<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cerita Gubernur Aher yang Pernah Ditimpuk Warga</title><description>Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher), punya ketakutan  tersendiri jika pulang ke kampung halamannya di Sukabumi. Dia takut membuka jendela rumah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/09/09/526/1036566/cerita-gubernur-aher-yang-pernah-ditimpuk-warga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/09/09/526/1036566/cerita-gubernur-aher-yang-pernah-ditimpuk-warga"/><item><title>Cerita Gubernur Aher yang Pernah Ditimpuk Warga</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/09/09/526/1036566/cerita-gubernur-aher-yang-pernah-ditimpuk-warga</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/09/09/526/1036566/cerita-gubernur-aher-yang-pernah-ditimpuk-warga</guid><pubDate>Selasa 09 September 2014 17:58 WIB</pubDate><dc:creator>Oris Riswan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/09/09/526/1036566/bDnsU1qv4k.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ahmad Heryawan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/09/09/526/1036566/bDnsU1qv4k.jpg</image><title>Ahmad Heryawan (Foto: Okezone)</title></images><description>BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher), ternyata punya ketakutan tersendiri jika pulang ke kampung halamannya di Sukabumi. Apa yang ditakutinya?&amp;nbsp;&amp;ldquo;Saya di Sukabumi tidak mau buka jendela, takut ditimpuk orang,&amp;rdquo; tutur Aher di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (9/9/2014).Dia mengaku pernah ditimpuk orang di kampung halamannya gara-gara jalan rusak. Aher dinilai tidak mampu memperbaiki jalan, padahal memperbaiki jalan di daerah itu bukan kewenangannya.Dia pun berusaha memberi penjelasan bahwa jalan itu terdiri dari jalan nasional, provinsi, dan kabupaten/kota. Namun warga tetap tidak mengerti bahwa jalan yang rusak di daerah itu bukan kewenangannya.&amp;ldquo;Kewenangan jalan ada di pusat, provinsi, kabupaten/kota. Aan ada mekanisme pembangunannya,&amp;rdquo; jelasnya.Kritikan pun sering dialamatkan kepadanya soal jalan rusak. &amp;ldquo;Kalau mengkritik saya tuh, ngapain punya gubernur orang Sukabumi tapi jalan di depan rumahnya sendiri jelek,&amp;rdquo; cetusnya.Namun, lagi-lagi dia memberikan penjelasan yang sama. Berkaca dari hal itu, dia pun mengajak masyarakat memberikan kritik yang sesuai pada porsinya.</description><content:encoded>BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher), ternyata punya ketakutan tersendiri jika pulang ke kampung halamannya di Sukabumi. Apa yang ditakutinya?&amp;nbsp;&amp;ldquo;Saya di Sukabumi tidak mau buka jendela, takut ditimpuk orang,&amp;rdquo; tutur Aher di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (9/9/2014).Dia mengaku pernah ditimpuk orang di kampung halamannya gara-gara jalan rusak. Aher dinilai tidak mampu memperbaiki jalan, padahal memperbaiki jalan di daerah itu bukan kewenangannya.Dia pun berusaha memberi penjelasan bahwa jalan itu terdiri dari jalan nasional, provinsi, dan kabupaten/kota. Namun warga tetap tidak mengerti bahwa jalan yang rusak di daerah itu bukan kewenangannya.&amp;ldquo;Kewenangan jalan ada di pusat, provinsi, kabupaten/kota. Aan ada mekanisme pembangunannya,&amp;rdquo; jelasnya.Kritikan pun sering dialamatkan kepadanya soal jalan rusak. &amp;ldquo;Kalau mengkritik saya tuh, ngapain punya gubernur orang Sukabumi tapi jalan di depan rumahnya sendiri jelek,&amp;rdquo; cetusnya.Namun, lagi-lagi dia memberikan penjelasan yang sama. Berkaca dari hal itu, dia pun mengajak masyarakat memberikan kritik yang sesuai pada porsinya.</content:encoded></item></channel></rss>
