<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pendemo Kuasai TV Nasional Pakistan</title><description>Kerusuhan di Pakistan semakin meluas di Islamabad. Baru-baru ini para  pendemo anti-pemerintahan telah merangsek ke markas Televisi Nasional  Pakistan (PTV) dan memaksa saluran itu tidak siaran.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/09/01/413/1032658/pendemo-kuasai-tv-nasional-pakistan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/09/01/413/1032658/pendemo-kuasai-tv-nasional-pakistan"/><item><title>Pendemo Kuasai TV Nasional Pakistan</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/09/01/413/1032658/pendemo-kuasai-tv-nasional-pakistan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/09/01/413/1032658/pendemo-kuasai-tv-nasional-pakistan</guid><pubDate>Senin 01 September 2014 15:12 WIB</pubDate><dc:creator>Hendra Mujiraharja</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/09/01/413/1032658/wo04cu5PFx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Polisi Pakistan mencoba menghalau pendemo anti pemerintahan. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/09/01/413/1032658/wo04cu5PFx.jpg</image><title>Polisi Pakistan mencoba menghalau pendemo anti pemerintahan. (Foto: Reuters)</title></images><description>ISLAMABAD &amp;ndash; Kerusuhan di Pakistan semakin meluas di Islamabad. Baru-baru ini para pendemo anti-pemerintahan telah merangsek ke markas Televisi Nasional Pakistan (PTV) dan memaksa saluran itu tidak siaran.
&amp;nbsp;
Saluran PTV memperlihatkan secara langsung kemurunan masa memasuki area perkantoran secara paksa, sebelum memaksa mereka untuk mengakhiri siaran mereka. Berita terakhir menyatakan pasukan sudah memindahkan pendemo dari gedung PTV.
&amp;nbsp;
Seperti diketahui, para pengunjuk rasa ini meminta kepada Perdana Menteri Nawaz Sharif untuk mundur. Sharif dituduh telah melakukan korupsi dan kecurangan dalam Pemilihan Umum (Pemilu), meski semuanya sudah dibantah.
&amp;nbsp;
Kemarin, konflik atas pendemo dengan pihak kepolisian pecah sehingga memaksa adanya korban jiwa dari pengunjuk rasa. Polisi mencoba memindahkan mereka dari gedung Birokrasi Federasi Pakistan dan rumah PM Sharif.
&amp;nbsp;
Kalah jumlah orang, membuat polisi anti huru hara untuk mundur dari jalanan utama di depan gedung parlemen, yang terletak di Constitution Avenue.
&amp;nbsp;
Pada Minggu malam waktu setempat, para pendemu menggunakan truk untuk mendongkrak pagar gedung parlemen, meski gedung itu dijaga oleh tentara. Demikian dilaporkan oleh BBC, Senin (1/9/2014).
&amp;nbsp;
Selama dua pekan terakhir, demonstran yang setia kepada politisi oposisi Imran Khan dan ulama Tahirul Qadri ikut ambil bagian dalam menduduki pusat Kota Pakistan. Mereka menuntut PM Nawaz Sharif untuk lengser dari jabatannya. (hmr)</description><content:encoded>ISLAMABAD &amp;ndash; Kerusuhan di Pakistan semakin meluas di Islamabad. Baru-baru ini para pendemo anti-pemerintahan telah merangsek ke markas Televisi Nasional Pakistan (PTV) dan memaksa saluran itu tidak siaran.
&amp;nbsp;
Saluran PTV memperlihatkan secara langsung kemurunan masa memasuki area perkantoran secara paksa, sebelum memaksa mereka untuk mengakhiri siaran mereka. Berita terakhir menyatakan pasukan sudah memindahkan pendemo dari gedung PTV.
&amp;nbsp;
Seperti diketahui, para pengunjuk rasa ini meminta kepada Perdana Menteri Nawaz Sharif untuk mundur. Sharif dituduh telah melakukan korupsi dan kecurangan dalam Pemilihan Umum (Pemilu), meski semuanya sudah dibantah.
&amp;nbsp;
Kemarin, konflik atas pendemo dengan pihak kepolisian pecah sehingga memaksa adanya korban jiwa dari pengunjuk rasa. Polisi mencoba memindahkan mereka dari gedung Birokrasi Federasi Pakistan dan rumah PM Sharif.
&amp;nbsp;
Kalah jumlah orang, membuat polisi anti huru hara untuk mundur dari jalanan utama di depan gedung parlemen, yang terletak di Constitution Avenue.
&amp;nbsp;
Pada Minggu malam waktu setempat, para pendemu menggunakan truk untuk mendongkrak pagar gedung parlemen, meski gedung itu dijaga oleh tentara. Demikian dilaporkan oleh BBC, Senin (1/9/2014).
&amp;nbsp;
Selama dua pekan terakhir, demonstran yang setia kepada politisi oposisi Imran Khan dan ulama Tahirul Qadri ikut ambil bagian dalam menduduki pusat Kota Pakistan. Mereka menuntut PM Nawaz Sharif untuk lengser dari jabatannya. (hmr)</content:encoded></item></channel></rss>
