<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Mayat Bayi Nyangkut di Bendung Katulampa</title><description>Bayi yang diduga dibuang tersebut dikira boneka oleh warga tersangkut di jembatan Bendung Katulampa..</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/08/29/501/1031567/mayat-bayi-nyangkut-di-bendung-katulampa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/08/29/501/1031567/mayat-bayi-nyangkut-di-bendung-katulampa"/><item><title> Mayat Bayi Nyangkut di Bendung Katulampa</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/08/29/501/1031567/mayat-bayi-nyangkut-di-bendung-katulampa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/08/29/501/1031567/mayat-bayi-nyangkut-di-bendung-katulampa</guid><pubDate>Jum'at 29 Agustus 2014 14:12 WIB</pubDate><dc:creator>Yudhi Maulana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/08/29/501/1031567/K10x3U8CnH.jpg" expression="full" type="image/jpeg"> Mayat Bayi {Nyangkut} di Bendung Katulampa (Foto:Yudhi M/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/08/29/501/1031567/K10x3U8CnH.jpg</image><title> Mayat Bayi {Nyangkut} di Bendung Katulampa (Foto:Yudhi M/Okezone)</title></images><description>BOGOR -&amp;nbsp; Warga kelurahan Sindangsari, Kecamatan Bogor Timur, dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat bayi laki-laki yang tersangkut di jembatan Bendung Katulampa. Saat ditemukan, bayi yang diduga dibuang tersebut dikira boneka oleh warga.Salah seorang saksi mata, Riski (20) mengatakan saat ditemukan ia mengira bayi tersebut boneka yang tengah tersangkut. &quot;Saya lagi nongkrong di jembatan, saya ngeliat kaya ada boneka lagi nyangkut, tapi kok dikerubutin lalat. Pas saya samperin ternyata mayat bayi,&quot; jelasnya kepada wartawan, Jumat (29/8/2014).Lanjutnya, mayat yang diperkirakan berusia 3 bulan ini tidak memakai baju, dan kondisinya sudah membengkak dan kulitnya berwarna biru. Lantas, ia langsung melapor ke posko Katulampa atas penemuan bayi tersebut dan mengamankan bayi ke tepian sungai menunggu pihak kepolisian tiba.Saat tiba di tempat kejadian, polisi langsung mengavakuasi mayat menggunaka mobil patroli Polres Bogor Kota. Hingga kini kasus penemuan mayat ditangani pihak kepolisian guna mengetahui identitas mayat bayi.Penemuan mayat bayi ini menghebohkan warga sekitar dan langsung beramai-ramai mendatangi lokasi kejadian. Banyak warga yang tak tega melihat kondisi bayi tak berdosa telah tewas dalam kondisi mengenaskan.</description><content:encoded>BOGOR -&amp;nbsp; Warga kelurahan Sindangsari, Kecamatan Bogor Timur, dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat bayi laki-laki yang tersangkut di jembatan Bendung Katulampa. Saat ditemukan, bayi yang diduga dibuang tersebut dikira boneka oleh warga.Salah seorang saksi mata, Riski (20) mengatakan saat ditemukan ia mengira bayi tersebut boneka yang tengah tersangkut. &quot;Saya lagi nongkrong di jembatan, saya ngeliat kaya ada boneka lagi nyangkut, tapi kok dikerubutin lalat. Pas saya samperin ternyata mayat bayi,&quot; jelasnya kepada wartawan, Jumat (29/8/2014).Lanjutnya, mayat yang diperkirakan berusia 3 bulan ini tidak memakai baju, dan kondisinya sudah membengkak dan kulitnya berwarna biru. Lantas, ia langsung melapor ke posko Katulampa atas penemuan bayi tersebut dan mengamankan bayi ke tepian sungai menunggu pihak kepolisian tiba.Saat tiba di tempat kejadian, polisi langsung mengavakuasi mayat menggunaka mobil patroli Polres Bogor Kota. Hingga kini kasus penemuan mayat ditangani pihak kepolisian guna mengetahui identitas mayat bayi.Penemuan mayat bayi ini menghebohkan warga sekitar dan langsung beramai-ramai mendatangi lokasi kejadian. Banyak warga yang tak tega melihat kondisi bayi tak berdosa telah tewas dalam kondisi mengenaskan.</content:encoded></item></channel></rss>
