<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Akreditasi A Fakultas Kedokteran di Indonesia Minim</title><description>Dirjen Dikti Kemendikbud Djoko Santoso mengaku, akreditasi A FK sangat sedikit di Indonesia, salah  satunya seperti di UI, UGM dan Unpad.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/09/09/373/1036684/akreditasi-a-fakultas-kedokteran-di-indonesia-minim</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/09/09/373/1036684/akreditasi-a-fakultas-kedokteran-di-indonesia-minim"/><item><title>Akreditasi A Fakultas Kedokteran di Indonesia Minim</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/09/09/373/1036684/akreditasi-a-fakultas-kedokteran-di-indonesia-minim</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/09/09/373/1036684/akreditasi-a-fakultas-kedokteran-di-indonesia-minim</guid><pubDate>Selasa 09 September 2014 20:52 WIB</pubDate><dc:creator>Rachmad Faisal Harahap</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/09/09/373/1036684/o5IZrPvv6r.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Akreditasi A Fakultas Kedokteran di Indonesia Minim (Foto: dok. okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/09/09/373/1036684/o5IZrPvv6r.jpg</image><title>Akreditasi A Fakultas Kedokteran di Indonesia Minim (Foto: dok. okezone)</title></images><description>JAKARTA - Tidak dipungkiri jika Kedokteran menjadi salah satu jurusan kuliah yang selalu dibanjiri peminat. Setiap tahun, animo masyarakat terhadap program studi (prodi) Kedokteran baik di perguruan tinggi negeri (PTN) maupun swasta seakan tidak pernah sepi.Meski demikian, calon mahasiswa harus bijak dalam memilih perguruan tinggi untuk melanjutkan pendidikan kedokteran. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Djoko Santoso menilai, akreditasi sangat menentukan ketika mereka ingin menentukan pilihannya.&quot;Gampang memilih Fakultas Kedokteran (FK), tinggal lihat akreditasinya saja,&quot; ujar Djoko, saat berbincang dengan Okezone, belum lama ini.Baca: Dunia Medis Diusik Fakultas Kedokteran Abal-AbalMenurut Djoko, akreditasi A FK sangat sedikit di Indonesia, salah satunya seperti di Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, dan Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung.&quot;FK yang akreditasinya A pasti bagus, tapi tidak banyak,&quot; ucapnya.Baca: Proses Perkuliahan Pengaruhi Mutu DokterDjoko menambahkan, saat ini di Indonesia ada 74 perguruan tinggi yang memiliki FK. Di antara 74 FK tersebut, Djoko mengaku, hampir semua yang sudah mencetak sebagai dokter.&quot;Kecuali dua FK yang baru-baru belum meluluskan dokter. Sebelumnya ada 72 FK, dua lagi baru tahun lalu dan tahun ini didirikan,&quot; ungkapnya.Baca: Jadi Dokter Harus Lulus Uji Kompetensi(fsl)</description><content:encoded>JAKARTA - Tidak dipungkiri jika Kedokteran menjadi salah satu jurusan kuliah yang selalu dibanjiri peminat. Setiap tahun, animo masyarakat terhadap program studi (prodi) Kedokteran baik di perguruan tinggi negeri (PTN) maupun swasta seakan tidak pernah sepi.Meski demikian, calon mahasiswa harus bijak dalam memilih perguruan tinggi untuk melanjutkan pendidikan kedokteran. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Djoko Santoso menilai, akreditasi sangat menentukan ketika mereka ingin menentukan pilihannya.&quot;Gampang memilih Fakultas Kedokteran (FK), tinggal lihat akreditasinya saja,&quot; ujar Djoko, saat berbincang dengan Okezone, belum lama ini.Baca: Dunia Medis Diusik Fakultas Kedokteran Abal-AbalMenurut Djoko, akreditasi A FK sangat sedikit di Indonesia, salah satunya seperti di Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, dan Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung.&quot;FK yang akreditasinya A pasti bagus, tapi tidak banyak,&quot; ucapnya.Baca: Proses Perkuliahan Pengaruhi Mutu DokterDjoko menambahkan, saat ini di Indonesia ada 74 perguruan tinggi yang memiliki FK. Di antara 74 FK tersebut, Djoko mengaku, hampir semua yang sudah mencetak sebagai dokter.&quot;Kecuali dua FK yang baru-baru belum meluluskan dokter. Sebelumnya ada 72 FK, dua lagi baru tahun lalu dan tahun ini didirikan,&quot; ungkapnya.Baca: Jadi Dokter Harus Lulus Uji Kompetensi(fsl)</content:encoded></item></channel></rss>
