<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cabuli Muridnya, Guru Ngaji Diciduk Polisi  </title><description>Seorang guru mengaji terpaksa harus berurusan dengan polisi lantaran nekat mencabuli muridnya sendiri.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/09/09/501/1036770/cabuli-muridnya-guru-ngaji-diciduk-polisi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/09/09/501/1036770/cabuli-muridnya-guru-ngaji-diciduk-polisi"/><item><title>Cabuli Muridnya, Guru Ngaji Diciduk Polisi  </title><link>https://news.okezone.com/read/2014/09/09/501/1036770/cabuli-muridnya-guru-ngaji-diciduk-polisi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/09/09/501/1036770/cabuli-muridnya-guru-ngaji-diciduk-polisi</guid><pubDate>Selasa 09 September 2014 19:09 WIB</pubDate><dc:creator>Djamhari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/09/10/501/1036770/HvPoCei1f5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/09/10/501/1036770/HvPoCei1f5.jpg</image><title>ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)</title></images><description>BEKASI - Seorang guru mengaji terpaksa harus berurusan dengan polisi lantaran nekat mencabuli muridnya sendiri.Adalah Supangat alias Mang Angkat (44), warga Jalan Prof Moh Yamin, Duren Jaya,&amp;nbsp; Bekasi Timur, Kota yang mencabuli muridnya sendiri berinisial KCA (7) saat belajar mengaji di rumahnya, Senin, 8 September malam lalu.Kasubag Humas Polresta Bekasi Kota, AKP Siswo mengatakan, pelaku ditangkap oleh puluhan warga Kampung Pedurenan RT 01/ RW 06, Duren Jaya, Bekasi Timur. &quot;Hingga kini pelaku masih dalam pemeriksaan dan belum ditetapkan tersangka,&quot; jelas Siswo, Selasa (9/9/2014).Dijelaskannya, kasus ini terungkap setelah korban mengeluh sakit di kemaluannya saat ditanya sang ibu. Korban mengaku alat vitalnya sakit lantaran dicolok-colok oleh pelaku saat mengaji di rumahnya. &quot;Waktu mendengar cerita anaknya, ibunya lalu kaget dan tidak terima sehingga mengadukan hal ini kepada RT setempat yang langsung menginterogasi pelaku,&quot; terang Siswo. Setelah diinterogasi pihak RT bersama dengan Binmaspol, pelaku lalu mengakui perbuatannya. Pelaku kemudian digelandang ke Mapolresta Bekasi Kota untuk penyelidikan lebih lanjut. &quot;Pengakuan dia hanya satu korban. Tapi kami masih lakukan penyelidikan,&quot; tandasnya.Unit PPA Polresta Bekasi Kota tengah mendalami kasus ini karena diduga masih ada korban lainnya. </description><content:encoded>BEKASI - Seorang guru mengaji terpaksa harus berurusan dengan polisi lantaran nekat mencabuli muridnya sendiri.Adalah Supangat alias Mang Angkat (44), warga Jalan Prof Moh Yamin, Duren Jaya,&amp;nbsp; Bekasi Timur, Kota yang mencabuli muridnya sendiri berinisial KCA (7) saat belajar mengaji di rumahnya, Senin, 8 September malam lalu.Kasubag Humas Polresta Bekasi Kota, AKP Siswo mengatakan, pelaku ditangkap oleh puluhan warga Kampung Pedurenan RT 01/ RW 06, Duren Jaya, Bekasi Timur. &quot;Hingga kini pelaku masih dalam pemeriksaan dan belum ditetapkan tersangka,&quot; jelas Siswo, Selasa (9/9/2014).Dijelaskannya, kasus ini terungkap setelah korban mengeluh sakit di kemaluannya saat ditanya sang ibu. Korban mengaku alat vitalnya sakit lantaran dicolok-colok oleh pelaku saat mengaji di rumahnya. &quot;Waktu mendengar cerita anaknya, ibunya lalu kaget dan tidak terima sehingga mengadukan hal ini kepada RT setempat yang langsung menginterogasi pelaku,&quot; terang Siswo. Setelah diinterogasi pihak RT bersama dengan Binmaspol, pelaku lalu mengakui perbuatannya. Pelaku kemudian digelandang ke Mapolresta Bekasi Kota untuk penyelidikan lebih lanjut. &quot;Pengakuan dia hanya satu korban. Tapi kami masih lakukan penyelidikan,&quot; tandasnya.Unit PPA Polresta Bekasi Kota tengah mendalami kasus ini karena diduga masih ada korban lainnya. </content:encoded></item></channel></rss>
