<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Air Kalimalang Menghitam, PT Aetra Kurangi Produksi Air Baku</title><description>Imbas pencemaran air di Kalimalan, PT Aetra menurunkan produksi air bersih.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/09/30/500/1046393/air-kalimalang-menghitam-pt-aetra-kurangi-produksi-air-baku</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/09/30/500/1046393/air-kalimalang-menghitam-pt-aetra-kurangi-produksi-air-baku"/><item><title>Air Kalimalang Menghitam, PT Aetra Kurangi Produksi Air Baku</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/09/30/500/1046393/air-kalimalang-menghitam-pt-aetra-kurangi-produksi-air-baku</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/09/30/500/1046393/air-kalimalang-menghitam-pt-aetra-kurangi-produksi-air-baku</guid><pubDate>Selasa 30 September 2014 16:13 WIB</pubDate><dc:creator>Isnaini</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/09/30/500/1046393/u35Vv5X0QQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PT Aetra (Foto: Isna/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/09/30/500/1046393/u35Vv5X0QQ.jpg</image><title>PT Aetra (Foto: Isna/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Imbas perubahan warna air di Kalimalang yang diduga tercemar limbah, PT Aetra, perusahaan pengolahan air swasta di Jakarta, menurunkan produksinya sebesar 11 persen. Kendati demikian, PT Aetra memastikan pasokan air tercukupi.Direktur Operasional PT Aetra Lintong Hutasoit menduga, adanya perubahan warna air di aliran Kalimalang akibat gerusan sedimen yang terbawa setelah hujan di daerah Cileungsi pada Senin 29 Sepetember malam.&quot;Kami menemukan pasokan air baku di bawah mutu standar, untuk itu produksi air bersih pada hari ini dikurangi sebesar 11 persen, yakni dari 5.500 liter per detik menjadi 4.900 liter per detik,&quot; ujar Lintong saat ditemui di kantornya, Selasa (30/9/2014).Lintong menjelaskan, perubahan warna ini memicu meningkatnya jumlah kandungan di dalam air tersebut. Misalnya, pada pukul 06.00 WIB hasil pemeriksaan di laboratorium, tingkat mangan kadarnya 0,519 ppm, amonia 1,05 ppm, organik 10,12 ppm dan turbidity 46 Ntu. Namun pada pukul 08.00 WIB kadarnya meningkat lagi. Untuk mangan, 0,353 ppm, amonia 1,19 ppm, organik 14, 75 dan turbidity 241 Ntu.&quot;Pada pukul 10.00 terjadi peningkatan lagi, yakni untuk amonia 2,94 ppm, organic matter 80,64 ppm, mangan 1,056 ppm dan Turbidity 222 Ntu. Kami harus mengolah semaksimal mungkin untuk menjadikan standart mutu,&quot; jelasnya.Kendati demikian, Lintong memastikan pasokan air bersih untuk sekira 400 ribu pelanggannya tercukupi. PT Aetra masih memiliki cadangan air bersih yang disimpan dalam bak penampungan dan dapat mencukupi kebutuhan pelanggannya.&quot;Kami masih bisa melayani dengan baik. Kami masih punya cadangan air bersih di penampungan ada yang jumlahnya masih mencukupi,&quot; ungkapnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Imbas perubahan warna air di Kalimalang yang diduga tercemar limbah, PT Aetra, perusahaan pengolahan air swasta di Jakarta, menurunkan produksinya sebesar 11 persen. Kendati demikian, PT Aetra memastikan pasokan air tercukupi.Direktur Operasional PT Aetra Lintong Hutasoit menduga, adanya perubahan warna air di aliran Kalimalang akibat gerusan sedimen yang terbawa setelah hujan di daerah Cileungsi pada Senin 29 Sepetember malam.&quot;Kami menemukan pasokan air baku di bawah mutu standar, untuk itu produksi air bersih pada hari ini dikurangi sebesar 11 persen, yakni dari 5.500 liter per detik menjadi 4.900 liter per detik,&quot; ujar Lintong saat ditemui di kantornya, Selasa (30/9/2014).Lintong menjelaskan, perubahan warna ini memicu meningkatnya jumlah kandungan di dalam air tersebut. Misalnya, pada pukul 06.00 WIB hasil pemeriksaan di laboratorium, tingkat mangan kadarnya 0,519 ppm, amonia 1,05 ppm, organik 10,12 ppm dan turbidity 46 Ntu. Namun pada pukul 08.00 WIB kadarnya meningkat lagi. Untuk mangan, 0,353 ppm, amonia 1,19 ppm, organik 14, 75 dan turbidity 241 Ntu.&quot;Pada pukul 10.00 terjadi peningkatan lagi, yakni untuk amonia 2,94 ppm, organic matter 80,64 ppm, mangan 1,056 ppm dan Turbidity 222 Ntu. Kami harus mengolah semaksimal mungkin untuk menjadikan standart mutu,&quot; jelasnya.Kendati demikian, Lintong memastikan pasokan air bersih untuk sekira 400 ribu pelanggannya tercukupi. PT Aetra masih memiliki cadangan air bersih yang disimpan dalam bak penampungan dan dapat mencukupi kebutuhan pelanggannya.&quot;Kami masih bisa melayani dengan baik. Kami masih punya cadangan air bersih di penampungan ada yang jumlahnya masih mencukupi,&quot; ungkapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
