<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sesuai Konstitusi, Ahok Otomatis Gubernur</title><description>Sejauh ini, Arya menilai penolakan terhadap Ahok tidak punya dasar kuat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/10/06/338/1048537/sesuai-konstitusi-ahok-otomatis-gubernur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/10/06/338/1048537/sesuai-konstitusi-ahok-otomatis-gubernur"/><item><title>Sesuai Konstitusi, Ahok Otomatis Gubernur</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/10/06/338/1048537/sesuai-konstitusi-ahok-otomatis-gubernur</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/10/06/338/1048537/sesuai-konstitusi-ahok-otomatis-gubernur</guid><pubDate>Senin 06 Oktober 2014 08:01 WIB</pubDate><dc:creator>Bayu Septianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/10/06/338/1048537/x3zahm3rGR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ahok dan Jokowi saat pelantikan anggota dewan DKI (foto: Arif Julianto/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/10/06/338/1048537/x3zahm3rGR.jpg</image><title>Ahok dan Jokowi saat pelantikan anggota dewan DKI (foto: Arif Julianto/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Arus penolakan terhadap Basuki T Purnama alias Ahok semakin kencang jelang mundurnya Joko Widodo dari Gubernur DKI Jakarta. Meski demikian, aksi itu diprediksi tidak akan menghambat langkah Ahok menggantikan Jokowi.&quot;Menurut saya kalau Jokowi mundur, otomatis Ahok menjadi gubernur, karena ini sudah sesuai konstitusi bahwa wakil gubernur naik jadi gubernur kalau gubernurnya mundur,&quot; kata pengamat Politik Center for Strategic and International Studies (CSIS), Arya Fernandes kepada Okezone, Minggu (6/10/2014).Arya mengatakan, aksi unjuk rasa menolak Ahok jadi gubernur beberapa pekan terakhir, tidak merepresentasikan suara mayoritas warga Ibu Kota. Sejauh ini, dia menilai penolakan terhadap Ahok tidak punya dasar kuat.&quot;Karena, itu kan hanya berasal dari ormas atau segelintir masyarakat yang tidak setuju Ahok menjadi gubernur karena suatu alasan,&quot; lanjutnya.Hanya saja, Arya menyarankan kepada Ahok untuk memperbaiki hubungan dengan organisasi kemasyarakatan di Jakarta jika sudah resmi jadi gubernur. (Klik: Hari Ini DPRD DKI Bahas Pengunduran Diri Jokowi)&quot;Saya kira kalau semua terjalin dengan baik, langkah Ahok dan kinerjanya saat memimpin Jakarta nantinya dapat lancar dan baik-baik saja, tanpa halangan berat dari siapapun,&quot; pungkasnya.Seperti diketahui, aksi unjuk rasa menolak Ahok sebagai gubernur DKI berujung ricuh pada Jumat 3 Oktober. Sebanyak 200 anggota FPI bentrok dengan pihak kepolisian. Massa pun melempari Gedung Balai Kota dan Gedung DPRD DKI dengan batu sebesar kepalan tangan dan kotoran hewan. (Klik: Anggota FPI Bawa Kotoran Hewan ke Balai Kota)</description><content:encoded>JAKARTA - Arus penolakan terhadap Basuki T Purnama alias Ahok semakin kencang jelang mundurnya Joko Widodo dari Gubernur DKI Jakarta. Meski demikian, aksi itu diprediksi tidak akan menghambat langkah Ahok menggantikan Jokowi.&quot;Menurut saya kalau Jokowi mundur, otomatis Ahok menjadi gubernur, karena ini sudah sesuai konstitusi bahwa wakil gubernur naik jadi gubernur kalau gubernurnya mundur,&quot; kata pengamat Politik Center for Strategic and International Studies (CSIS), Arya Fernandes kepada Okezone, Minggu (6/10/2014).Arya mengatakan, aksi unjuk rasa menolak Ahok jadi gubernur beberapa pekan terakhir, tidak merepresentasikan suara mayoritas warga Ibu Kota. Sejauh ini, dia menilai penolakan terhadap Ahok tidak punya dasar kuat.&quot;Karena, itu kan hanya berasal dari ormas atau segelintir masyarakat yang tidak setuju Ahok menjadi gubernur karena suatu alasan,&quot; lanjutnya.Hanya saja, Arya menyarankan kepada Ahok untuk memperbaiki hubungan dengan organisasi kemasyarakatan di Jakarta jika sudah resmi jadi gubernur. (Klik: Hari Ini DPRD DKI Bahas Pengunduran Diri Jokowi)&quot;Saya kira kalau semua terjalin dengan baik, langkah Ahok dan kinerjanya saat memimpin Jakarta nantinya dapat lancar dan baik-baik saja, tanpa halangan berat dari siapapun,&quot; pungkasnya.Seperti diketahui, aksi unjuk rasa menolak Ahok sebagai gubernur DKI berujung ricuh pada Jumat 3 Oktober. Sebanyak 200 anggota FPI bentrok dengan pihak kepolisian. Massa pun melempari Gedung Balai Kota dan Gedung DPRD DKI dengan batu sebesar kepalan tangan dan kotoran hewan. (Klik: Anggota FPI Bawa Kotoran Hewan ke Balai Kota)</content:encoded></item></channel></rss>
