<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Perlu KPK Daerah untuk Tangkal Politik Uang Pilkada</title><description>Sejatinya baik pilkada langsung maupun pilkada via DPRD tetap berisiko terjadinya praktek politik uang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/09/27/339/1045106/perlu-kpk-daerah-untuk-tangkal-politik-uang-pilkada</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/09/27/339/1045106/perlu-kpk-daerah-untuk-tangkal-politik-uang-pilkada"/><item><title>   Perlu KPK Daerah untuk Tangkal Politik Uang Pilkada</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/09/27/339/1045106/perlu-kpk-daerah-untuk-tangkal-politik-uang-pilkada</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/09/27/339/1045106/perlu-kpk-daerah-untuk-tangkal-politik-uang-pilkada</guid><pubDate>Sabtu 27 September 2014 06:50 WIB</pubDate><dc:creator>Mohammad Saifulloh</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/09/27/339/1045106/kg9SbbS4hX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gedung KPK (Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/09/27/339/1045106/kg9SbbS4hX.jpg</image><title>Gedung KPK (Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pilkada lewat DPRD berdampak panjang bagi kelangsungan politik yang sebelumnya berlangsung langsung. Imbasnya juga berpotensi terjadi transaksi politik haram yang memunculkan wacana pembentukan Komisi Pemberantasan Korupsi di setiap daerah.&amp;ldquo;Perlu dipikirkan bagaimana supaya tidak terjadi kembali proses karantina di DPRD yang pernah terjadi di masa Orde Baru, mengerikan transaksi politik di era tersebut, dan ini tidak boleh terulang lagi,&amp;rdquo; ungkap dosen ilmu politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Pangi Syarwi Chaniago kepada Okezone, Sabtu (27/9/2014).
&amp;nbsp;
Ipang, panggilan Pangi tak menampik, baik pilkada langsung maupun pilkada via DPRD tetap berisiko terjadinya potensi politik uang.&amp;nbsp; Ia pun punya pemikiran untuk membentuk lembaga antirasuah sebagai upaya pencegahannya.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;KPK harus&amp;nbsp; segera dibentuk di daerah, sementara staf kepegawaian dan administrasi kantor KPK bisa memakai fasilitas KPUD dan PNS KPUD untuk menjadi pegawai KPK,&amp;rdquo; cetus Ipang.
&amp;nbsp;
Alih fungsi fasilitas serta SDM di&amp;nbsp; KPUD itu tercetus karena ia melihat perannya tidak terlihat lagi dan harus dibubarkan segera. Setidaknya, ujar Ipang, negara juga harus memikirkan nasib PNS KPUD.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;&amp;ldquo;Ada kemungkinan kita kembali lagi pilkada langsung karena itu tadi pilkada lewat DPRD tetap saja transaksi money politics-nya&amp;nbsp; tinggi,&amp;rdquo; ujar Ipang.</description><content:encoded>JAKARTA - Pilkada lewat DPRD berdampak panjang bagi kelangsungan politik yang sebelumnya berlangsung langsung. Imbasnya juga berpotensi terjadi transaksi politik haram yang memunculkan wacana pembentukan Komisi Pemberantasan Korupsi di setiap daerah.&amp;ldquo;Perlu dipikirkan bagaimana supaya tidak terjadi kembali proses karantina di DPRD yang pernah terjadi di masa Orde Baru, mengerikan transaksi politik di era tersebut, dan ini tidak boleh terulang lagi,&amp;rdquo; ungkap dosen ilmu politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Pangi Syarwi Chaniago kepada Okezone, Sabtu (27/9/2014).
&amp;nbsp;
Ipang, panggilan Pangi tak menampik, baik pilkada langsung maupun pilkada via DPRD tetap berisiko terjadinya potensi politik uang.&amp;nbsp; Ia pun punya pemikiran untuk membentuk lembaga antirasuah sebagai upaya pencegahannya.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;KPK harus&amp;nbsp; segera dibentuk di daerah, sementara staf kepegawaian dan administrasi kantor KPK bisa memakai fasilitas KPUD dan PNS KPUD untuk menjadi pegawai KPK,&amp;rdquo; cetus Ipang.
&amp;nbsp;
Alih fungsi fasilitas serta SDM di&amp;nbsp; KPUD itu tercetus karena ia melihat perannya tidak terlihat lagi dan harus dibubarkan segera. Setidaknya, ujar Ipang, negara juga harus memikirkan nasib PNS KPUD.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;&amp;ldquo;Ada kemungkinan kita kembali lagi pilkada langsung karena itu tadi pilkada lewat DPRD tetap saja transaksi money politics-nya&amp;nbsp; tinggi,&amp;rdquo; ujar Ipang.</content:encoded></item></channel></rss>
