<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Usai Kencan Semalaman, ABG Ini Pura-Pura Diculik</title><description>Karena takut dimarahi usai kencan semalaman bersama sang pacar, seorang  siswi SMP memilih berpura-pura  menjadi korban penculikan. </description><link>https://news.okezone.com/read/2014/09/24/521/1043409/usai-kencan-semalaman-abg-ini-pura-pura-diculik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/09/24/521/1043409/usai-kencan-semalaman-abg-ini-pura-pura-diculik"/><item><title>Usai Kencan Semalaman, ABG Ini Pura-Pura Diculik</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/09/24/521/1043409/usai-kencan-semalaman-abg-ini-pura-pura-diculik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/09/24/521/1043409/usai-kencan-semalaman-abg-ini-pura-pura-diculik</guid><pubDate>Rabu 24 September 2014 01:58 WIB</pubDate><dc:creator>Hana Purwadi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/09/24/521/1043409/ok3Hk1odzK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/09/24/521/1043409/ok3Hk1odzK.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>PROBOLINGGO - Karena takut dimarahi usai kencan semalaman bersama sang pacar, seorang siswi kelas 2 MTs (setingkat SMP) di Probolinggo memilih berpura-pura menjadi korban penculikan.
&amp;nbsp;
R (15) mengirim pesan singkat kepada orangtuanya bahwa dia disekap di sebuah gudang kosong. Setelah itu, ponsel korban tidak dapat dihubungi. Ibunda R pun   sempat pingsan mendapat kabar buruk tersebut.
&amp;nbsp;
Mereka kemudian melaporkan hal itu kepada polisi. Orangtua R juga menceritakan bahwa korban sebelumnya berpamitan hendak ke warnet. Namun tiba-tiba menghilang sejak Senen siang.
&amp;nbsp;
Polisi yang mendapat laporan kemudian mendatangi TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi. Berbekal keterangan saksi dan pelacak signal, kemudian diketahui R masih berada di perumahan Asabri Probolinggo.
&amp;nbsp;
Dari temuan ini, polisi curiga karena alat tracking mengarah mendekati rumah korban. Polisi pun langsung menyergap R dan membawanya ke Mapolres Probolinggo Kota untuk dimintai keterangan.
&amp;nbsp;
Benar saja, kepada polisi mengakui tidak menjadi korban penculikan. Namun berkencan semalaman dengan pacarnya dan lupa pulang. Karena takut R merekayasa kasus penculikan.</description><content:encoded>PROBOLINGGO - Karena takut dimarahi usai kencan semalaman bersama sang pacar, seorang siswi kelas 2 MTs (setingkat SMP) di Probolinggo memilih berpura-pura menjadi korban penculikan.
&amp;nbsp;
R (15) mengirim pesan singkat kepada orangtuanya bahwa dia disekap di sebuah gudang kosong. Setelah itu, ponsel korban tidak dapat dihubungi. Ibunda R pun   sempat pingsan mendapat kabar buruk tersebut.
&amp;nbsp;
Mereka kemudian melaporkan hal itu kepada polisi. Orangtua R juga menceritakan bahwa korban sebelumnya berpamitan hendak ke warnet. Namun tiba-tiba menghilang sejak Senen siang.
&amp;nbsp;
Polisi yang mendapat laporan kemudian mendatangi TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi. Berbekal keterangan saksi dan pelacak signal, kemudian diketahui R masih berada di perumahan Asabri Probolinggo.
&amp;nbsp;
Dari temuan ini, polisi curiga karena alat tracking mengarah mendekati rumah korban. Polisi pun langsung menyergap R dan membawanya ke Mapolres Probolinggo Kota untuk dimintai keterangan.
&amp;nbsp;
Benar saja, kepada polisi mengakui tidak menjadi korban penculikan. Namun berkencan semalaman dengan pacarnya dan lupa pulang. Karena takut R merekayasa kasus penculikan.</content:encoded></item></channel></rss>
