<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Segala Kemungkinan Masih Bisa Terjadi pada Gunung Slamet</title><description>Pemantau Gunung Api di Pos Pengamatan Gunung Slamet, Desa Gambuhan,  Kecamatan Pulosari, Sukedi, mengatakan, Gunung Slamet sudah tidak  mengeluarkan lava pijar, dentuman, dan suara gemuruh.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/09/15/513/1039206/segala-kemungkinan-masih-bisa-terjadi-pada-gunung-slamet</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/09/15/513/1039206/segala-kemungkinan-masih-bisa-terjadi-pada-gunung-slamet"/><item><title>Segala Kemungkinan Masih Bisa Terjadi pada Gunung Slamet</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/09/15/513/1039206/segala-kemungkinan-masih-bisa-terjadi-pada-gunung-slamet</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/09/15/513/1039206/segala-kemungkinan-masih-bisa-terjadi-pada-gunung-slamet</guid><pubDate>Senin 15 September 2014 12:46 WIB</pubDate><dc:creator>Mustholih</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>PEMALANG - Pemantau Gunung Api di Pos Pengamatan Gunung Slamet, Desa Gambuhan, Kecamatan Pulosari, Sukedi, mengatakan, Gunung Slamet sudah tidak mengeluarkan lava pijar, dentuman, dan suara gemuruh.&quot;Aktivitas letusan, dentuman, dan, suara gemuruh sejak Sabtu hingga pagi ini belum terdengar kembali. Tidak ada lagi letusan-letusan abu,&quot; kata Sukedi, Senin (15/9/2014).Dia menegaskan, meski aktivitas menurun, namun status Gunung Slamet masih siaga. &quot;Karena statusnya masih Siaga, kami masih waspada. Kami ikuti perkembangan apakah memang betul-betul diam atau akan muncul kembali,&quot; tuturnya.Berdasarkan pemantauannya secara visual di pos pengamatan, tidak terlihat lagi lava dari puncak gunung. &quot;Tapi embusan asap sesekali kelihatan. Kalau pagi masih ada,&quot; tambahnya.Menurut Sukedi, dalam status Siaga, apa pun masih bisa terjadi pada Gunung Slamet. Untuk menurunkan status Gunung Slamet menjadi Waspada, kata dia, ada sejumlah faktor yang harus diperhatikan. &quot;Banyak sekali faktor atau data. Tapi ada beberapa parameter yang bila menunjukkan penurunan, sudah barang tentu (statusnya) diturunkan, seperti seismik, visual, trimeter, EDM, suhu air, kandungan kimia, dan lainnya,&quot; bebernya.</description><content:encoded>PEMALANG - Pemantau Gunung Api di Pos Pengamatan Gunung Slamet, Desa Gambuhan, Kecamatan Pulosari, Sukedi, mengatakan, Gunung Slamet sudah tidak mengeluarkan lava pijar, dentuman, dan suara gemuruh.&quot;Aktivitas letusan, dentuman, dan, suara gemuruh sejak Sabtu hingga pagi ini belum terdengar kembali. Tidak ada lagi letusan-letusan abu,&quot; kata Sukedi, Senin (15/9/2014).Dia menegaskan, meski aktivitas menurun, namun status Gunung Slamet masih siaga. &quot;Karena statusnya masih Siaga, kami masih waspada. Kami ikuti perkembangan apakah memang betul-betul diam atau akan muncul kembali,&quot; tuturnya.Berdasarkan pemantauannya secara visual di pos pengamatan, tidak terlihat lagi lava dari puncak gunung. &quot;Tapi embusan asap sesekali kelihatan. Kalau pagi masih ada,&quot; tambahnya.Menurut Sukedi, dalam status Siaga, apa pun masih bisa terjadi pada Gunung Slamet. Untuk menurunkan status Gunung Slamet menjadi Waspada, kata dia, ada sejumlah faktor yang harus diperhatikan. &quot;Banyak sekali faktor atau data. Tapi ada beberapa parameter yang bila menunjukkan penurunan, sudah barang tentu (statusnya) diturunkan, seperti seismik, visual, trimeter, EDM, suhu air, kandungan kimia, dan lainnya,&quot; bebernya.</content:encoded></item></channel></rss>
