<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kuli Bangunan Tewas Tercebur Sumur Tua</title><description>Kuli bangunan tewas setelah tercebur ke sumur tua saat sedang merenovasi  rumah. Korban berhasil dievakuasi setelah dua jam kemudian.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/09/28/501/1045575/kuli-bangunan-tewas-tercebur-sumur-tua</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/09/28/501/1045575/kuli-bangunan-tewas-tercebur-sumur-tua"/><item><title>Kuli Bangunan Tewas Tercebur Sumur Tua</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/09/28/501/1045575/kuli-bangunan-tewas-tercebur-sumur-tua</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/09/28/501/1045575/kuli-bangunan-tewas-tercebur-sumur-tua</guid><pubDate>Minggu 28 September 2014 22:37 WIB</pubDate><dc:creator>Yudhi Maulana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/09/28/501/1045575/tlqalyHnJl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/09/28/501/1045575/tlqalyHnJl.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)</title></images><description>BOGOR - Seorang pekerja bangunan ditemukan tewas setelah tercebur sumur tua saat sedang merenovasi rumah. Korban bernama Fajri Syam (44), berhasil dievakuasi setelah hampir dua jam terjebak di sumur sedalam 3 meter.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
Salah seorang saksi yang juga pemilik rumah, Yuli (38), menyatakan, saat itu sekira pukul 17.00 WIB, ia sedang ingin melaksanakan salat Ashar. Namun tiba-tiba, ia mendengar sebuah teriakan dari belakang rumah yang berada di Gang Warung Nangka RT 01/13 Kelurahan Harjasari Kecamatan Bogor selatan Kota Bogor.
&amp;nbsp;
&quot;Saya memang lagi ngerenovasi rumah. Pas pengen salat saya ngedengar suara teriakan kaya suara kecebur. Terus saya ngebatalin salat dan langsung ke belakang. Ternyata tukang bangunan sudah kecemplung ke dalam sumur,&quot; jelasnya di tempat kejadian, Minggu (28/9/2014).
&amp;nbsp;
Melihat hal tersebut, ia sontak berteriak minta tolong dan berteriak kepada warga sekitar. Tak lama, petugas Tagana serta anggota FKDM tiba di lokasi dan mencoba mengevakuasi korban.
&amp;nbsp;
Diameter lubang sumur yang tak begitu besar sempat mempersulit proses evakuasi. Alhasil, Setelah hampir dua jam, tepatnya pukul 19.00 WIB korban berhasil dievakuasi dan langsung disemayamkan di rumah duka di Kampung Lebak Pilar, Kelurahan Sempur.
&amp;nbsp;
Korban meninggalkan seorang istri, bernama Juminah serta dua orang anak yang masih duduk di kelas 6 dan 1 Sekolah Dasar (SD).
&amp;nbsp;
Adik korban, Mahmud Nur Awal (39), menyatakan korban sudah lama menjadi pekerja bangunan.
&amp;nbsp;
&quot;Kakak saya bekerja untuk mencari nafkah untuk keluarganya,&quot; ungkapnya.
&amp;nbsp;
Sebelum kejadian, lanjutnya, korban sempat berpamitan tidak bisa bekerja terlebih dahulu, karena ingin mengurus sesuatu di Kelurahan Harjasari.</description><content:encoded>BOGOR - Seorang pekerja bangunan ditemukan tewas setelah tercebur sumur tua saat sedang merenovasi rumah. Korban bernama Fajri Syam (44), berhasil dievakuasi setelah hampir dua jam terjebak di sumur sedalam 3 meter.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
Salah seorang saksi yang juga pemilik rumah, Yuli (38), menyatakan, saat itu sekira pukul 17.00 WIB, ia sedang ingin melaksanakan salat Ashar. Namun tiba-tiba, ia mendengar sebuah teriakan dari belakang rumah yang berada di Gang Warung Nangka RT 01/13 Kelurahan Harjasari Kecamatan Bogor selatan Kota Bogor.
&amp;nbsp;
&quot;Saya memang lagi ngerenovasi rumah. Pas pengen salat saya ngedengar suara teriakan kaya suara kecebur. Terus saya ngebatalin salat dan langsung ke belakang. Ternyata tukang bangunan sudah kecemplung ke dalam sumur,&quot; jelasnya di tempat kejadian, Minggu (28/9/2014).
&amp;nbsp;
Melihat hal tersebut, ia sontak berteriak minta tolong dan berteriak kepada warga sekitar. Tak lama, petugas Tagana serta anggota FKDM tiba di lokasi dan mencoba mengevakuasi korban.
&amp;nbsp;
Diameter lubang sumur yang tak begitu besar sempat mempersulit proses evakuasi. Alhasil, Setelah hampir dua jam, tepatnya pukul 19.00 WIB korban berhasil dievakuasi dan langsung disemayamkan di rumah duka di Kampung Lebak Pilar, Kelurahan Sempur.
&amp;nbsp;
Korban meninggalkan seorang istri, bernama Juminah serta dua orang anak yang masih duduk di kelas 6 dan 1 Sekolah Dasar (SD).
&amp;nbsp;
Adik korban, Mahmud Nur Awal (39), menyatakan korban sudah lama menjadi pekerja bangunan.
&amp;nbsp;
&quot;Kakak saya bekerja untuk mencari nafkah untuk keluarganya,&quot; ungkapnya.
&amp;nbsp;
Sebelum kejadian, lanjutnya, korban sempat berpamitan tidak bisa bekerja terlebih dahulu, karena ingin mengurus sesuatu di Kelurahan Harjasari.</content:encoded></item></channel></rss>
