<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Main Jelangkung, Puluhan Siswa SD Ciracas Kesurupan</title><description>Gara-gara bermain jelangkung, puluhan murid Sekolah Dasar Negeri  (SDN) 02 Susukan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur kerasukan masal, pagi  tadi.
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/09/04/500/1034414/main-jelangkung-puluhan-siswa-sd-ciracas-kesurupan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/09/04/500/1034414/main-jelangkung-puluhan-siswa-sd-ciracas-kesurupan"/><item><title>Main Jelangkung, Puluhan Siswa SD Ciracas Kesurupan</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/09/04/500/1034414/main-jelangkung-puluhan-siswa-sd-ciracas-kesurupan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/09/04/500/1034414/main-jelangkung-puluhan-siswa-sd-ciracas-kesurupan</guid><pubDate>Kamis 04 September 2014 18:23 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/09/04/500/1034414/ohBwuypvqO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Main Jelangkung, Puluhan Siswa SD Ciracas Kesurupan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/09/04/500/1034414/ohBwuypvqO.jpg</image><title>Main Jelangkung, Puluhan Siswa SD Ciracas Kesurupan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Gara-gara bermain jelangkung, puluhan murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) 02 Susukan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur kerasukan masal, pagi tadi.
&amp;nbsp;
Kepala Sekolah SDN 02 Susukan, Kasirin menceritakan kejadian aneh tersebut terjadi pukul 10.00 WIB ketika para siswa sedang istirahat. Dikarenakan iseng, siswa laki-laki kelas VI bermain jelangkung dengan menggunakan kertas dan uang.
&amp;nbsp;
&quot;Mereka bermain jelangkung di dalam kelas, ada sekira 25 siswa yang kerasukan,&quot; ujar Kasirin kepada wartawan, Kamis (4/9/2014).
&amp;nbsp;
Disaat mencoba memanggil arwah, dengan kalimat &quot;datang tak dijemput, pulang tak diantar&quot; dan ternyata para siswa itu tidak menuntaskan ritualnya, hingga akhirnya sang arwah merasuki bocah-bocah mungil itu.
&amp;nbsp;
&quot;Kesurupannya sampai 40 menit, ada yang lari-larian, ada yang nangis, dan yang berteriak,&quot; tuturnya.
&amp;nbsp;
Pihak sekolah pun dibuat kaget oleh puluhan murid tersebut, dan langsung memanggil tokoh agama di sekitar sekolah, lalu dibacakan doa dan puluhan murid yang bertingkah aneh itu mulai tenang.
&amp;nbsp;
&quot;Setelah dibacakan doa oleh ustad mereka langsung tenang tidak ngamuk-ngamuk lagi,&quot; pungkasnya.
&amp;nbsp;
Khawatir peristiwa serupa terulang, pihak sekolah pun memulangkan seluruh murid-muridnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Gara-gara bermain jelangkung, puluhan murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) 02 Susukan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur kerasukan masal, pagi tadi.
&amp;nbsp;
Kepala Sekolah SDN 02 Susukan, Kasirin menceritakan kejadian aneh tersebut terjadi pukul 10.00 WIB ketika para siswa sedang istirahat. Dikarenakan iseng, siswa laki-laki kelas VI bermain jelangkung dengan menggunakan kertas dan uang.
&amp;nbsp;
&quot;Mereka bermain jelangkung di dalam kelas, ada sekira 25 siswa yang kerasukan,&quot; ujar Kasirin kepada wartawan, Kamis (4/9/2014).
&amp;nbsp;
Disaat mencoba memanggil arwah, dengan kalimat &quot;datang tak dijemput, pulang tak diantar&quot; dan ternyata para siswa itu tidak menuntaskan ritualnya, hingga akhirnya sang arwah merasuki bocah-bocah mungil itu.
&amp;nbsp;
&quot;Kesurupannya sampai 40 menit, ada yang lari-larian, ada yang nangis, dan yang berteriak,&quot; tuturnya.
&amp;nbsp;
Pihak sekolah pun dibuat kaget oleh puluhan murid tersebut, dan langsung memanggil tokoh agama di sekitar sekolah, lalu dibacakan doa dan puluhan murid yang bertingkah aneh itu mulai tenang.
&amp;nbsp;
&quot;Setelah dibacakan doa oleh ustad mereka langsung tenang tidak ngamuk-ngamuk lagi,&quot; pungkasnya.
&amp;nbsp;
Khawatir peristiwa serupa terulang, pihak sekolah pun memulangkan seluruh murid-muridnya.</content:encoded></item></channel></rss>
