<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ahok Resmi Keluar dari Gerindra</title><description>Ahok akhirnya keluar dari Partai Gerindra. Menyusul memanasnya konflik  Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki  Tjahaja Purnama (Ahok) dengan Partai  Gerindra&amp;nbsp; yang terus memanas, Ahok  mengklaim, Gerindra tidak lagi  menepati janjinya saat mencalonkan  dirinya sebagai orang nomor dua di  Ibu Kota.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/09/10/339/1036821/ahok-resmi-keluar-dari-gerindra</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/09/10/339/1036821/ahok-resmi-keluar-dari-gerindra"/><item><title>Ahok Resmi Keluar dari Gerindra</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/09/10/339/1036821/ahok-resmi-keluar-dari-gerindra</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/09/10/339/1036821/ahok-resmi-keluar-dari-gerindra</guid><pubDate>Rabu 10 September 2014 09:59 WIB</pubDate><dc:creator>Qur'anul Hidayat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/09/10/339/1036821/L3G8vfm4Ey.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/09/10/339/1036821/L3G8vfm4Ey.jpg</image><title>Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Ahok akhirnya keluar dari Partai Gerindra. Menyusul memanasnya konflik Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki  Tjahaja Purnama (Ahok) dengan Partai Gerindra&amp;nbsp; yang terus memanas, Ahok  mengklaim, Gerindra tidak lagi menepati janjinya saat mencalonkan  dirinya sebagai orang nomor dua di Ibu Kota.Ahok mengatakan  bahwa dirinya akan bertahan di Gerindra apabila partai berlambang garuda  merah itu konsekuen terhadap cita-cita yang telah dibuat sejak awal.(klik: Gerindra persilakan Ahok keluar partai)&quot;Anda  yang melanggar perjanjian dengan saya, dulu Anda yang mengiming-imingi  saya, kita harus jadi model di Jakarta,&quot; katanya Balai Kota, Jalan Medan  Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (10/9/2014).Model yang  ditawarkan itu, lanjut Ahok, adalah menciptakan pejabat publik yang siap  bekerja dari siang sampai malam, tidak terlibat kasus korupsi dan taat  dengan asas-asas konstitusi.(klik: Ahok ogah pindah ke partai lain)&quot;Kita yakin dengan ini Gerindra akan  besar dan menang, kita tahu tidak mungkin lagi ada partai yang  menguasai 50 persen dan kita tidak mau koalisi hanya kepentingan untuk  dapat jabatan, kita ini mau kerja,&quot; tegasnya.Ahok kembali  mempertegas bahwa apa yang dilakukan oleh Gerindra sudah tidak sesuai  dengan hati nuraninya. Untuk itulah, Ahok menyatakan dengan tegas tidak  akan taat kepada partai yang tidak menepati janji.&quot;Kalau  sekarang tidak sesuai mau enggak Anda dipaksa secara anggota partai taat  kepada AD/ART, semua keputusan partai harus anda jalanin, berarti kalau  saya tetap di partai Gerindra saya harus memperjuangkan bahwa semua  kepala daerah dipilih oleh DPRD, ini sesuai enggak ketika saya masuk ke  politik?&quot; Cecarnya.Ahok menegaskan dirinya sudah mempersiapkan  surat pengunduran diri yang akan dikirimkan hari ini juga ke Dewan  Pengurus Pusat (DPP) Gerindra.&quot;Ya sudah, saya kan mengirimkan  surat berhenti, hari ini siapkan suratnya. Saya akan kirim ke DPP,  menyatakan keluar dari partai,&quot; tuntasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Ahok akhirnya keluar dari Partai Gerindra. Menyusul memanasnya konflik Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki  Tjahaja Purnama (Ahok) dengan Partai Gerindra&amp;nbsp; yang terus memanas, Ahok  mengklaim, Gerindra tidak lagi menepati janjinya saat mencalonkan  dirinya sebagai orang nomor dua di Ibu Kota.Ahok mengatakan  bahwa dirinya akan bertahan di Gerindra apabila partai berlambang garuda  merah itu konsekuen terhadap cita-cita yang telah dibuat sejak awal.(klik: Gerindra persilakan Ahok keluar partai)&quot;Anda  yang melanggar perjanjian dengan saya, dulu Anda yang mengiming-imingi  saya, kita harus jadi model di Jakarta,&quot; katanya Balai Kota, Jalan Medan  Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (10/9/2014).Model yang  ditawarkan itu, lanjut Ahok, adalah menciptakan pejabat publik yang siap  bekerja dari siang sampai malam, tidak terlibat kasus korupsi dan taat  dengan asas-asas konstitusi.(klik: Ahok ogah pindah ke partai lain)&quot;Kita yakin dengan ini Gerindra akan  besar dan menang, kita tahu tidak mungkin lagi ada partai yang  menguasai 50 persen dan kita tidak mau koalisi hanya kepentingan untuk  dapat jabatan, kita ini mau kerja,&quot; tegasnya.Ahok kembali  mempertegas bahwa apa yang dilakukan oleh Gerindra sudah tidak sesuai  dengan hati nuraninya. Untuk itulah, Ahok menyatakan dengan tegas tidak  akan taat kepada partai yang tidak menepati janji.&quot;Kalau  sekarang tidak sesuai mau enggak Anda dipaksa secara anggota partai taat  kepada AD/ART, semua keputusan partai harus anda jalanin, berarti kalau  saya tetap di partai Gerindra saya harus memperjuangkan bahwa semua  kepala daerah dipilih oleh DPRD, ini sesuai enggak ketika saya masuk ke  politik?&quot; Cecarnya.Ahok menegaskan dirinya sudah mempersiapkan  surat pengunduran diri yang akan dikirimkan hari ini juga ke Dewan  Pengurus Pusat (DPP) Gerindra.&quot;Ya sudah, saya kan mengirimkan  surat berhenti, hari ini siapkan suratnya. Saya akan kirim ke DPP,  menyatakan keluar dari partai,&quot; tuntasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
