<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cegah Copet Bersenpi, Sebar Intel di Keramaian!</title><description>Kejahatan jalanan bersenjata api mulai merambah area publik seperti  pusat perbelanjaan (mal). Seperti copet berpistol yang mengumbar  tembakan di Mal Gandaria City, Jakarta Selatan, Sabtu 6 September lalu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/09/08/500/1035679/cegah-copet-bersenpi-sebar-intel-di-keramaian</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/09/08/500/1035679/cegah-copet-bersenpi-sebar-intel-di-keramaian"/><item><title>Cegah Copet Bersenpi, Sebar Intel di Keramaian!</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/09/08/500/1035679/cegah-copet-bersenpi-sebar-intel-di-keramaian</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/09/08/500/1035679/cegah-copet-bersenpi-sebar-intel-di-keramaian</guid><pubDate>Senin 08 September 2014 10:55 WIB</pubDate><dc:creator>Dede Suryana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/09/08/500/1035679/BXbrxnJXWo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pelaku kejahatan berpistol (Ilustrasi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/09/08/500/1035679/BXbrxnJXWo.jpg</image><title>Pelaku kejahatan berpistol (Ilustrasi)</title></images><description>JAKARTA - Kejahatan jalanan bersenjata api mulai merambah area publik seperti pusat perbelanjaan (mal). Seperti copet berpistol yang mengumbar tembakan di Mal Gandaria City, Jakarta Selatan, Sabtu 6 September lalu.
&amp;nbsp;
Menurut kriminolog Universitas Indonesia (UI), Erlangga Masdiana, kejahatan di tempat umum terjadi karena kurangnya kewaspadaan dari petugas keamanan. Di samping, peredaran senjata api yang semakin luas di masyarakat.
&amp;nbsp;
Terkait hal ini, polisi diminta mengintensifkan razia dengan mengerahkan intelijen di tempat-tempat yang dianggap rawan kejahatan. &amp;ldquo;Sebar intel di tempat-tempat yang sering terjadi kejahatan,&amp;rdquo; kata Erlangga kepada Okezone, Senin (8/9/2013).
&amp;nbsp;
Erlangga menilai kejahatan bersenjata api saat ini sudah cukup mengkhawatirkan. Dimana telah terjadi pergeseran penggunakan senjata api oleh pelaku kejahatan. &amp;ldquo;Kalau dulu kan hanya untuk nakut-nakuti, sekarang sudah digunakan,&amp;rdquo; sambungnya.
&amp;nbsp;
Yang tidak kalah penting, sambung Erlangga , adalah kecerdasan aparat keamanan untuk mengenali gerak-gerak pelaku kejahatan bersenjata api. &amp;ldquo;Awareness dari petugas ini penting,&amp;rdquo; tegasnya.
&amp;nbsp;
Seperti diberitakan, Sabtu lalu seorang pencopet mengumbar tembakan di Mal Gandaria City. Peristiwa bermula saat sekuriti Mal curiga dengan gerak-gerik pria yang mengelilingi troli seorang ibu.
&amp;nbsp;
Saat ditanya oleh sekuriti, pelaku justru balik bertanya dan tiba-tiba menodongkan pistol ke arah sekuriti. Pencopet itu kemudian berusaha kabur ke basement Mal lantai 1B sambil menembakkan pistolnya ke arah sekuriti. Beruntung tembakan hanya mengenai dinding area parkir.</description><content:encoded>JAKARTA - Kejahatan jalanan bersenjata api mulai merambah area publik seperti pusat perbelanjaan (mal). Seperti copet berpistol yang mengumbar tembakan di Mal Gandaria City, Jakarta Selatan, Sabtu 6 September lalu.
&amp;nbsp;
Menurut kriminolog Universitas Indonesia (UI), Erlangga Masdiana, kejahatan di tempat umum terjadi karena kurangnya kewaspadaan dari petugas keamanan. Di samping, peredaran senjata api yang semakin luas di masyarakat.
&amp;nbsp;
Terkait hal ini, polisi diminta mengintensifkan razia dengan mengerahkan intelijen di tempat-tempat yang dianggap rawan kejahatan. &amp;ldquo;Sebar intel di tempat-tempat yang sering terjadi kejahatan,&amp;rdquo; kata Erlangga kepada Okezone, Senin (8/9/2013).
&amp;nbsp;
Erlangga menilai kejahatan bersenjata api saat ini sudah cukup mengkhawatirkan. Dimana telah terjadi pergeseran penggunakan senjata api oleh pelaku kejahatan. &amp;ldquo;Kalau dulu kan hanya untuk nakut-nakuti, sekarang sudah digunakan,&amp;rdquo; sambungnya.
&amp;nbsp;
Yang tidak kalah penting, sambung Erlangga , adalah kecerdasan aparat keamanan untuk mengenali gerak-gerak pelaku kejahatan bersenjata api. &amp;ldquo;Awareness dari petugas ini penting,&amp;rdquo; tegasnya.
&amp;nbsp;
Seperti diberitakan, Sabtu lalu seorang pencopet mengumbar tembakan di Mal Gandaria City. Peristiwa bermula saat sekuriti Mal curiga dengan gerak-gerik pria yang mengelilingi troli seorang ibu.
&amp;nbsp;
Saat ditanya oleh sekuriti, pelaku justru balik bertanya dan tiba-tiba menodongkan pistol ke arah sekuriti. Pencopet itu kemudian berusaha kabur ke basement Mal lantai 1B sambil menembakkan pistolnya ke arah sekuriti. Beruntung tembakan hanya mengenai dinding area parkir.</content:encoded></item></channel></rss>
