<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mahasiswi Undip Korban Perampokan &amp; Pembunuhan Dikenal Pintar</title><description>Ketua Jurusan Sastra Indonesia FIB Undip Semarang menyebutkan, indeks prestasi (IP) Ina Winarni 3,52. Dia pun sudah mengumpulkan 130 SKS.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/09/10/512/1036958/mahasiswi-undip-korban-perampokan-pembunuhan-dikenal-pintar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/09/10/512/1036958/mahasiswi-undip-korban-perampokan-pembunuhan-dikenal-pintar"/><item><title>Mahasiswi Undip Korban Perampokan &amp; Pembunuhan Dikenal Pintar</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/09/10/512/1036958/mahasiswi-undip-korban-perampokan-pembunuhan-dikenal-pintar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/09/10/512/1036958/mahasiswi-undip-korban-perampokan-pembunuhan-dikenal-pintar</guid><pubDate>Rabu 10 September 2014 13:14 WIB</pubDate><dc:creator>Mustholih</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/09/10/512/1036958/UQwu6c6Ms6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ina Winarni (Foto: Mustholih/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/09/10/512/1036958/UQwu6c6Ms6.jpg</image><title>Ina Winarni (Foto: Mustholih/Okezone)</title></images><description>SEMARANG - Ina Winarni, mahasiswi Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Diponegoro (Undip) korban perampokan dan pembunuhan di Kota Semarang, Jawa Tengah, dikenal cerdas.&amp;nbsp;Di Undip, perempuan berusia 21 tahun itu mengambil Jurusan Sastra Indonesia dan saat ini duduk di semester VII.&amp;ldquo;IP-nya 3,52. Artinya kalau ukuran prestasi itu adalah cum laude,&amp;rdquo; kata Kepala Jurusan Sastra Indonesia, Suharyo, saat ditemui di Gedung Dekanat FIB Undip, Rabu (10/9/2014).Sejauh ini, lanjut dia, Ina sudah mengumpulkan 130 SKS. Artinya, untuk mendapat gelar sarjana, Ina tinggal mengambil 14 SKS lagi. &amp;ldquo;Dia sudah hampir lulus. Karena SKS untuk sarjana itu 144. Artinya tinggal satu semester lagi. Semester delapan sudah selesai,&amp;rdquo; terangnya.Menurut Suharyo, Ina juga sudah mengajukan proposal skripsi dan dalam waktu dekat akan mengikuti seminar pra-skripsi.Ina Winarni ditemukan tewas di dalam kamarnya di perumahan elite Graha Estetika Blok G Nomor 26, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang. Dari surat permintaan visum Polrestabes Semarang ke RSUP Kariadi, disebutkan bahwa Ina ditemukan tewas pada 9 September 2014 pukul 21.00 WIB.Ina diduga menjadi korban perampokan. Seorang sumber di Polsek Banyumanik menyatakan bawha satu unit motor Vario yang biasa digunakan korban hilang.&amp;ldquo;Pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan orang meninggal. Satu unit Vario hilang,&amp;rdquo; kata sumber tersebut.</description><content:encoded>SEMARANG - Ina Winarni, mahasiswi Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Diponegoro (Undip) korban perampokan dan pembunuhan di Kota Semarang, Jawa Tengah, dikenal cerdas.&amp;nbsp;Di Undip, perempuan berusia 21 tahun itu mengambil Jurusan Sastra Indonesia dan saat ini duduk di semester VII.&amp;ldquo;IP-nya 3,52. Artinya kalau ukuran prestasi itu adalah cum laude,&amp;rdquo; kata Kepala Jurusan Sastra Indonesia, Suharyo, saat ditemui di Gedung Dekanat FIB Undip, Rabu (10/9/2014).Sejauh ini, lanjut dia, Ina sudah mengumpulkan 130 SKS. Artinya, untuk mendapat gelar sarjana, Ina tinggal mengambil 14 SKS lagi. &amp;ldquo;Dia sudah hampir lulus. Karena SKS untuk sarjana itu 144. Artinya tinggal satu semester lagi. Semester delapan sudah selesai,&amp;rdquo; terangnya.Menurut Suharyo, Ina juga sudah mengajukan proposal skripsi dan dalam waktu dekat akan mengikuti seminar pra-skripsi.Ina Winarni ditemukan tewas di dalam kamarnya di perumahan elite Graha Estetika Blok G Nomor 26, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang. Dari surat permintaan visum Polrestabes Semarang ke RSUP Kariadi, disebutkan bahwa Ina ditemukan tewas pada 9 September 2014 pukul 21.00 WIB.Ina diduga menjadi korban perampokan. Seorang sumber di Polsek Banyumanik menyatakan bawha satu unit motor Vario yang biasa digunakan korban hilang.&amp;ldquo;Pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan orang meninggal. Satu unit Vario hilang,&amp;rdquo; kata sumber tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
