di Indonesia itu menegaskan, tidak memiliki niat apa pun untuk mengganggu dan mempengaruhi Jokowi dan pemerintahan era selanjutnya.&amp;ldquo;Saya tidak paham apa yang dimaksud dengan ngrecoki itu. Tidak ada niat dan pikiran sedikit pun untuk mengganggu Pak Jokowi,&amp;rdquo; tegasnya. (Klik: SBY Takkan Tanggapi Putusan MK)Dalam pidatonya pada 15 Agustus 2014, SBY mengaku sudah mengatakan akan membantu proses transisi pemerintahan yang baru.&amp;ldquo;Saya dengan senang hati membantu jika memang dikehendaki. Jadi terserah kepada presiden baru. Tidak ada pikiran buruk dari saya,&quot; tambahnya.&amp;ldquo;Ketika saya ingin ikut menyukseskan transisi antara saya dengan presiden terpilih itu juga niat baik saya agar ketika dilantik jauh lebih siap.&quot; (Klik: SBY dan Jokowi Segera Bertemu Bahas Kekuasaan)</content:encoded></item></channel></rss>
