<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bayi yang Dianiaya Pengasuh Alami Luka Memar </title><description>Pengasuh di tempat penitipan anak Baby Day Care yang terletak di Jl  Medan Merdeka Timur, Gambir, Jakarta Pusat, terekam CCTV, menganiaya  balita usia 14 bulan</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/09/04/500/1034178/bayi-yang-dianiaya-pengasuh-alami-luka-memar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/09/04/500/1034178/bayi-yang-dianiaya-pengasuh-alami-luka-memar"/><item><title>Bayi yang Dianiaya Pengasuh Alami Luka Memar </title><link>https://news.okezone.com/read/2014/09/04/500/1034178/bayi-yang-dianiaya-pengasuh-alami-luka-memar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/09/04/500/1034178/bayi-yang-dianiaya-pengasuh-alami-luka-memar</guid><pubDate>Kamis 04 September 2014 12:44 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/09/04/500/1034178/v0V0Jxdf6P.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pengasuh Tempat Penitipan Anak Aniaya Balita  (Foto: ilustrasi Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/09/04/500/1034178/v0V0Jxdf6P.jpg</image><title>Pengasuh Tempat Penitipan Anak Aniaya Balita  (Foto: ilustrasi Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Seorang pengasuh di tempat penitipan anak Baby Day Care yang terletak di Jl Medan Merdeka Timur, Gambir, Jakarta Pusat, terekam CCTV, menganiaya balita usia 14 bulan berinisial RAN . Penganiayaan itu menyebabka bayi malang mengalami memar di bagian pipinya. Tidak terima balitanya menjadi korban penganiayaan, orang tua korban melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolres Jakarta Pusat.&quot;Anak saya ditoyor bukan dipukul ya, saya lihat jelas di CCTV, tapi mereka mengaku tidak berbuatnya. Makanya saya langsung membuat laporan,&quot;tegas Lisa kepada Okezone, Kamis, (4/9/2014).Sementara itu,&amp;nbsp; Kasat SPK Polres Jakarta Pusat, Kompol Aslan membenarkan, pihak orang tua korban sudah membuat laporan terkait penganiayan ringan tersebut.&quot;Ibunya sudah melapor karena anaknya mengalami luka memar di bagian pipi. Dia curiga anaknya dapat perlakuan tidak baik,&quot; kata Aslan.Orang tua balita tersebut kata Aslan curiga karena terdapat&amp;nbsp; bekas luka memar di pipi anaknya. Sementara, RAN terus menangis tanpa ada alasan yang jelas. &quot;Orang tuanya juga karena anaknya rewel terus. Padahal biasanya balita tersebut jarang rewel. Oleh sebab itu di laporkan lah kejadian ini,&quot;tukasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Seorang pengasuh di tempat penitipan anak Baby Day Care yang terletak di Jl Medan Merdeka Timur, Gambir, Jakarta Pusat, terekam CCTV, menganiaya balita usia 14 bulan berinisial RAN . Penganiayaan itu menyebabka bayi malang mengalami memar di bagian pipinya. Tidak terima balitanya menjadi korban penganiayaan, orang tua korban melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolres Jakarta Pusat.&quot;Anak saya ditoyor bukan dipukul ya, saya lihat jelas di CCTV, tapi mereka mengaku tidak berbuatnya. Makanya saya langsung membuat laporan,&quot;tegas Lisa kepada Okezone, Kamis, (4/9/2014).Sementara itu,&amp;nbsp; Kasat SPK Polres Jakarta Pusat, Kompol Aslan membenarkan, pihak orang tua korban sudah membuat laporan terkait penganiayan ringan tersebut.&quot;Ibunya sudah melapor karena anaknya mengalami luka memar di bagian pipi. Dia curiga anaknya dapat perlakuan tidak baik,&quot; kata Aslan.Orang tua balita tersebut kata Aslan curiga karena terdapat&amp;nbsp; bekas luka memar di pipi anaknya. Sementara, RAN terus menangis tanpa ada alasan yang jelas. &quot;Orang tuanya juga karena anaknya rewel terus. Padahal biasanya balita tersebut jarang rewel. Oleh sebab itu di laporkan lah kejadian ini,&quot;tukasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
