<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Demokrat Dukung Jokowi Lanjutkan BDF</title><description>Presiden terpilih Jokowi diharapkan bisa  meneruskan program Presiden SBY yang dinilai meningkatkan citra  Indonesia di dunia internasional.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/10/12/18/1051180/demokrat-dukung-jokowi-lanjutkan-bdf</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/10/12/18/1051180/demokrat-dukung-jokowi-lanjutkan-bdf"/><item><title>Demokrat Dukung Jokowi Lanjutkan BDF</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/10/12/18/1051180/demokrat-dukung-jokowi-lanjutkan-bdf</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/10/12/18/1051180/demokrat-dukung-jokowi-lanjutkan-bdf</guid><pubDate>Minggu 12 Oktober 2014 09:33 WIB</pubDate><dc:creator>Mohammad Saifulloh</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/10/12/18/1051180/EQR9FgtMHa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Demokrat Dukung Jokowi Lanjutkan BDF (foto : Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/10/12/18/1051180/EQR9FgtMHa.jpg</image><title>Demokrat Dukung Jokowi Lanjutkan BDF (foto : Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Presiden terpilih Joko Widodo diharapkan tidak segan-segan  meneruskan program Pemerintahan SBY yang dinilai meningkatkan citra.  Indonesia di dunia internasional. Seperti Bali Democracy Forum (BDF) yang baru saja berakhir kemarin.  Bali Democracy Forum dalam beberapa kesempatan selalu dihadiri  tokoh-tokoh internasional termasuk sejumlah kepala pemerintahan asing. &amp;lrm;Tahun ini dihadiri oleh tiga kepala negara tetangga yaitu Presiden  Timor Leste Xanana Gusmao, Presiden Filipina Benigno Aquino dan Sultan  Brunei Hassanah Bolkiah&amp;lrm;.  &quot;Tidak ada salahnya bila Pak Jokowi meneruskan Bali Democracy Forum.  Karena berdasarkan pengalaman selama ini, kehadiran tokoh berpengaruh di  forum itu menunjukkan bahwa iklim demokrasi yang berjalan di Indonesia  di era Pak SBY mendapat pengakuan. Partai Demokrat mendukung Pak Jokowi  untuk melanjutkan forum itu,&quot; ujar politisi Partai Demokrat Michael  Wattimena, di Jakarta. Minggu (12/11).  Bali Democracy Forum digelar sejak 2008 yang diinisiasi Presiden SBY untuk mengampanyekan  proses demokratisasi di Indonesia berjalan dengan baik. Forum ini juga bertujuan untuk  bertukar pikiran dan pengalaman termasuk tentunya memaparkan penerapan  demokrasi di Indonesia yang bisa ditiru di negara lain. &quot;Pak Jokowi, sebagaimana juga Pak SBY, merupakan buah dari proses  demokrasi yang berjalan dengan baik di Indonesia. Jadi, kami  mengharapkan agar ada kontinuitas program, maka sejumlah program yang  dinilai baik selayaknya diteruskan. Termasuk melanjutkan penyelenggaraan  Bali Democracy Forum itu,&quot; lanjut anggota  DPR dari daerah pemilihan Papua Barat itu.  &amp;lrm;Michael tak menampik bahwa pasca ditetapkannya UU Pemilihan kepala  daerah oleh DPRD yang tercantum dalam UU No 22/2014 menimbulkan  perdebatan terkait dukungan SBY terhadap pengembangan demokrasi di  Indonesia.  &quot;Meski Pak SBY telah mengeluarkan Perppu No 1/2014 untuk mencabut UU No  22/2014, beliau masih dikritik. Padahal, ini merupakan bentuk  kepeduliannya menegakkan demokrasi.&amp;lrm; Menjadi tugas kami menjelaskan ke  publik, bahwa 10 syarat perbaikan pilkada yang disampaikan saat  pengambilan keputusan RUU itu, adalah niat tulus,&quot; ujarnya.  &quot;Partai Demokrat tidak mengambil keuntungan dari mengajukan 10 syarat  itu. Kalau syarat itu diterima, yang untung rakyat Indonesia. Karena  Partai Demokrat melihat bahwa ada ekses pilkada yang bisa diminimalisir  dengan pengajuan 10 syarat itu. Sayang, sejumlah Fraksi di DPR, tak  tulus mendukung usul kami. Dikeluarkannya Perppu itu merupakan pertaruhan bagi Pak SBY, bukan sebuah pencitraan,&quot; paparnya.  &amp;lrm;Jadi, Michael berharap hiruk pikuk politik yang tercermin saat proses  pengesahan RUU Pilkada, tidak merusak citra Bali Democracy Forum.  Sehingga forum bertaraf internasional itu tetap bisa dilanjutkan di era  Pemerintahan Jokowi-JK.  Michael juga merujuk pernyataan W&amp;lrm;akil Menteri Luar Negeri Dino Patti  Djalal yang menyebutkan bahwa &amp;lrm;&amp;lrm;hampir semua peserta menyatakan agar  forum ini dilanjutkan, karena mereka memandang ini sangat bermanfaat  bagi mereka  &quot;Atas pernyataan para delegasi tersebut, tentunya kita berharap  &amp;lrm;Pemerintahan Jokowi-JK mendengar permintaan tersebut, sehingga forum  ini bisa terus digelar di masa mendatang. Sebuah forum yang sudah  berlangsung &amp;lrm;selama tujuh tahun tentunya sangat baik untuk diteruskan,&quot;  tutupnya.(fid)</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden terpilih Joko Widodo diharapkan tidak segan-segan  meneruskan program Pemerintahan SBY yang dinilai meningkatkan citra.  Indonesia di dunia internasional. Seperti Bali Democracy Forum (BDF) yang baru saja berakhir kemarin.  Bali Democracy Forum dalam beberapa kesempatan selalu dihadiri  tokoh-tokoh internasional termasuk sejumlah kepala pemerintahan asing. &amp;lrm;Tahun ini dihadiri oleh tiga kepala negara tetangga yaitu Presiden  Timor Leste Xanana Gusmao, Presiden Filipina Benigno Aquino dan Sultan  Brunei Hassanah Bolkiah&amp;lrm;.  &quot;Tidak ada salahnya bila Pak Jokowi meneruskan Bali Democracy Forum.  Karena berdasarkan pengalaman selama ini, kehadiran tokoh berpengaruh di  forum itu menunjukkan bahwa iklim demokrasi yang berjalan di Indonesia  di era Pak SBY mendapat pengakuan. Partai Demokrat mendukung Pak Jokowi  untuk melanjutkan forum itu,&quot; ujar politisi Partai Demokrat Michael  Wattimena, di Jakarta. Minggu (12/11).  Bali Democracy Forum digelar sejak 2008 yang diinisiasi Presiden SBY untuk mengampanyekan  proses demokratisasi di Indonesia berjalan dengan baik. Forum ini juga bertujuan untuk  bertukar pikiran dan pengalaman termasuk tentunya memaparkan penerapan  demokrasi di Indonesia yang bisa ditiru di negara lain. &quot;Pak Jokowi, sebagaimana juga Pak SBY, merupakan buah dari proses  demokrasi yang berjalan dengan baik di Indonesia. Jadi, kami  mengharapkan agar ada kontinuitas program, maka sejumlah program yang  dinilai baik selayaknya diteruskan. Termasuk melanjutkan penyelenggaraan  Bali Democracy Forum itu,&quot; lanjut anggota  DPR dari daerah pemilihan Papua Barat itu.  &amp;lrm;Michael tak menampik bahwa pasca ditetapkannya UU Pemilihan kepala  daerah oleh DPRD yang tercantum dalam UU No 22/2014 menimbulkan  perdebatan terkait dukungan SBY terhadap pengembangan demokrasi di  Indonesia.  &quot;Meski Pak SBY telah mengeluarkan Perppu No 1/2014 untuk mencabut UU No  22/2014, beliau masih dikritik. Padahal, ini merupakan bentuk  kepeduliannya menegakkan demokrasi.&amp;lrm; Menjadi tugas kami menjelaskan ke  publik, bahwa 10 syarat perbaikan pilkada yang disampaikan saat  pengambilan keputusan RUU itu, adalah niat tulus,&quot; ujarnya.  &quot;Partai Demokrat tidak mengambil keuntungan dari mengajukan 10 syarat  itu. Kalau syarat itu diterima, yang untung rakyat Indonesia. Karena  Partai Demokrat melihat bahwa ada ekses pilkada yang bisa diminimalisir  dengan pengajuan 10 syarat itu. Sayang, sejumlah Fraksi di DPR, tak  tulus mendukung usul kami. Dikeluarkannya Perppu itu merupakan pertaruhan bagi Pak SBY, bukan sebuah pencitraan,&quot; paparnya.  &amp;lrm;Jadi, Michael berharap hiruk pikuk politik yang tercermin saat proses  pengesahan RUU Pilkada, tidak merusak citra Bali Democracy Forum.  Sehingga forum bertaraf internasional itu tetap bisa dilanjutkan di era  Pemerintahan Jokowi-JK.  Michael juga merujuk pernyataan W&amp;lrm;akil Menteri Luar Negeri Dino Patti  Djalal yang menyebutkan bahwa &amp;lrm;&amp;lrm;hampir semua peserta menyatakan agar  forum ini dilanjutkan, karena mereka memandang ini sangat bermanfaat  bagi mereka  &quot;Atas pernyataan para delegasi tersebut, tentunya kita berharap  &amp;lrm;Pemerintahan Jokowi-JK mendengar permintaan tersebut, sehingga forum  ini bisa terus digelar di masa mendatang. Sebuah forum yang sudah  berlangsung &amp;lrm;selama tujuh tahun tentunya sangat baik untuk diteruskan,&quot;  tutupnya.(fid)</content:encoded></item></channel></rss>
