<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Jokowi Harus Perhatikan Rekam Jejak Calon Menterinya</title><description>Jokowi Harus Perhatikan Rekam Jejak Calon Menterinya. Jokowi-JK agar menghindari transaksi politik dalam penyusunan kabinet.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/10/02/339/1047522/jokowi-harus-perhatikan-rekam-jejak-calon-menterinya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/10/02/339/1047522/jokowi-harus-perhatikan-rekam-jejak-calon-menterinya"/><item><title> Jokowi Harus Perhatikan Rekam Jejak Calon Menterinya</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/10/02/339/1047522/jokowi-harus-perhatikan-rekam-jejak-calon-menterinya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/10/02/339/1047522/jokowi-harus-perhatikan-rekam-jejak-calon-menterinya</guid><pubDate>Kamis 02 Oktober 2014 19:41 WIB</pubDate><dc:creator>Rizka Diputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/10/02/339/1047522/Py1gYDZ1Fh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Joko Widodo (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/10/02/339/1047522/Py1gYDZ1Fh.jpg</image><title>Joko Widodo (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pengamat politik Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma), Said Salahuddin mengingatkan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK), agar menghindari transaksi politik dalam penyusunan kabinet. Ajaran Trisakti yang diharapan Jokowi ke depan harus benar-benar dijaga. &quot;Transaksional ini harus diminimalisir. Ajaran Trisakti sepanjang kita setuju harus dijaga, dikawal. Nama-nama menteri ini harus diperhatikan rekam jejaknya, bukan hanya kelebihannya tapi siapa dia sebenarnya, dan tidak melakukan dikotomi profesional partai dan non-partai,&quot; jelas Said, Kamis (2/10/2014).Menurutnya, Jokowi harus memiliki pemikiran tersendiri di samping menerima masukan dari tim transisi. &quot;Kita pantas khawatir, kalau Jokowi memercayakan pada tim transisi dan pembisik di sekitarnya. Perlu dikhawatirkan tim transisi itu asal-asalan, jadi berantakan kabinetnya,&quot; sindirnya.Sementara itu, pengamat kebijakan publik Universitas Paramadina, Herdi Sahrasad mengatakan, untuk merealisasikan janji-janjinya, Jokowi-JK harus lebih peka terhadap kepentingan rakyat. Khususnya dalam memberantas mafia dan konglomerat hitam demi mewujudkan kesejahteraan rakyat.&quot;Salah satunya, dalam penempatan di ESDM dan BUMN Energi yang selama ini menjadi bahan penjarahan para konglomerat hitam. Itu salah satu yang harus diwaspadai dan harus dibersihkan, itu citra buruk,&quot; tegasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pengamat politik Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma), Said Salahuddin mengingatkan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK), agar menghindari transaksi politik dalam penyusunan kabinet. Ajaran Trisakti yang diharapan Jokowi ke depan harus benar-benar dijaga. &quot;Transaksional ini harus diminimalisir. Ajaran Trisakti sepanjang kita setuju harus dijaga, dikawal. Nama-nama menteri ini harus diperhatikan rekam jejaknya, bukan hanya kelebihannya tapi siapa dia sebenarnya, dan tidak melakukan dikotomi profesional partai dan non-partai,&quot; jelas Said, Kamis (2/10/2014).Menurutnya, Jokowi harus memiliki pemikiran tersendiri di samping menerima masukan dari tim transisi. &quot;Kita pantas khawatir, kalau Jokowi memercayakan pada tim transisi dan pembisik di sekitarnya. Perlu dikhawatirkan tim transisi itu asal-asalan, jadi berantakan kabinetnya,&quot; sindirnya.Sementara itu, pengamat kebijakan publik Universitas Paramadina, Herdi Sahrasad mengatakan, untuk merealisasikan janji-janjinya, Jokowi-JK harus lebih peka terhadap kepentingan rakyat. Khususnya dalam memberantas mafia dan konglomerat hitam demi mewujudkan kesejahteraan rakyat.&quot;Salah satunya, dalam penempatan di ESDM dan BUMN Energi yang selama ini menjadi bahan penjarahan para konglomerat hitam. Itu salah satu yang harus diwaspadai dan harus dibersihkan, itu citra buruk,&quot; tegasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
