<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>DPRD &amp; Gubernur Jangan Saling Bermusuhan!</title><description>Mantan Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Irfan Suryanagara, mengingatkan  kepada anggota dewan periode 2014-2019 untuk bekerja maksimal demi  kepentingan rakyat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/09/01/526/1032625/dprd-gubernur-jangan-saling-bermusuhan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/09/01/526/1032625/dprd-gubernur-jangan-saling-bermusuhan"/><item><title>DPRD &amp; Gubernur Jangan Saling Bermusuhan!</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/09/01/526/1032625/dprd-gubernur-jangan-saling-bermusuhan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/09/01/526/1032625/dprd-gubernur-jangan-saling-bermusuhan</guid><pubDate>Senin 01 September 2014 14:25 WIB</pubDate><dc:creator>Oris Riswan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/09/01/526/1032625/SXE8RkTtrX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Irfan Suryanegara (Foto: Oris/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/09/01/526/1032625/SXE8RkTtrX.jpg</image><title>Irfan Suryanegara (Foto: Oris/Okezone)</title></images><description>BANDUNG - Mantan Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Irfan Suryanagara, mengingatkan kepada anggota dewan periode 2014-2019 untuk bekerja maksimal demi kepentingan rakyat. Sinergitas dengan eksekutif, seperti Gubernur dan Pemprov Jawa Barat mutlak diperlukan.&amp;nbsp;&amp;ldquo;Kita harus sama-sama memahami kedudukan masing-masing,&amp;rdquo; kata Irfan usai pelantikan anggota DPRD Jawa Barat di Gedung Merdeka, Kota Bandung, Senin (1/9/2014).DPRD, kata dia, harus tetap menjalankan tugasnya sebagai legislatif. Di pihak lain, pemprov harus menjalankan tugasnya sebagai pemerintah. Keduanya harus berjalan seiringan demi kemajuan Jabar.&amp;ldquo;DPRD bukan musuhnya gubernur. Gubernur bukan momok untuk DPRD. Ada kesinambungan, itu yang harus dipahami,&quot; ungkapnya.Saat disinggung soal kinerja DPRD Jawa Barat periode 2009-2014, Irfan mengacungi jempol. Selama lima tahun berjalan, DPRD sudah menghasilkan sekira 133 perda.&quot;DKI saja setahun cuma enam perda. Kami setahun bisa 24 perda, bisa 31 perda. Selama ini paling banyak (menghasilkan perda dalam lima tahun),&amp;rdquo; ungkapnya.Selain itu, ada beberapa capaian DPRD yang menurutnya cukup bagus, di antaranya bertambahnya aset hingga Rp5 triliun, pemerataan pembangunan, hingga pengakuan keheterogenan masyarakat Jabar.&amp;ldquo;Ini yang juga kita buka bahwa pandangan Indonesia didasarkan pada kebhinekaan itu bagus,&amp;rdquo; paparnya.Irfan pun berharap kinerja tersebut diteruskan oleh anggota DPRD yang baru. &amp;ldquo;Saya pikir kita tinggal melanjutkan tradisi kemarin, saya rasa bisa berlanjut,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>BANDUNG - Mantan Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Irfan Suryanagara, mengingatkan kepada anggota dewan periode 2014-2019 untuk bekerja maksimal demi kepentingan rakyat. Sinergitas dengan eksekutif, seperti Gubernur dan Pemprov Jawa Barat mutlak diperlukan.&amp;nbsp;&amp;ldquo;Kita harus sama-sama memahami kedudukan masing-masing,&amp;rdquo; kata Irfan usai pelantikan anggota DPRD Jawa Barat di Gedung Merdeka, Kota Bandung, Senin (1/9/2014).DPRD, kata dia, harus tetap menjalankan tugasnya sebagai legislatif. Di pihak lain, pemprov harus menjalankan tugasnya sebagai pemerintah. Keduanya harus berjalan seiringan demi kemajuan Jabar.&amp;ldquo;DPRD bukan musuhnya gubernur. Gubernur bukan momok untuk DPRD. Ada kesinambungan, itu yang harus dipahami,&quot; ungkapnya.Saat disinggung soal kinerja DPRD Jawa Barat periode 2009-2014, Irfan mengacungi jempol. Selama lima tahun berjalan, DPRD sudah menghasilkan sekira 133 perda.&quot;DKI saja setahun cuma enam perda. Kami setahun bisa 24 perda, bisa 31 perda. Selama ini paling banyak (menghasilkan perda dalam lima tahun),&amp;rdquo; ungkapnya.Selain itu, ada beberapa capaian DPRD yang menurutnya cukup bagus, di antaranya bertambahnya aset hingga Rp5 triliun, pemerataan pembangunan, hingga pengakuan keheterogenan masyarakat Jabar.&amp;ldquo;Ini yang juga kita buka bahwa pandangan Indonesia didasarkan pada kebhinekaan itu bagus,&amp;rdquo; paparnya.Irfan pun berharap kinerja tersebut diteruskan oleh anggota DPRD yang baru. &amp;ldquo;Saya pikir kita tinggal melanjutkan tradisi kemarin, saya rasa bisa berlanjut,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
